Between The Strongest and The Weakest Family

Between The Strongest and The Weakest Family
Chapter 60: Messy Mana Circulation



“ha.. ha.. ha...”


Reinherz bangun dari tidurnya dan langsung duduk dengan rasa tidak percaya, Reinherz kemudian melihat tangannya yang putus karena Nuckleavee, Reinherz tak percaya tangannya tersambung kembali, kemudian Reinherz memegang-megang dadanya, dan ternyata luka di tubuhnya akibat tusukan tangan kiri Nuckleavee sudah sembuh.


“Sial.., aku hanya ingat terakhir kali tangannya ku putus dan tubuh ku di tusuk, tapi ternyata tangan ku tersambung kembali dan luka dada ku sudah sembuh” bilang Reinherz yang masih tidak percaya.


Ketika Reinherz berbicara sendiri, tiba-tiba ada yang memegang kepala Reinherz dari atas, Reinherz pun menjadi agak menunduk karena kepalanya agak ditekan, kemudian orang tersebut berbicara.


“Sepertinya kau berhasil nak...” bilang suara tersebut.


Reinherz yang mendengar suara tersebut sudah tak asing baginya, suara tersebut adalah suara dari ayahnya sendiri Baron Raven.


“Sejak kapan ayah ada disini?” tanya Reinherz yang penasaran.


“ayah sudah lama berada di ruangan, dan ketika kamu bangun, kamu kebingungan dan berbicara sendiri, ahahahah....” bilang Baron Raven sambil tertawa.


“*haa...*\, sial....” bilang Reinherz yang malu.


Baron Raven kemudian melepaskan tangannya dari kepala Reinherz, Baron Raven langsung duduk di kursi yang ada di samping tempat tidur Reinherz.


Reinherz kemudian melihat sekitar, dan Reinherz baru sadar kalau dia sedang di infus, Reinherz pun berasumsi kalau dia berada di klinik kakaknya.


“ayah dimana ini?” tanya Reinherz.


“kau sedang berada di klinik kakak mu, dan apakah kau tahu, ketika kau sampai di Phantom Harlow, tidak ada yang boleh melihat mu” bilang Baron Raven.


“ya.., itu pasti karena kakak Chealsea yang menyuruhnya kan..?, itu adalah keputusan yang bagus, jika tidak kalian pasti berbuat yang macam-macam terutama ayah dan ibu”


“jika ibu melihat mu mungkin dia akan memukul mu sampai sadar, dan kalau ayah, ayah akan mencoba menyembuhkan dengan Lyx milik ayah, ahahahah....” bilang Baron Raven sambil tertawa.


“Dasar..., orang tua gila...” bilang Reinherz sambil mengeleng-gelengkan kepalanya.


“jadi bagaimana keadaan mu saat ini?”


“seperti yang ayah lihat aku baik-baik saja”


“syukurlah.., yang penting kau kembali dengan selamat”


“ya.., terus bagaimana dengan lainnya” bilang Reinherz yang penasaran dimana ibu dan kakak-kakanya.


“Chealsea sekarang sedang memeriksa pasien lain dan kalau di kabarkan kalau kamu sudah sadar pun dia langsung datang kesini, kalau Reed dia beberapa hari lalu datang ke Phantom Harlow untuk melihat keadaan mu, tak lama kemudian Reed langsung pergi karena ada urusan di ibu kota, sedangkan ibu mu dia mungkin berada di Guild dan mungkin sebentar lagi dia akan datang menjeguk mu”


“sepertinya cuman ayah yang sedang tidak sibuk”.


“ya.., karena aku menyerahkan semuanya ke sekretaris ahahaha...”


“*haa...*\, memang kebiasaan..” bilang Reinherz sambil menghela nafasnya.


“baiklah sudah cukup basa-basinya, ayah ingin langsung ke topik pembahasan yang penting, sekarang bagaimana kondisi tubuh mu, apakah kau merasakan ada yang aneh”


Reinherz memeriksa tubuhnya secara fisik dan kemudian memeriksa Mana Circulation milik Reinherz, ketika Reinherz melakukan Mana Circulation, tiba-tiba Reinherz merasakan sesuatu.


“aaarrrgghhh...!!!, sial tubuh ku sakit” bilang Reinherz sambil memegang dadanya.


“ya.., karena Void Magic dari Lyx sekarang sudah menyatu denganmu, dan mana didalam tubuh mu masih belum stabil, butuh waktu untuk memperbaiki Mana Circulation milik mu yang sudah berantakan” bilang Baron Raven.


“aarrgghh.. sial.., seperti ini membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memperbaikinya”


Tap..


Tap..


Tak lama Baron Raven dan Reinherz mengobrol, mereka mendengar suara orang berjalan yang mendekati ruangan Reinherz, sampai akhirnya suara tersebut berhenti di depan pintu ruangan.


Pintu pun terbuka, mereka melihat wajah yang tak asing bagi mereka, dia adalah Lady Lizbeth.


“Hai... istriku, sepertinya kau sudah selesai dengan urusan mu” bilang Baron Raven.


