Between The Strongest and The Weakest Family

Between The Strongest and The Weakest Family
Chapter 32: Battle Through The Night



Reed dan yang lainnya sedang memikirkan cara melawan bandit, apalagi bandit yang sudah terorganisir pasti jumlah anggotanya banyak.


“Ba... bagaimana ini anak muda apakah kau mempunyai cara melawan mereka?” bilang kakek sambil bergemataran.


Reed dan yang lainnya bisa melihat wajah sang kakek yang sangat ketakutan, apalagi setelah bercerita panjang kalau kakek ini adalah seorang kepala desa, kakek ini sebenarnya masih belum tau siapakah Reed, Avianna, Zerith dan Night Hawk, apalagi jika mereka gagal melawan para bandit, maka didesa tempatnya tinggal akan menjadi tempat pembantaian.


“tenang saja kek kami bisa menahan mereka” bilang Reed memegang pundak sang kakek.


Akan tetapi dalam fikiran Reed sebenarnya dia tidak mempunyai rencana apapun, karena ini adalah kejadian yang tidak terduga, bahkan dia baru tahu kelompok bandit bernama The Grey.


“tapi kek..., saya perlu bantuan dari kakek” bilang Reed.


“bantuan apa anak muda” bilang Kakek kepala desa.


“Kumpulkan warga di satu rumah di tengah-tengah, dan bilang mereka untuk berlindung disana karena ada serangan bandit, apakah kakek bisa melakukannya?”


“ba.. baiklah, anak muda”


“ya.., sekarang tolong beritahu yang lainnya, sementara kami akan bersiap siap”


Kemudian kepala desa pergi untuk memberitahu warga.


Reed kemudian membuat rapat strategi darurat untuk mempertahankan desa ini dari bandit, Reed adalah ahli strategi di Night Hawk semua operasi penyerangan di Night Hawk, pasti Reed terlibat secara langsung, dan disini Reed harus berfikir cepat untuk melakukan rapat strategi mendadak.


“Reed, apakah kau yakin bisa melindungi mereka” bilang Zerith.


“Ahhhh....., aku juga sedang fikir” bilang Reed.


“Jadi bagaimana strateginya?”.


Reed memikirkan personil untuk menyerang dan menjaga, total ada enam orang, kalau dibagi dua tiga orang untuk menyerang dan tiga orang untuk bertahan terlalu riskan, karena tidak tau jumlah musuh yang akan datang, begitu pun menyerang Reed juga tidak tau berapa jumlah musuh yang ada di markas mereka. Pada akhirnya Reed membuat keputusan yang membuat dia dalam bahaya.


“Kalau begitu aku akan membagi menjadi dua tim, empat orang bertahan dan dua orang untuk menyerang” bilang Reed.


“Huh?!, siapa dua orang yang menyerang?” bilang Avianna.


“tentu saja aku dan...”


Belum selesai Reed berbicara tak lama seorang datang dalam bayang, dia adalah salah satu anggota Night Hawk yang mengikuti bandit yang pergi kemarkasnya, dan dia datang untuk melaporkan situasi.


“Lapor, Captain” bilang anggota Night Hawk.


“ya.., silahkan katakan apa yang kau lihat” bilang Reed.


“Siap Captain, musuh berada di sebuah bekas benteng tua di arah selatan, mereka memiliki peralatan yang cukup lengkap seperti armor dan pedang yang cukup bagus, jumlah mereka ada sekitar 50 orang, dan sepertinya ada beberapa yang bisa menggunakan Aura Mana, dan sepertinya akan ada 20 orang yang akan desa, itu saja yang saya ingin laporkan”.


“Baiklah sudah cukup, terima kasih atas kerja mu”.


Reed sudah mendapatkan informasi yang cukup, musuh sepertinya sudah mulai bergerak, dan sudah saatnya semuanya bergerak juga.


“Zerith kau bersama Avianna dan dua anggota lainnya pertahankan desa ini, dan aku bersama dia akan menyerang benteng” bilang Reed.


“Apakah kakak baik-baik saja?, musuh di benteng lebih banyak dibandingkan yang menyerang” bilang Avianna yang khwatir sama kakaknya.


