Between The Strongest and The Weakest Family

Between The Strongest and The Weakest Family
Chapter 64: Take A High Risk To Win



“Halo Tuan dan Nyonya, lelang malam ini akan segera dimulai”


MC lelang sudah memulai acara lelang yang di selenggarakan, suasana didalam gedung menjadi bersemangat dan tegang, karena Item-Item yang di lelang.


“tapi sebelum mulai, aturan yang paling penting dalam lelang ini adalah tidak boleh ada kekerasan dalam lelang, jika terdapat ada gerak-gerik menyerang, maka pasukan yang kami siapkan akan menghabisi kalian sekaligus, tidak ada ampun bagi kalian” bilang MC dengan lantang.


MC kemudian melihat suasana peserta, dan sepertinya tidak ada yang melakukan gerak-gerik mencurigakan di awal, kemudian MC pun langsung memulai lelang Item pertama mereka.


“Baiklah kalau begitu..., untuk Item pertama yang akan dilelang adalah...”


Creak..


Creeakk..


Seorang wanita berpakaian kemeja dan celana hitam mendorong meja dorong, dan ada kain berwarna putih panjang yang menutupi Item didalamnya.


Wwwhhooosshhh...


MC langsung membuka Item tersebut, ketika membuka kainnya, terdapat berlian berwarna hijau bulat.


“Item pertama ini adalah berlian yang bisa melindungi dari segala macam serangan fisik dan magic, saya akan coba peragakan jika anda tidak percaya”


MC mengambil pisau dari pinggangnya, kemudian langsung melemparkannya ke berlian tersebut.


Whoosshh...


Cccllaanngg...


Berlian yang diserang langsung menyala dan mengeluarkan prisai magic yang mengelilinginya, pisau yang dilemparkan MC mental.


“Bagaimana..?, sudah kami buktikan fungsinya, kalau begitu tanpa lama-lama harga Item ini mulai dari 100.000 Gold, untuk menambahkan penawarannya adalah 50.000 Gold” bilang MC


beberapa orang pun ada yang tertarik dengan Item tersebut, mereka pun menambahkan penawarannya, Reed tidak tertarik dengan Item tersebut, walaupun bisa melindungi salah satu keluarganya tapi tidak akan berguna, karena keluarga Reed sendiri bisa menjaga diri mereka sendiri.


Berlian pun selesai terjual, kemudian seorang panitia membawanya ke back stage.


“Baiklah Item ini sudah terjual, kalau begitu kita langsung saja ke Item selanjutnya”


Kemudian lelang pun berlangsung kondusif, Item-Item pun terjual dengan harga yang fantastis, setelah Reed dan Diana menunggu lama, dan Item yang mereka tunggu-tunggu telah tiba.


“Baiklah.., tuan dan nyonya yang sekalian, Item yang akan kami keluarkan adalah material mentah, akan tetapi, material ini bisa memperkuat senjata yang ingin kalian buat, Item ini adalah Item yang sangat berbahaya dan berguna” bilang MC sambil tersenyum.


Setelah MC mengatakan kata-kata pembuka, panitia pun membawa Item tersebut ke stage, Reed pun merasakan aura yang sangat tajam dari dari Item tersebut, aura yang sama persis yang dikeluarkan oleh ayahnya, itu adalah aura Void Magic.


Wwwhhoosshh...


MC membuka kainnya, di atas meja terdapat Item berbentuk kristal berwarna ungu ke hitam-hitaman, dan Item tersebut mengeluarkan aura yang sangat tajam, beberapa orang di dalam ruangan merasa merinding akibat aura yang di keluarkan oleh kristal tersebut, kristal tersebut adalah Crystal Void Essence.


Reed menjadi sangat bersemangat melihat Crystal Void Essence yang dia cari selama ini, akan tetapi ketika Reed melihat sekitar, Reed merasa ada beberapa orang juga yang mengincar Crystal Void Essence, orang-orang tersebut merupakan dari organisasi dunia bawah.


“Aku tidak akan melewatkan ini” bilang Reed yang bersemangat.


MC pun langsung memulai penawarannya.


“Item ini adalah Crystal Void Essence, langsung saja harga Item ini mulai dari 1 juta Gold, untuk menambah penawarannya adalah 100.000 Gold dan boleh menembak harga lebih dari 100.000 Gold, untuk lelalangnya di mulai dari sekarang”


Kemudian dari tempat duduk bagian atas kanan, mengangkan papan dan menambah penawarannya.


“di atas sana menambah penawarannya sekarang menjadi 1.1 juta, apakah ada yang lain?” bilang MC.


Setelah penawaran pertama, ada orang yang duduk di kursi bagian tengah ruangan bertiga bersebelahan, mereka mengangkat papan penawaran mereka, ketika mereka mengangkat papannya, mereka langsung menembak harga.


“2.5 juta Gold” bilang sosok pria.


“wow... sangat fantastis, tuan yang hebat ini menambah penawaran dengan harga yang luar biasa, 2.5 juta Gold, apakah ada yang ingin menambah..?” bilang MC dengan nada yang bersemangat.


Peserta yang ada di ruangan pun tidak ada yang mau mengangkatnya, penawaran tersebut sangat besar, pria yang mengangkat papan tersebut pun terlihat tersenyum, dia melihat tidak ada yang berani menambah harga penawarannya.


