Between The Strongest and The Weakest Family

Between The Strongest and The Weakest Family
Chapter 61: Goat Voice In The Morning



Tiga hari kemudian....


Reinherz bangun di pagi hari, badab Reinherz sekarang sudah agak mendingan, badannya sudah bisa di gerakan dengan bebas, ketika Reinherz bangun, Reinherz melihat ke samping tempat, Reinherz melihat pria berpakaian pelayan, pakaiannya berwarna hitam dan didadanya ada pin logo Night Hawk, Reinherz melihat ke wajah pria tersebut, dia adalah Elron.


“Selamat pagi tuan Reinherz” sapa Elron.


“*haa..*\, ku fikir aku tidak akan bertemu dengan mu lagi Elron” bilang Reinherz sambil tersenyum.


“selama anda latihan saya diperintahkan tidak boleh menggangu, ketika anda latihan, saya menjadi bertugas pengawal bayangan Baron Raven atau Lady Lizbeht, dan sekarang saya di tugaskan lagi menjaga anda, dan saya ucapkan dari lubuk hati yang paling dalam, selamat atas keberhasilan latihan yang anda lalui” bilang Elron sambil menundukan badannya.


“tidak perlu seperti itu, lagi pula latihan yang kau maksud sangat tidak ingin aku ingat” bilang Reinherz yang mengeluh.


“baiklah...”


Setelah Reinherz berbincang-bincang sedikit bersama Elron, Reinherz keluar dari tempat tidurnya, dan Reinherz langsung berjalan ke pintu untuk keluar.


“mau kemana tuan?” Bilang Elron yang pensaran.


“aku ingin berolahraga dulu, tubuhku sangat kaku karena terlalu lama tiduran, aku butuh perlahano-lahan mengoptimalkan badan ku, alangkah baiklah aku melakukan pemanasan dulu sebelum latihan yang berat yang akan datang, apakah kamu menemaniku Elron?”


“Tentu saja tuan, saya akan selalu berada di samping tuan, karena saya adalah pengawal pribadi anda”


“baiklah.., ayo ikut aku”


Reinherz pun pergi keluar untuk berolahraga dan di ikuti sama Elron.


---------------------------------------------------------------------------------------------


Tap...


Tap...


Reinherz melakukan joging di sekitar kota bersama dengan Elron, akan tetapi Reinherz merasa tidak nyaman dengan suasan di kota karena tidak Reinherz tidak merasakan udara segar.


“aku tidak merasa nyaman ketika lari di kota, aku ingin pindah tempat” bilang Reinherz.


“anda ingin pergi kemana tuan?, jangan jauh-jauh karena badan anda belum pulih maksimal” bilang Elron yang khawatir.


“baiklah.. baiklah.., kalau begitu ikuti aku, kita akan berpindah tempat”


“mau kemana kita tuan?”


“aku ingin pergi keluar ke gerbang timur”


Reinherz pun pergi keluar ke gerbang ke gerbang bagian timur, dan Reinherz melalui keluar ke gerbang timur, ketika melakukan joging di sepanjang jalan, Reinherz merasakan udara segar yang datang dari alam, pohon-pohon di sepanjang jalan masih ada dan sangat rimbun, rumput-rumput di tanah bergoyang tertiup angin, dan suara daun dan rumput yang tertiup angin pagi yang ringan, membuat Reinherz merasa sejuk, akhirnya Reinherz bisa menghirup udara segar, udara segar pun membuat Reinherz menjadi lebih bugar.


“haa..., udara segar di pagi hari memang terbaik” bilang Reinherz sambil berlatih pernafasan.


“sudah kubilang anda jangan pergi jauh-jauh” bilang Elron lagi yang khawatir.


“sudah tenang saja aku masih kuat, kalau aku sudah lemas, aku akan berhenti”


“*haa..*\, baiklah jika anda memaksa”


Ketika Reinherz dan Elron berjalan, mereka mendengar suara binatang dari kejauhan.


Mmmbbeee....


Mmmbbeee....


Suara binatang tersebut adalah suara kambing yang sangat khas, dan Reinherz yang mendengar langsung mengenalinya.


“hhoo..., mendengar suara kambing berarti kita sudah dekat dengan dia.., Elron... sepertinya kita akan mengunjungi seseorang” bilang Reinherz.


“aahh..., maksud mu paman Zeke?” tanya Elron


“ya.., aku sudah lama tidak bertemu dia, dan sekalian kita akan beristirahat disana” bilang Reinherz sambil tersenyum.


“baiklah.., jika itu kemauan anda”


-----------------------------------------------------------------------------------------------


Mmmbbbeeee....


Srek...


Srekk...


“Ayolah bisakah kalian diam, aku sedang membersihkan kalian” bilang Zeke yang sedang menyisir kambing miliknya.


Zeke selalu menyikat kambing miliknya setiap beberapa hari sekali, tujuannya adalah untuk membersihkan kambing miliknya untuk terhindar dari penyakit, semua itu dia lakukan karena kambing miliknya adalah kambing perang, jadi kambing miliknya harus sehat dan bebas dari penyakit, pada saat ketika di pakai, kambing miliknya bisa memakai kekuatannya sampai 100%.


Tap..


Tap...


Langkah kaki pun semakin dekat ke rumah Zeke, lama-lama Zeke melihat sosok yang tak lama dia temui, orang tersebut pun berteriak dan melambaikan tangannya.


“Paman Zeke..!!!” teriak sosok tersebut.