Reed kemudian memegang kepala Avianna yang khawatir sama Reed.


“Serahkan saja sama kakak Avianna, kakak mu akan kembali dengan selamat, dan sampai kakak kembali, pastikan kamu melindungi para warga desa” bilang Reed.


“uuuummmm..., baiklah kakak”.


Zerith kemudian menghampiri Reed dan menepuk pundak.


“Reed jangan sampai mati” bilang Zerith.


“Tenang saja aku tidak akan mudah mati, aku tidak rela mati di tangan bandit sialan itu, dan lagi pula aku tidak ingin mengecewakan ayahku” bilang Reed dengan tegas.


“*haa...*\, baiklah kalau begitu”


Reed pun bergegas segera pergi, akan tetapi ketika Reed ingin pergi, Reed melihat ke belakang lagi ke arah Zerith.


“Zerith tolong jaga adikku dan anggota yang lainnya, jangan sampai ada yang mati” bilang Reed.


“siap tuan muda, aku akan melakukannya” bilang Zerith dengan tersenyum dan nada bercanda.


“Baiklah kalau begitu aku pergi dulu”.


Reed kemudian pergi dengan satu anggota Night Hawk yang tadi mengintai markas musuh, dan menghilang dengan cepat dari pandangan lainnya.


“apakah kakak Reed baik-baik saja?” bilang Avianna yang masih khawatir.


Avianna sebenarnya tidak tahu tentang Reed pada saat Reed menjalankan misi, karena misi Night Hawk sangatlah rahasia yang mempunyai informasi tentang misi adalah para kapten divisi dan Baron Raven, dari semua misi yang dilakukan Night Hawk, setiap unit yang digerakan sangat sedikit, karena Night Hawk adalah organisasi Asssasins, dan Baron Raven memantau rutin setiap anggotanya, semua individu adalah orang yang kuat, terutama kapten dari setiap divisi, jika ingin menjadi kapten divisi, harus melawan Baron Raven sampai titik darah pernghabisan dan mendapatkan persetujuan, bahkan Baron Raven tidak kenal ampun melawan anaknya sendiri yaitu Reed ketika dia ingin membuat divisi dan menjadi kapten, dan Zerith juga sangat tahu kalau Reed tidak kalah kuat, dan Reed mewarisi juga Talent Assasins milik ayahnya.


“tenang saja.., kakak mu tidak akan kalah” bilang Zerith.


“Baiklah kalau Zerith berkata seperti itu” bilang Avianna sambil menenangkan diri.


“kalau begitu kita harus bersiap-siap melawan musuh, dan jangan sampai lengah, kalian sudah tahu apa yang kalian lakukan” bilang Avianna ke yang lainnya.


“Siap Captain!” bilang semua anggota Night Hawk dengan serentak.


------------------------------------------------------------------------------------------------


Drib... dribb.... dribb....


Seorang anggota Night Hawk yang sedang memantau, mendengar suara langkah kaki terdengar dari kejauhan, dia memperkirakan jumlah musuh yang datang sekitar 15 - 20 orang, setelah mendengar pergerakan musuh dia pun pergi untuk melaporkan ke Zerith.


“Lapor Captain, musuh yang datang ada sekitar 15-20 orang” bilang anggota pemantau.


“Apa kau melihatnya?” bilang Zerith.


“Tidak saya hanya mendengar dari suara langkah kaki mereka”


“baiklah kalau begitu sudah cukup”.


Dari kejauhan Avianna hanya melihat mereka berdiskusi, Zerith menyuruh Avianna untuk tetap berjaga di shelter rumah penduduk, [Divine Shield] milik Avianna sangat butuhkan jika ada serangan mendadak ke Shelter penduduk.


“Apakah musuh sudah mendekat?” bilang Avianna ke salah satu anggota Night Hawk yang ada didekatnya.


“Sepertinya begitu, Lady Avianna” bilang anggota Night.


“*haaa....* lelah aku menunggu” bilang Avianna yang mengeluh.


Zerith membagi dua lagi unit, Zerith dan satu anggota Night Hawk menyerang, sedangkan Avianna dan satu anggota Night Hawk menjaga shelter penduduk.


