Between The Strongest and The Weakest Family

Between The Strongest and The Weakest Family
Chapter 59: I'm Glad To Be Alive



Slash...


Tap...


Slash...


Seorang Dark Elf sedang membunuh monster yang berkeliaran di hutan, Dark Elf tersebut memegang katana yang di mata pisaunya masih di penuhi darah dari monster-monster yang dia bunuh, Dark Elf tersebut memakai pakaian khusus berwarna hitam dan merah agak hitam, dan didadanya terdapat pin yang berlogo organisasi yang dia ikuti, lambang di pin tersebut adalah logo dari Night Hawk, dan orang tersebut tak lain adalah Orlom.


“*haa...*\, sudah berapa hari berlalu?\, tuan Reinherz belum juga keluar” bilang Orlom sambil melihat bulan yang terang.


Setelah bicara sendiri, Orlom pergi meninggalkan mayat monster yang dia bunuh, Orlom pun berjalan ke sebuah tempat yang tak jauh dari Reinherz sedang terkena [The Trial Of Void], tak lama Orlom sampai, di tempat tersebut ada beberapa tenda untuk orang yang berjaga, dan diantara tenda tersebut ada sebuah tenda yang agak besar, Orlom pun berjalan ke tenda tersebut.


Tap..


Tap..


Orlom masuk ke tenda, ketika masuk dia melihat seorang wanita sedang duduk menulis-nulis di kertas, wanita tersebut mengetahui kedatangan Orlom, kemudian wanita tersebut menegur Orlom.


“Apakah kau sudah selesai mengontrol area Orlom?” bilang Wanita tersebut.


“Ya.., giliran saya sudah selesai, Lady Chealsea” bilang Orlom sambil menundukan badannya sedikit.


“*haa...*\, baiklah kalau begitu\, kau tidak perlu sungkan\, duduk saja di bangku di situ” bilang Chealsea sambil menunjukan bangku yang tak jauh dari meja dia.


“Baik.., terima kasih... Lady Chealsea”


Orlom kemudian berjalan ke kursi yang tak jauh dari pintu masuk tenda, Orlom pun melihat-lihat sekitar tenda, dia melihat Chealsea membawa perlengkapan pertolongan pertama untuk Reinherz, Chealsea merupakan dokter yang terampil walaupun dia masih muda, Chealsea sangat sibuk bekerja di klinik di kota Phantom Harlow, akan tetapi Chealsea meninggalkan kliniknya untuk menunggu adiknya, dan Chealsea merasa khawatir tentang adiknya yang masih melawan Lyx.


“*haa..*\, sudah sepuluh hari tidak ada tanda-tanda [The Trial Of Void] sudah selesai\, aku sangat khawatir apakah Reinherz berhasil atau tidak\, dan aku tidak tahu harus berbuat apa jika Reinherz di ambil alih sepenuhnya oleh Lyx” bilang Chealsea sambil mengepalkan tangannya.


“Anda tidak perlu khawatir Lady..., saya yakin tuan Reinherz bisa, karena tuan Reinherz tidak mudah menyerah” bilang Orlom yang berusaha menenangkan Chealsea.


“*haa..*\, walaupun begitu aku masih merasa khawatir\, karena Reinherz masih terbilang anak-anak\, umur dia sekarang sudah 10 tahun” bilang Chealsea.


Tak lama Chealsea dan Orlom mengobrol, mereka mendengar suara sepatu prajurit yang sedang berlari menghampiri tenda mereka, dan prajurit tersebut masuk ke tenda.


“Lapor... Lady Chealsea, kami melihat ada tanda-tanda seperti retakan yang ada di aura kotak hitam tuan Reinherz” bilang Prajurit tersebut sambil hormat ke Chealsea.


Chealsea dan Orlom yang mendengar hal tersebut kaget dan langsung berdiri dari tempat duduknya.


“Apakah yang kau katan benar..?!” bilang Chealsea.


“ya benar Lady...”


Chealsea kemudian melihat Orlom dan memberikan isyarat untuk apa yang lebih baik dilakukan.


“bilang semuanya untuk menjaga jarak dan bersiap untuk apa yang terjadi, biar aku dan Lady Chealsea yang akan mendekati tuan Reinherz, kita tidak tahu apa yang akan terjadi nanti, dan kirim pesan ke kota Baron Raven atau Lady Lizbeth kalau tuan Reinherz akan segera selesai” perintah Orlom ke Prajurit.


“Baik pak.., saya akan kabarkan ke yang lainnya” bilang Prajurit.


Prajurit tersebut kemudian pergi dari tenda untuk menyampaikan perintah yang dia dapat.


Setelah prajurit tersebut pergi Chealsea langsung bersiap-siap jika sesuatu yang buruk terjadi, Orlom pun sudah siap dengan apa yang terjadi, jika sesuatu buruk akan terjadi, minimal dia bisa menahannya sampai Baron Raven datang.