Zeke yang tahu suara dan sosok tersebut dari kejauhan, langsung menyadari sosok tersebut, Zeke pun melambaikan tangannya juga sambil tertawa.


“ahahaha..., lama tak jumpa nak” bilang Zeke sambil melambaikan tangannya.


Sosok tersebut adalah Reinherz dan dibelakangnya diikuti oleh Elron, Zeke langsung menyudahi menyikat kambing miliknya dan langsung menghampiri mereka.


“ahahaha..., lihat kamu..., sekarang kamu sudah bukan bocah lagi, sekarang aku terlihat pendek oleh mu, ahahah...” bilang Zeke yang sambil bercanda tertawa.


“ahahaha..., paman bisa saja..., ngomong-ngomong paman lagi ngapain pagi-pagi?” bilang Reinherz yang pensaran.


“seperti biasa aku merawat kambing-kambing ku, tapi sebelum itu biarkan aku memeluk mu karena sudah lama tidak bertemu” bilang Zeke sambil membuka lengannya lebar-lebar.


“ahahaha..., baiklah paman” bilang Reinherz


Reinherz dan Zeke kemudian berpelukan, Zeke menepuk belakang Reinherz, ketika berpelukan, Zeke melihat ke pria yang di belakang Reinherz, pria tersebut memakai pin logo yang Zeke ketahui.


“apakah kamu dari Night Hawk...?” bilang Zeke sambil menatap Elron


“ooohhh..., maaf saya lupa memperkenalkan diri saya, nama saya adalah Elron, dan saya pengawal pribadi Reinherz” bilang Elron sambil menunduk hormat.


“*haa..*\, kufikir kamu siapa\, untung bukan orang yang merepotkan yang datang pagi-pagi” bilang Zeke yang lega.


“ahahahah...” tawa Elron yang bercanda.


“ooohhh... iya, apakah kamu ingin masuk kedalam?, aku akan berikan teh hangat untuk kalian” bilang Zeke.


“terimakasih paman.., tapi aku ingin diluar menghirup udara segar” bilang Reinherz.


“baiklah kalau begitu, aku akan bilang istriku untuk membawa tehnya keluar, dan kita akan mengobrol diluar” bilang Zeke sambil tersenyum.


Kemudian Zeke masuk kedalam rumahnya dan minta tolong istrinya untuk membuatkan teh, tak lama tehnya pun datang, kemudian mereka bertiga pun mengobrol sambil meminum teh hangat di pagi hari yang sejuk sambil melihat pemandangan alam.


“Rein.., aku mendengar kabar kalau kau berhasil selamat dari kematian” bilang Zeke.


“kamu mendengarnya dari mana paman?” tanya Reinherz.


“aku mendengar dari ksatria dan Night Hawk yang datang kemari, tapi sepertinya hanya mereka saja yang tahu, sedangkan warga biasa tidak diberitahu” bilang Zeke.


“*haa..*\, jadi begitu..\, aku sebenarnya hampir mati karena ibu dan ayahku yang terlalu kejam memberikan anaknya latihan” bilang Reinherz yang mengeluh.


“ahahaha..., seperti biasa mereka tidak berubah, selalu kejam dalam melatih anak-ananknya” bilang Zeke yang sambil tertawa.


“dasar..., aku tidak tahu paman mau bersimpati padaku atau tidak” bilang Reinherz.


“tapi kamu selamat kan...?” bilang Zeke sambil menepuk pungung Reinherz.


“ya.. ya.. ya..” bilang Reinherz


“hehehe..., tapi sekarang aku bisa merasakan aura yang sama dengan ayah mu, apakah kamu melakukan kontrak dengan Lyx?” tanya Zeke sambil melihat dan merasakan Aura Mana Reinherz.


“bagaimana paman tahu aku mendapatkan kontrak dengan Lyx” bilang Reinherz yang heran.


“*haa...*\, apakah kamu tahu\, aku ini orang kuat tahu...\, aku bisa merasakan Aura seseorang\, Aura milik mu sama seperti ayah mu\, akan tetapi milikmu masih terbilang lemah\, Void Magic didalam dirimu masih perlu di asah” bilang Zeke sambil menempelkan jari telunjuknya ke dada Reinherz.


“ya.., kata-kata mu sama persis yang dikatakan ayah dan ibu, setelah aku sembuh total, aku masih harus latihan lagi bersama mereka, mereka bahkan tidak memberi ampun setelah anaknya hampir mati karena ulah mereka sendiri” bilang Reinherz yang mengeluh.


“ahahahaha..., keluarga mu memang unik nak” bilang Zeke sambil tertawa.


“*haa...*\, kalian semua sama saja” bilang Reinherz.


“tapi jika kamu menyelesaikan latihan dan bisa menunjukan diri mu kalau kamu bisa menjadi kuat, aku akan membuatkan senjata apa saja yang kamu mau”


“Benarkah paman...?!” bilang Reinherz yang kaget.


“Ya.., aku akan membuatkan senjata terbaik untuk, semua ini aku lakukan, karena aku melihat potensi dirimu yang akan menjadi besar di masa depan nanti” bilang Zeke.


Zeke kemudian berdiri dari duduknya.


“Kalian ikutilah aku” bilang Zeke.


Kemudian Reinherz dan Elron pun mengikuti Zeke, Zeke membawa mereka ke tempat khusus miliknya yang hanya orang-orang tertentu saja yang dibolehkan masuk olehnya, mereka pun sampai, Zeke kemudian membuka pintu di tempat khusus miliknya.


Ccrreeaakk..


Bbrraakkk..


“Selamat datang di Workshop milik ku”.