“Baiklah kalau begitu, kau sudah mengerti apa yang kau lakukan kan?” bilang Zerith.


“Yes Captain, saya akan laksanakan” bilang anggota Night Hawk.


Setelah Zerith berdiskusi dengan satu anggota Night Hawk, orang tersebut pergi dan menghilang, tinggal Zertih, Avianna, dan satu anggota Night Hawk, Zerith kemudian menghampiri Avianna.


“Lady..., sebentar lagi musuh akan datang, saya harap anda sudah siap” bilang Zerith.


---------------------------------------------------------------------------------------------


Waktu pun sudah menunjukan tengah, suasana didesa menjadi sangat sunyi, hanya angin malam yang berhembus dengan dinginnya, tapi waktu yang sunyi it seketika menjadi suara yang sangat gaduh.


Drib... dribb... drib....


Suara langkah kaki orang yang cukup banyak mengarah ke arah desa, para bandit pun telah datang dengan persenjataan yang cukup lengkap, mulai dari armor silver ringan, dan juga pedang dengan kualitas tinggi dan tajam.


“ahahahahah...., siapa berani melawan The Grey?, kalian semua akan mati malam ini” teriak pemimpin pasukan bandit.


Setelah berteriak pemimpin pasukan bandit melihat Zerith, Avianna, dan salah satu anggota Night Hawk, pemimpin bandit pun kemudian mengarahkan senjata ke mereka.


“hoo..., jadi kalian yang berani melawan kami, kalian akan rasakan akibatnya” bilang pemimpin bandit.


Zerith dan yang lainnya hanya terdiam mendengar bandit mengoceh, tapi Zerith kesal mendengar bandit yang mengoceh terus.


“(cih...., dasar orang-orang lemah)” bilang Zerith dalam hati.


Zerith kemudian melihat jumlah bandit yang ada didepannya, mereka ada sekitar 15 orang, dan Zerith tidak melihat ada orang kuat diantara mereka.


“Apa yang kalian mau, jika kalian tidak ingin mati cepat majulah” bilang Zerith sambil mengejek para bandit.


Pemimpin pasukan bandit yang mendengarnya pun kesal, pemimpin pasukan bandit tanpa basa-basi langsung memerintahkan anak buahnya untuk membantai mereka.


“Dasar ******....., kalian akan mati disini, dan untuk kau Elf tubuh mu akan menjadi milikku malam ini hehehehe....” bilang pemimpin pasukan bandit dengan tatapan mesum ke Zerith.


“SEMUANYA BANTAI HABIS MEREKA!!!!!” teriak pemimpin pasukan bandit.


Setelah mendengar perintah para bandit langsung menyerang, Zerith harus mengulur waktu agar rencananya berjalan lancar, Zerith kemudian maju bersama satu anggota Night Hawk, sedangkan Avianna harus tetap dibelakang menjaga penduduk yang sedang berlindung.


Whhhoossshhhhh.....


Zerith dan satu anggota Night Hawk maju dengan cepat


Clang..... clangg..... clang....


Suara pedang berbenturan satu sama lain, membuat malam yang sunyi menjadi mencekam, penduduk yang berada di shelter hanya bisa berdoa agar mereka selamat.


Zerith pun terus menahan banyak serangan yang datang, sampai seorang bandit pemanah melepas tembakan yang membidik kepala Zerith.


Whhhhhooosssshhhhh.....


Akan tetapi Zerith dengan cepatnya menghindar dan mundur, Zerith pun sedikit kesusahan melawan mereka, Zerith kemudian melihat satu anggota Night Hawk yang masih bersusah panyah menahan serangan bandit yang terus berdatangan, para bandit terus mengerumi mereka agar supaya tidak bisa menyerang mereka, sampai Zerith terkejut dengan serangan cepat yang tiba-tiba datang ke dirinya.


Whhhhoooosssshhhhh......


Clang....


Zerith berhasil menahan serangan tersebut, dan ternyata orang yang menyerang adalah pemimpin pasukan bandit.


“Kau akan menjadi milikku dasar Elf pelacur, ahahahaha....” bilang Pemimpin pasukan bandit.


“Dasar bajingan....!!!!” bilang Zerith sambil menunjukan ekpresi marah.