“*haa..*\, seperti biasa masalah di Guild tidak ada habis-habisnya” bilang Lady Lizbeth sambil menghela nafas.


Lady Lizbeth berjalan menghampiri Reinherz, kemudian Lady Lizbeth memegang kepala Reinherz sama yang seperti dilakukan Baron Raven.


“selamat kamu telah berhasil anakku, dan yang terpenting aku bersyukur kamu selamat” bilang Lady Lizbeth sambil tersenyum ke Reinherz.


“Iya.. sama-sama ibu, aku pulang” bilang Reinherz sambil senyum juga.


Lady Lizbeth pun langsung melepaskan tangannya dari kepala Reinherz, kemudian Lady Lizbeth duduk di samping Baron Raven.


“apa yang kamu bicarakan ketika aku tidak ada” bilang Lady Lizbeth yang bertanya ke Baron Raven.


“ya.. seperti biasa aku menanyakan keadaannya, dan yang lebih penting aku menayakan Reinherz tentang Mana Circulation yang sedang berantakan” bilang Baron Raven ke istrinya.


“sangat wajar jika ada sumber yang dari luar masuk ke dalam maka akan sedikit bertolak belakang, karena Void Magic dari Lyx bukan alami berasal dari tubuh, maka dari itu butuh mengsinkronkan mana agar tidak merusak tubuh nantinya, tapi apakah kamu sudah mencobanya Reinherz?” bilang Lady Lizbeth.


“iya.., aku tadi langsung mencoba ketika ayah menyuruh ku, ketika mencoba mengsinkronkan mana milik ku yang berantakan, tubuh ku langsung sakit” bilang Reinherz


“Bisakah kamu mencobanya lagi?, ibu ingin melihat sedikit, jika kamu sakit, langsung berhenti” bilang Lady Lizbeth.


“baiklah aku akan mencobanya lagi” bilang Reinherz.


Reinherz duduk dengan tegak, Reinherz menarik nafas dalam-dalam untuk mencoba untuk tenang, kemudian Reinherz pun mulai mencoba.


Whosh...


Reinherz mengeluarkan Aura Mana miliknya, Reinherz mencoba memperbaiki sedikit Mana Circulation miliknya, Lady Lizbeth dan Baron Raven pun memperhatikan Reinherz, Reinherz perlahan-lahan mencoba memperbaiki Mana Circulation miliknya.


“Sudah cukup..” bilang Lady Lizbeth yang tiba-tiba menyuruh Reinherz.


Reinherz yang mendengar ibunya menyuruhnya berhenti, Reinherz langsung berhenti, Reinherz melihat ibunya sepertinya dia sudah menganalisa Mana Circulation milik Reinherz.


“aku sudah cukup melihatnya, nanti ibu akan memikirkan caranya, tapi untuk saat kamu lebih baik istirahat dulu sampai pulih total” bilang Lady Lizbeth.


“apakah akan ada latihan lagi setelah aku sembuh?” tanya Reinherz.


“sudah pasti ayah dan ibu akan langsung melatih mu lagi, melihat mu seperti ini, kamu bahkan belum bisa mengontrol penuh kekuatan Lyx” bilang Baron Raven.


“*haa..*\, seperti yang kuduga\, walaupun aku hampir mati karena ulah kalian berdua\, kalian masih menyiksa ku lagi” bilang Reinherz sambil mengeleng-gelengkan kepalanya.


“Dasar..., berhentilah mengeluh, jika kamu tidak berlatih apalagi dengan kondisi kamu adalah pemegang kontrak Lyx, jika kamu tidak bisa mengontrol hal yang paling dasar saja seperti Mana Circulation, Lyx bisa mengambil alih tubuh mu kapan saja” bilang Baron Raven.


“Baiklah... baiklah....” bilang Reinher yang pasrah.


Clap...


Lady Lizbeth menepuk tangannya sehingga Reinherz dan Baron Raven melihatnya.


“Baiklah sudah cukup topik seriusnya, sekarang ibu dan ayah ingin kamu menceritakan apa yang sudah kamu lalui ketika kamu latihan di hutan” bilang Lady Lizbeth.


“aahh..., aku lupa menyakan hal itu” bilang Baron Raven yang baru sadar.


“ini mungkin akan menjadi cerita yang panjang, sebaiknya ayah dan ibu tidak bosan dengan apa yang aku ceritakan” bilang Reinherz dengan senyum.


Reinherz kemudian menceritakan apa saja yang dia lakukan selama berlatih di hutan sendirian, mulai dari dia melawan monster-monster yang sangat berbahaya, hingga Reinherz bertahan melawan Corrupted Nuckelavee, akhirnya Reinherz sudah sekarat, sampai Reinherz melawan Lyx yang menyebut dirinya sebagai Dark Askaroth, dan pada akhirnya Reinherz mendapatkan kontrak, Lady Lizbeth dan Baron Raven pun mendengar anaknya bercerita, mereka tersenyum seperti anak kecil yang sedang mendengarkan dongeng.