
“Apa yang kau lakukan bajingan...?!” bilang Reed yang kesal.
Reed menatap pria ramping yang menyerang dengan sangat tajam, wajah mereka berjarak sangat dekat, sampai-sampai Reed bisa menghafal wajahnya.
“KAPTEN..!!!” teriak Diana.
Clang....
Wwhhoosshh..
Brraakk...
Reed langsung menangkis serangan pria ramping dan menyerangnya dengan menendangnya.
“Apa yang kalian mau?” bilang Reed.
“Serahkan Item Crystal Void Essence kepada kami, maka kami akan mengampuni nyawa mu” bilang Pria ramping dengan senyum jahat miliknya.
“Huh...?!, kau fikir kau siapa..?, dari organisasi mana kau” bilang Reed.
“kau tidak perlu tahu siapa kami, dan dari organisasi mana kami, serahkan Crystal Void Essence milik mu atau kamu akan mati” bilang pria ramping.
“*haa..*\, sepertinya ini bukan hal yang bisa dibicaran baik-baik\, jadi aku tak punya pilihan lain” bilang Reed.
Reed mengangkat tangannya dan menjentikan jarinya.
Clak...
Wwhhoosshh...
Ketika menjentikan jarinya, salah satu anggota Night Hawk datang dari atas, kemudian berdiri dibelakang Reed.
“Siap kapten.., aku menunggu perintah anda selanjutnya” bilang salah satu anggota Night Hawk.
Reed mengampiri anggota Night Hawk yang berdiri di belakang, kemudian Reed memberikan kotak yang berisikan Crystal Void Essence miliknya, anggota Night Hawk pun mengambil kotaknya dan memegang kotak, Reed pun memegang kedua pundak anggota Night Hawk dan melihatnya dengan tatapan tajam.
“Jaga kotak ini.., jika terjadi apa-apa pada kotak ini kamu tahu kan konsekuensinya...” bilang Reed yang menatap anggota Night Hawk.
“Ba.. baiklah kapten..” bilang anggota Night Hawk.
“Bagus jika kamu mengerti” bilang Reed sambil melepaskan tangannya dari pundak anggota Night Hawk.
Setelah Reed menyerahkan kotak yang berisikan Crystal Void Essence miliknya, Reed kemudian kembali ke posisi nya dan menghadap tiga orang asing yang ada didepannya, akan tetapi anggota Night Hawk mengkhawatirkan kaptennya.
“terus bagaimana dengan kapten?” tanya anggota Night Hawk.
“Aku..?, kamu jaga saja dengan baik kotak itu dan biar aku saja yang mengurus mereka” bilang Reed sambil melepaskan pakaian formal miliknya.
Reed melepaskan pakaian formal jas miliknya, Reed sekarang hanya memakai kemeja putih miliknya.
“*haa..*\, sepertinya kapten mulai serius..\, kalau begitu aku pun tidak boleh main-main” bilang Diana.
Ssrraakkk...
Diana merobek gaun bagian bawah miliknya sampai ke lutut miliknya, tujuannya agar Diana bisa bergerak dengan bebas.
Reed mengambil dua belati satu belati lagi miliknya di pinggang, sedang Diana mengambil pedang miliknya yang di simpan di kaki miliknya, kemudian mereka berdua dalam posisi siap untuk menyerang.
“hah..., sepertinya kau mempunyai bantuaan, tapi itu tidak apa-apa, kau akan tetap mati” bilang pria besar.
“hehehe..., sepertinya ini akan menyenangkan, karena ada wanita juga disini, aku ingin bermain-main dengannya” bilang wanita.
Kali ini lawan mereka bukan orang jahat biasa, Reed dan Diana melawan tiga orang pembunuh di depan mereka, mungkin akan terjadi pertarungan segit.
“Kapten..., apakah kamu punya rencana” bilang Diana.
“sepertinya aku tidak punya rencana sama sekali, bahkan aku tidak menyangka semua ini akan terjadi, aku bisa melawan dua orang, jadi kamu harus melawan wanita tersebut dan cepat membantu ku” bilang Reed.
“baik kapten” bilang Diana.
“apakah kalian sudah selesai berbicara?, kalau sudah lebih baik kalian cepat mati..” bilang pria ramping.
Wwhhoosshh..
Pria ramping langsung menyerang dengan belati miliknya, serangan pria ramping sangat cepat, akan tetapi kecepatan serangan tersebut tidak berarti bagi Reed.
Ccllaanngg...
Reed menahan serangan pria ramping.
“serangan yang sama tidak ada gunanya bagiku” bilang Reed.
“hoo..., begitukah.., kurasa kau cukup percaya diri” bilang pria ramping.
Wwhhoosshh...
Tiba-tiba pria besar melompat dari belakang pria ramping, pria besar mengepalkan tangannya dengan kencang, kemudian mengeluarkan Aura Mana miliknya, dan dengan cepat memukul Reed.
Wwwhhhoossshh...
Bbrraaakkk....
“uuugghhh...”
Reed tidak bisa menghindar yang pada akhirnya Reed terkena pukulan yang sangat keras tepat di muka Reed, Reed terseret beberapa meter ke belakang.
