
Semuanya tidak menyangka Reinherz memiliki tiga Aura Mana, karena anak dan adik mereka mempunyai potensi yang besar di masa depan, dari semua anggota keluarga hanya satu orang yang memiliki tiga Aura Mana ketika melakukan Mana Circulation, yaitu Baron Raven, banyak orang percaya jika yang melakukan Mana Circulation membangkitkan tiga warna Aura Mana sekaligus, maka dia menjadi orang yang kuat.
“kalian terlalu berlebihan” bilang Baron Raven.
“apa maksud ayah?, apakah ayah tidak bangga dengan anak mu yang telah membangkitkan tiga Aura Mana sekaligus” bilang Avianna.
Menurut Baron Raven itu hanya biasa saja, karena dirinya tidak terlalu mengandalkan Aura Mana ketika bertarung, melainkan skill ketika di medan peretempuran, di benua Manusia tiga Aura Mana adalah hal yang luar biasa, tapi jika di benua Iblis orang yang memiliki tiga Aura Mana adalah hal yang biasa, karena didunia iblis monster disana dua kali lipat lebih kuat, maka dari itu kebanyakan orang yang belajar dan berlatih didunia Iblis bisa menjadi lebih kuat, walaupun mendapatkan Aura Mana cuma satu.
“Dasar..., apakah kalian tidak pernah belajar?, warna Aura Mana hanyalah formalitas” bilang Baron Raven.
“ya” bilang Lady Lizbeth sambil mengganguk.
Warna Aura Mana sebenarnya hanya formalitas untuk penentu Class dan SubClass, sebagai contohnya ketika orang memiliki warna inti Aura Mana Hitam dia bisa menjadi Assasins, tapi ada kemungkinan dia juga bisa menjadi Class selain seperti Lady Lizbeth, memiliki Aura Mana hitam menjadi samurai.
“*haa...* apa kau tau adikmu mengalami seperti ini karena Mana Burst?” bilang Baron Raven.
“Dasar..., akhirnya kau mengatakannya juga” bilang Lady Lizbeth.
“Mana Burst?” bilang Avianna yang kebingungan.
[Mana Burst], adalah kondisi dimana Mana seseorang menjadi tidak terkontrol, jika seseorang yang tidak bisa mengembalikan kondisi Mana mereka menjadi normal, maka mereka akan menjadi Makhluk Abominable, seperti Phantom Lich atau Elder Lich.
“kalian yang melakukan Mana Circulation, kalian masih terlihat normal walaupun kesakitan, tapi Reinherz beda, entah kenapa Mana dari Full Moon Rune ketika masuk tidak terkontrol”. Bilang Baron Raven
“orang yang mengeluarkan Aura Mana dengan dua warna ketika melakukan Mana Circulation, terbilang sangatlah aman” bilang Lady Lizbeth
“ya walaupun pada akhirnya Aura Mana bisa berubah seiringnya berjalan waktu seperti Reed” bilang Baron Raven sambil menatap Reed.
“Aaarrrghhh..., aku menjadi pusing!” bilang Avianna yang kesal.
“hahaha..., makannya kau selalu bodoh kakak” bilang Chealsea yang mengejek.
“Apa kau bilang!” Avianna menjadi kesal
“sudahlah kalian berdua bertengkar, adik mu masih istirahat” tegur Lady Lizbeth.
“*haaa...*\, baiklah ibu” bilang Avianna dan Chealsea.
Suasana di kamar Reinherz penuh dengan kehangatan keluarga, akan tetapi Baron Raven masih memiliki masalah dengan sesuatu, Baron Raven kemudian mengajak Reed dan Lady Lizbeth untuk keruangan sebelah.
“Reed, Lizbeth, aku ingin bicara dengan kalian di ruang sebelah” bilang Baron Raven.
“ada apa ayah?, kenapa kau tidak mengajak ku dan kakak Avianna” bilang Chealsea yang bertanya-tanya.
“kalian jaga Reinherz, kami bertiga akan berbicara sesuatu yang sangat penting” bilang Baron Raven dengan halus
“eeemmmm..., baiklah” bilang Chealsea.
Setelah mengajak, Baron Raven serta Reed dan Lady Lizbeth pergi keruangan sebelah, Baron Raven ingin mengadakan rapat penting untuk keamanan keluarga mereka, Lady Lizbeth Duduk di kasur, sedangkan Reed dan Baron Raven berdiri.
“jadi kau mau mengatakan apa Raven” bilang Lady Lizbeth yang penasaran
Reed dan Lady Lizbeth melihat ekpresi muka Baron Raven menjadi sedikit serius, mereka tau Baron Raven pasti ingin mengatakan hal yang darurat.
“ada masalah apa ayah?, dari ekpresi wajah mu, sepertinya ini adalah masalah yang cukup serius” bilang Reed sambil melihat ayahnya.
“Aku tadi menghadapi Ras Iblis”
“APA?!” bilang Lady Lizbeth dan Reed dengan kaget.
“ya, mereka lah yang menyebabkan Elemental Basilisk menyerang kota kita”
Reed dan Lady Lizbeth tidak menyangka Ras Iblis datang menyerang wilayah mereka, Lady Lizbeth menjadi penasaran maksud dan tujuan dari ras iblis yang menyerang kota miliknya.
“Sialan..!, Kenapa mereka menyerang kota Phantom Harlow?, apa yang mereka incar?” bilang Lady Lizbeth yang geram.