“3 juta Gold” bilang Reed dengan lantang.


“Tuan yang hebat ini, menambahkan penawarannya menjadi 3 juta Gold, apakah ada lagi yang ingin menambah penawarannya?” bilang MC yang bersemangat.


pria yang tadi menjadi kesal, dia pun mengangkat papannya lagi dan menambah penawarannya.


“ 3.5 juta Gold” bilang pria tersebut.


“3.5 juta Gold...!!!!, apakah ada yang ingin menambahnya?” bilang MC


Reed langsung mengangkat papan miliknya lagi.


“4.5 juta Gold” bilang Reed.


“4.5 juta Gold...!!!, wow... penawaran yang sangat fantastis!!!, apakah ada yang ingin menambahkannya lagi?” bilang MC dengan lantang.


MC pun melihat-lihat sekitar ruangan, tidak ada satu orang pun yang berani untuk menambah penawaran yang melebih Reed, dan pada akhirnya MC memutuskan.


“Sepertinya tidak lagi yang menambah penawaran yang diberikan tuan ini, baiklah kalau begitu.., Item Crystal Void Essence terjual dengan harga 4.5 juta Gold!!!, selamat untuk tuan” bilang MC.


Reed pun merasa lega karena berhasil mendapatkan Item yang dia mau.


“sial..., aku menguras semua harta milikku” bilang Reed yang agak lemas.


“ahahaha.., tapi ini kan kapten yang mau” bilang Diana sambil tersenyum ke Reed.


“*haa..*\, tapi aku tidak menyesalinya\, dan akhirnya aku mendapatkan material yang aku butuhkan” bilang Reed.


Ketika sesi lelang Item Crystal Void Essence selesai, pria tersebut berserta dua temannya berdiri dari tempat duduknya, mereka memakai jubah berwarna hitam yang menutupi muka mereka, kemudian mereka pun pergi keluar ruangan, ketika mereka berjalan untuk pergi, mereka melewati Reed, ketika pria tersebut tepat di samping Reed, pria tersebut membisikan kata-kata ke Reed.


“Sepertinya hidup mu tidak akan lama lagi kawan” bilang pria tersebut dengan nada yang kesal ke Reed.


Reed yang mendengar kata-kata dari pria tersebut, Reed menghiraukan kata-katanya, dan pri tersebut berserta dua orang temannya meninggalkan ruangan.


Tak lama kemudian, acara lelang pun selesai, Reed pun pergi ke tempat pembayaran dan pengambilan barang, setelah Reed melakukan pembayaran, Reed akhirnya mendapatkan Crystal Void Essence, Crystal Void Essence ditempat di sebuah wadah pelindung kaca berbentuk kotak, dan di kaca tersebut di lapisi magic, Reed pun sangat senang.


“Akhirnya...!!!, aku mendapatkan Crystal Void Essence” bilang Reed yang kegirangan.


“*haa..* Kapten...\, bisakah anda tidak bersikap aneh dulu?\, simpan rasa senang anda dulu\, dan sebaiknya kita pulang dan amankan dulu barangnya” bilang Diana yang khawatir dengan kaptennya


“baiklah.. baiklah.., ayo kita pulang”


Reed kemudian pulang dengan membawa Crystal Void Essence di tangannya bersama Diana, Reed berekspresi sangat girang, mereka pun keluar dari gedung lelang, mereka berjalan pulang ke Hellbore Company Reed untuk menyimpan Crystal Void Essence.


Akan tetapi ketika di tengah-tengah jalan menuju pulang, Reed melihat ada tiga orang yang memakai jubah hitam, Reed langsung mengenali mereka, mereka adalah orang-orang yang ada dilelang tadi, mereka pun membuka jubah mereka, ternyata mereka dua orang laki-laki dan satu orang perempuan.


Satu laki-laki memiliki badan yang ramping akan tetapi berotot, dan yang satunya lagi memiliki badan yang besar dan berotot, sedangkan yang perempuan dia memiliki badan yang sangat ramping dan diwajahnya ada seperti make berwarna hitam vertikal di kedua matanya.


Reed yang awalnya girang mulai memasang wajah serius setelah melihat mereka, tapi Reed mencoba menghiraukan mereka bertiga, Reed pun berjalan seperti biasa dengan Diana.


Tap..


Tap..


Suasan ketika Reed berjalan menjadi sedikit tegang, Reed mencoba untuk tidak melakukan perkelahian, karena Reed emang sedang tidak ingin mencari gara-gara, yang Reed inginkan saat ini adalah pulang dan menyimpan Crystal Void Essence di tempat yang aman.


Reed pun berjalan biasa, akan tetapi tatapan mereka bertiga sangat tajam yang membuat Reed dan Diana tidak nyaman, ketika Reed berjalan dan sejajar dengan mereka, tiba-tiba sesuatu terjadi.


Wwwhhhooossshhh...


Clang....


Salah satu pria menyerang Reed dengan belati miliknya, akan tetapi dengan cepat Reed langsung menahan serangan pria tersebut dengan belati milik Reed yang dia simpan di pinggang.


“Apa yang kau lakukan bajingan...?!” bilang Reed yang kesal.