“*cuih..*\, sial...” bilang Reed sambil meludah darah.
Ketika Diana melawan wanita pembunuh, Diana melihat kaptennya terkena pukulan yang cukup keras dan terseret.
“KAPTEN...!!!” teriak Diana.
Akan tetapi wanita pembunuh yang melihat ada kesempatan, wanita pembunuh menyerang Diana menggunakan belati miliknya dengan sangat cepat.
Wwhhoosss....
Diana melihat wanita pembunuh menyerang dengan cepat, Diana dengan cepat juga menahan serangan belati.
“Apa yang kau lihat ******..!!!, lawan mu adalah aku” bilang wanita pembunuh.
“cih..., dasar bajingan..” bilang Diana yang kesal.
Wwhhoosshh...
Slash..
Clang...
Diana tidak bisa menolong Reed, Diana sedikit khawatir dengan kaptennya, akan tetapi di sisi lain Reed sepertinya tidak mempermasalahkannya, Reed yang sehabis terkena pukulan, Reed menjadi tersenyum, pria ramping dan pria besar heran melihat Reed yang tiba-tiba tersenyum setelah di pukul tepat di mukanya.
“*haa...*\, ini sungguh menjadi pertarungan yang akan menarik\, badanku sudah lama tidak bertarung dengan siapa pun\, kuharap kalian bisa menghibur ku” bilang Reed yang sambil mengejek mereka.
“Dasar pria gila...!!!, kuharap kau bisa tersenyum lagi ketika kematianmu sudah dekat” bilang pria ramping.
“apakah kalian sudah selesai bicaranya” bilang Reed.
Ketika mereka berdua sedang berbicara, Reed mengeluarkan Aura Mana miliknya, Reed melapisi belati miliknya dengan [Weapon Enchant], Reed langsung menyerang.
Wwhhoosshh...
Pria ramping yang melihat Reed, dia pun menyerang Reed juga.
Wwwhhoosshhh..
Ccllaaannggg....
Pria Ramping dan Reed beradu pedang, akan tetapi ketika mereka beradu, Pria Ramping mengalami kesulitan, kekuatan Reed menjadi semakin bertambah.
“apakah ini semua kemampuanmu?” bilang Reed yang mengejek pria ramping.
“kkeeuukk..., bajingan..” bilang Pria Ramping yang kesal.
Ketika mereka beradu Pria Besar dengan cepat menyerang Reed dari samping.
Wwwhhoossshhhh...
Tap...
Dduuaarr...
Reed menghindari serangan Pria Besar dengan melompat ke atas, Reed langsung bermanuver dan dengan cepat menyerang Pria Besar dengan menendang kepalanya.
Wwwhhhoosshh...
Bbrraakkk...
Pria Besar terpental jauh akibat tendangan Reed yang sangat kuat, Reed mendarat ke tanah dan langsung mundur beberapa langkah untuk menjaga jarak dari Pria Ramping.
“Aku sekarang akan datang” bilang Reed sambil menunjuk ke Pria Ramping dengan pedangnya.
Wwwhhoosshh...
Reed menyerang lagi Pria Ramping, Pria Ramping langsung melakukan posisi bertahan.
Clang..
Pria Ramping menahan serangan Reed, akan tetapi Reed tidak berhenti hanya di situ, Reed menyerang Pria Ramping dengan cepat dan bertubi-tubi.
Whosh..
Clang..
Clang...
Pria Ramping tidak memiliki kesempatan untuk menyerang balik, akan tetapi tiba-tiba Pria Ramping menyerang balik Reed dan menahan serangan Reed.
Clang...
“Sekarang...!!!” teriak Pria Ramping.
Reed yang mendengar Pria Ramping berteriak seperti itu, Reed lupa kalau dia sedang melawan dua orang, dan Reed hanya berfokus sama Pria Ramping saja.
Wwhhoossh...
Tanpa disadari Pria Besar berlari menuju ke arah anggota Night Hawk, pandangan Reed sedikit teralihkan.
“sial...!!” bilang Reed.
Clang...
Pria Ramping tidak memberikan Reed kesempatan untuk menyerang temannya yang sedang menyerang anggota Night Hawk.
“Mau kemana kau..?, lawan mu adalah aku” bilang Pria Ramping.
Pria Ramping berusaha memberikan waktu untuk temannya mengambil Crystal Void Essence yang di pegang, Pria Besar pun berlari dengan sangat cepat menuju ke anggota Night Hawk yang sedang memegang Crystal Void Essence.
Anggota Night Hawk pun kaget melihat Pria Besar berlari ke arah dia untuk menyerang, Pria Besar yang sudah dekat dengan anggota Night Hawk, dia langsung mengepalkan tangannya yang besar, dan mengaliri tangannya dengan Aura Mana.
Whhhoosshh...
“Mati kau bajingan” bilang Pria Besar.
Pria Besar mengerahkan semua kekuatannya untuk sekali serang dan mendapatkan Crystal Void Essence.
Wwhhoosshh...
Brak...
Brak....