“apakah Lady siap untuk pergi?” tanya Orlom.


“ya aku siap untuk apa yang terjadi” bilang Chealsea.


“baiklah aku akan menemani dan melindungi Lady Chealsea jika sesuatu yang buruk terjadi”


Setelah Chealsea dan Orlom bersiap-siap sebentar, mereka pun langsung pergi untuk melihat keadaan Reinherz, dan mereka berdua berharap sesuatu yang buruk tidak terjadi.


------------------------------------------------------------------------


Tap..


Tap...


Chealsea dan Orlom berjalan menuju ke [The Trial Of Void], ketika mereka sampai, mereka melihat ada retakan di [The Trial Of Void].


Chealsea dan Orlom hanya berdua didekat [The Trial Of Void], sedangkan yang lainnya menjaga jarak agak jauh, ditakutkan Aura The Void yang dikeluarkan dari [The Trial Of Void] bisa membuat efek yang tak teduga.


Crak..


Crak..


Retakan [The Trial Of Void] mulai membesar, Chealsea dan Orlom bersiap-siap untuk melakukan pertahan, tak lama retakan yang mulai membesar, kemudian membuat lubang.


Crak..


Ssrraaahhh...


Aura Void Magic berwarna ungu agak kehiaman keluar dari lubang tersebut, aura tersebut sangat tajam dan tebal, Orlom dan Chealsea pun merasakan, apalagi Chealsea yang merupakan Magician.


“Sial..., [Barier]” bilang Chealsea.


Cling...


Chealsea dengan cepat membuat pertahan magic dengan sihirnya, pertahan magic melindungi mereka berdua, sedangkan yang lainnya di belakang mereka juga ada beberapa Magician yang bisa menahannya, jadi Chealsea dan Orlom tidak khawatir.


Chealsea terus menahan Aura Void Magic yang kuat, Chealsea kemudian melihat Orlom yang memegang katana miliknya, yang berarti Orlom sudah siap-siap jika ada sesuatu yang buruk terjadi.


Crak...


Clang.....


[The Trial Of Void] hancur sepenuhnya, Aura Void Magic yang keluar semakin kuat dan tebal.


“Aarrrgghhh... sial...., Aura semakin kuat” bilang Chealsea.


Chealsea terus menahan walaupun mengeluh terus, tak lama Orlom melihat bayangan orang yang muncul, Orlom berasumsi itu adalah Reinherz yang sudah keluar, Orlom pun dalam posisi bersiap-siap.


Aura Void Magic magic pun lama-lama menjadi pudar, dan tekanannya pun sudah berkurang, dan dari kejauhan Chealsea dan Orlom melihat sosok yang sangat familir bagi mereka, yaitu Reinherz, dari kejauhan mereka melihat Reinherz sedang berdiri dengan lemas.


“Reinherz..!!!” teriak Chealsea.


Chealsea melepaskan [Barier] miliknya dan langsung berlari menghampiri Reinherz, dan Orlom pun mengikuti Chealsea, ketika sudah dekat, Chealsea melihat Reinherz sudah menjadi kurus, dia terlihat sangat lemas, karena Reinherz tidak makan ataupun minum selama sepuluh hari didalam [The Trial Of Void].


Whosh...


Brak...


Reinherz yang berdiri lemas tumbang, akan tetapi Chealsea dengan cepat menangkap Reinherz dengan kedua tangannya.


“Reinherz...!!!” teriak Chealsea yang khawatir.


Dengan mata yang sudah agak buram, Reinherz melihat sosok yang tak asing bagi dirinya, yaitu kakaknya Chealsea yang sedang menangkapnya.


“ka.... kak...” bilang Reinherz dengan lemas.


“Akhirnya kamu berhasil Rein...” bilang Chealsea dengan mata yang berkaca-kaca.


“ya..., aku selamat kakak....” bilang Reinherz dengan senyum senang.


Ketika Reinherz mengobrol dengan kakaknya, Reinherz melihat Orlom yang berada di samping kakaknya.


“Orlom..., sepertinya kau datang menjaga kakaku...” bilang Reinherz yang lemas.


“ya Tuan..., aku disini untuk menjaga Lady Lizbeth dan anda” bilang Orlom sambil menunduk.


“*haa...*\, syukurlah kalau begitu..\, sekarang aku bisa beristirahat dengan tenang...\, aku serahkan semuanya kepada ka..li..an...” bilang Reinherz.


Reinherz pun perlahan-lahan menutup matanya, Reinherz langsung tidur di pangkuan Chealsea, Reinherz pun tidur dengan tenang setelah melihat wajah keluarganya, dan Reinherz bersyukur kalau dia bisa selamat dari semua cobaan yang selama ini dia hadapi.


“Ya.., beristirahat lah dengan tenang adikku.., serahkan semuanya kepada kami...” bilang Chealsea dengan senyum.