Clang.... clanggg....


Pedang Zerith dan pemimpin bandit saling beradu, mereka berdua bertarung dengan sengit, dan terkadang Zerith harus menghindar karena bandit yang lainnya membantu pemimpinnya.


Clang... clangg... clanggg....


Satu anggota dengan dengan susah panyah menahan serangan para bandit yang terus berdatangannya, dan tapi dengan dengan dia membalasnya dengan ayunan pedang yang cepat mengarah ke arah kepala bandit.


Wwwhhhhooossshhh.......


Zrrrraaaasssshhhh.....


Dua bandit mati dengan kepala terputus, akan tetapi para bandit tidak gentar dengan terus menyerang, sampai anggota Night Hawk terluka dengan tebasan di tangan kanannya.


Zrrraaassshhh.....


“Aaaarrrggghhhh.... sialan” bilang anggota Night Hawk tersebut.


Zerith dan satu anggota Night hawk bertarung dengan sangat sengit, Avinna hanya bisa melihatnnya dari belakang, sampai dua bandit dengan cepat maju ke arah Avianna, bandit dengan cepat langsung menyerang ke arah Avianna, akan tetapi Avianna dengan cepat menangkis serang tersebut.


Clanngg....


“Akhirnya giliran ku telah tiba” bilang Avianna.


Avianna dengan cepat menyerang bandit dua bandit dengan pedangnnya.


Wwhhhooossshhh.......


Clangg... clangg...


Bandit berhasil menahan serangan dari Avianna, akan tetapi Avianna tidak bisa jauh dari tempat shelter, Avianna menyerang tidak bisa menyerang dengan egoisnya, dan hanya bisa memukul mundur bandit, karena jika satu bandit lolos, mereka akan menyandra penduduk dan menjadi kekalahan untuk mereka.


Clangg... clangg...


“(uuurrrgghhh...... sialan....., mereka terus berdatangan” bilang Zerith dalam hati.


Zerith terus menahan dan tidak bisa menyerang, karena ketika Zerith menyerang selalu ada yang membantu pemimpin bandit, Zerith pun memutuskan untuk mundur dan membuat jarak dengan pemimpin pasukan bandit.


“ahahahaha....., lihatlah kau sangat tidak berdanya, tidak usah menyiksa dirimu biarkan kamu merasakan manisnya tubuhmu, ahahahah....” bilang pemimpin pasukan bandit.


“Dasar... bajingan mesum” bilang Zerith


Ketika mereka saling menghina, terdengar suara burung gagak yang tak asing bagi Zerith, tak lama datang seseorang di belakang Zerith, dia adalah anggota Night Hawk Zerith suruh.


“Cih..., kenapa kau lama sekali” bilang Zerith


“Maafkan saya Captain, saya butuh waktu agak lama” bilang satu anggota Night Hawk.


Zerith dengan seketika bergestur dengan santainya, pemimpin pasukan bandit yang mengira Zerith terlalu santai dengan tambah satu orang lagi.


“hoh..., apakah kau ingin menyerah” bilang pemimpin pasukan bandit.


Zerith kemudian mengejek para bandit dengan senyumnnya yang jahat.


“Apakah kalian tidak melihat sekitar?” bilang Zerith.


Para bandit pun melihat sekitar, Zerith dan yang lainnya terlihat santai dan tidak menyerang, sampai para bandit melihat ada sesuatu yang aneh, mereka melihat ada pantulan cahaya berwarna biru di sekitar mereka, dan ternyata itu ada benang tipis, benang tersebut mengelilingi mereka dan mengurung mereka agar tidak bisa kabur, dan mendekat ke rumah para warga.


“Jalang sialan..., apa yang kau lakukan?!” bilang pemimpin pasukan bandit.


“Hoo.... ternyata kau baru sadar, ini adalah [Aura Spider Trap Formation]” bilang Zerith.


“Apa?!..., apakah ini trik murahan kalian?!”


“AHAHAHAHA......., apa kau bilang?!, trik murahan?, mulai saat ini aku akan serius, dan kalian akan merasakan pembantaian yang sesungguhnya” bilang Zerith dengan menunjukan ekpresi kejam miliknya.