Reed juga tidak menyangka Ras Iblis datang menyerang kota Phantom Harlow, karena Reed yang selama ini bertemu ras iblis untuk berdagang mereka tidak pernah membuat masalah, walaupun Aura mereka tidak terlalu suka ras yang tinggal di benua manusia.
“Apa tujuan mereka ayah?, tapi selama ini aku bertemu ras iblis mereka tidak pernah berbuat masalah” bilang Reed
Baron Raven kemudian terdiam sebentar dan akhirnya mengucapkan kata yang membuat Reed dan Lady Lizbeth kaget.
“Mereka menargetkan ku” bilang Baron Raven
Reed dan Lady Lizbeth terdiam mendengar ada yang mengincar ayahnya dan suaminya, mereka sama sekali tidak menyangka, kemudian mereka ingin mendengar dan bertanya secara detail.
“*haa....*\, mereka adalah sekumpulan orang yang ayah kenal dimasa lalu\, dan ayah membuat sedikit masalah sama mereka”. Bilang Baron Raven
“Apa masalah yang kau buat?” tanya Lady Lizbeth
“Aku menghabisi setengah dari mereka, dan mengalahkan bos mereka”
Reed dan Lady Lizbeth tidak menyangka Baron Raven melakukan hal itu, tapi mereka juga tidak kaget karena Baron Raven selalu seperti itu.
“dasar...!, itu namanya membantai!” bilang Lady Lizbeth.
“*haaa....*\, seperti biasa kau melakukan hal yang tidak masuk akal” bilang Reed.
“lalu siapa yang menargetkan mu?” tanya Lady Lizbeth.
“The Order of Azog” bilang Baron Raven.
“The Order of Azog?, siapa mereka?” tanya Reed yang penasaran.
“The Order of Azog adalah pasukan khusus salah satu jenderal di kerajaan iblis Ru’thur” bilang Baron Raven.
“APA?!, jenderal kerajaan Iblis?, kau benar-benar bermasalah dengan orang yang tidak biasa” bilang Lady Lizbeth.
Reed yang mendengar hanya bisa mengeleng-gelengkan kepalanya, setelah itu Baron Raven memberitahu secara detail The Order of Azog, Reed dan Lady Lizbeth menganggap masalah ini serius, karena Reinherz masih kecil, ada kemungkinan mereka akan menargetkan Reinherz.
“terus apakah ada simbol untuk mengidentifikasi mereka?” bilang Reed.
“mereka memiliki simbol tombak dan Chimera di simbolnya, lebih tepatnya seperti ini”
Baron Raven kemudian mengambill kertas dan pena untuk mengambar simbol The Order of Azog, walaupun gambarnya tidak bagus, Reed masih bisa membayangkan dan akan di perhalus lagi gambarnya.
“Baiklah, aku akan mengadakan rapat darurat Night Hawk di markas dengan yang lainnya” bilang Reed sambil mengambil gambar.
“dan tolong istriku jaga Reinherz ketika aku pergi kemana-mana?” bilang Baron Raven.
“sudah tentu itu adalah tugas ku sebagi seorang ibu” bilang Lady Lizbeth dengan tegas.
“*haaa....*\, syukurlah kalau begitu”.
Lady Lizbeth menjadi bertanya-tanya apakah suaminya akan pergi ke benua iblis, untuk menyelesaikan masalah ini.
“terus apakah kamu akan pergi ke benua iblis?” tanya Lady Lizbeth ke Baron Raven.
Baron Raven terdiam sejenak kemudian tersenyum dan mengatakan.
“Tidak, aku lebih baik disini, jika aku pergi aku tidak bisa melindungi kota ini, setelah insiden hari ini aku yakin mereka akan keluar sendiri, jadi kita akan tunggu waktu yang tepat sambil kita mengumpulkan kekuatan” bilang Baron Raven.
“Baguslah kalau tidak pergi ke benua iblis, dan lebih memprioritaskan kita semua” bilang Lady Lizbeth sambil tersenyum.
“Reed, perintahkan anggota Night Hawk untuk menjaga Reinherz dengan hati-hati”
“Baiklah Ayah”
Setelah berdiskusi selesai, Baron Raven ingin kekamar anaknya lagi sebelum pergi.
“Baiklah, rapat kali ini sampai disini dulu, ayo kita kembali lagi ke Reinherz sebelum pergi” bilang Baron Raven sambil membuka pintu kamar.
------------------------------------------------
Chealsea dan Avianna masih menunggu ayah, ibu dan Reed yang sedang rapat, kemudian pintu kamar pun terbuka, mereka melihat Baron Raven dan yang lainnya
“Lama sekali kalian berbicara” bilang Avianna.
“aahh... maaf, kami bertiga tadi membicarakan masalah yang cukup serius” bilang Baron Raven.
“hhmmpp...., baiklah” bilang Avianna yang jengkel tidak diajak.
“Aahaha...., jangan terlalu marah anakku” bilang Lady Lizbeth yang menenangkan Avianna.
Setelah itu Baron Raven dan yang lainnya mengobrol, tak lama Baron Raven pun pamit pergi karena ada masalah administrasi kota, bergitu pun yang lainnya, satu persatu meninggalkan ruangan Reinherz, dan ketika mereka pergi dalam hati mereka, mereka berharap Reinherz baik-baiknya.
Beberapa Hari kemudian Reinherz membuka matanya.