Between The Strongest and The Weakest Family

Between The Strongest and The Weakest Family
Chapter 58: The Lyx Contract



Mati 400.000x


Whosh...


Reinherz dan Sososk Lyx bertarung dengan sengit, semakin lama Reinherz bertarung, Reinherz menjadi cepat dan kuat, Reinherz tidak menyerah, dia terus belajar bagaimana cara melawan Lyx yang lebih kuat darinya, walaupum Reinherz harus merasakan siksaan dan kematian yang tak terhingga ketika melawan Lyx.


“Cih.., entah kenapa semakin lama dia bertarung, semakin kuat dan cepat serangan miliknya, dan entah kenapa dia memasang ekpresi seperti itu ketika bertarung” bilang Sosok Lyx yang heran.


Tap..


Tap..


Sosok Lyx dan Reinherz saling mundur dan menjaga jarak, Sosok Lyx merasakan Aura Mana milik Reinherz menjadi berkembang, Reinherz sekarang dipenuhi oleh Aura Mana yang berwarna hitam dilapisi dengan warna merah darah di dalam dirinya.


“hm..., anak ini sangat menarik” bilang sosok Lyx dalam hati.


Reinherz melakukan posisi ingin menyerang, Reinherz mengeluarkan Aura Mana miliknya dan mengalirkannya ke dua belati di tangannya.


Whosh...


Tanpa Reinherz sadari belati miliknya penuh dengan aura mana miliknya, akan tetapi Reinherz tidak melihatnya, Reinherz hanya fokus satu hal, yaitu mengalahkan sosok Lyx yang ada didepannya.


Whosh...


Reinherz maju menyerang sosok Lyx, sosok Lyx seperti biasa selalu diam ketika Reinherz menyerang.


Whosh...


Sosok Lyx menahan serangan Reinherz dengan satu belati miliknya, ketika Lyx menahan serangan Reinherz, Reinherz menyerang sosok Lyx lagi menggunakan magic.


“[Blaze]”


Whosh...


Sosok Lyx menjadi terbakar, ketika sosok Lyx terbakar, Reinherz bermanuver dan menendang sosok Lyx dari atas.


Whosh..


Brak...


Lyx menahan tendangan Reinherz dengan legannya.


“percuma saja...., serangan mu sangat mudah terbaca” bilang sosok Lyx yang sedang menahan kaki Reinherz.


Sosok Lyx langsung memegang kaki Reinherz yang dia tahan, kemudian Sosok Lyx melempar Reinherz.


Whosh...


Reinherz terlampar jauh, akan tetapi Reinherz berhasil berdiri di tanah dengan mulus.


“Cih...”


Reinherz tidak tahu sudah berapa kali dia mati, dia masih belum bisa mengalahkan Sosok Lyx, Reinherz tahu Sosok Lyx sangat kuat, dan sisi lain juga Reinherz merasa kesal kalau dirinya merasa lemah.


“apakah masih segini saja kemampuanmu?” ejek Sosok Lyx.


“Diam.., bajingan aku akan mengalahkan mu, walaupun aku harus mati terus menerus” bilang Reinherz yang kesal.


Reinherz melakukan posisi untuk menyerang, Reinherz membuang dua belati miliknya dan menggantinya dengan sebuah pedang, Reinherz langsung menyerang.


Whosh...


Reinherz melompat dan menyerang Sosok Lyx dari atas menggunakan pedang.


Sosok Lyx menahan serangan Reinherz dengan satu belati miliknya.


“sepertinya kau tidak pernah belajar” bilang Sosok Lyx.


“Diam kau bajingan..”


Sssrrriinngg..


Reinherz beradu pedang dengan sosok Lyx, Reinherz kesulitan menembus pertahan sosok Lyx, Reinherz kemudian mengeluarkan Aura Mana miliknya, dan mengalirkannya ke pedang.


Whoshh..


Sssrraaahhh...


Aura Mana yang keluar dari pedang milik Reinherz sangat besar, Sosok Lyx kaget melihat Aura Mana milik Reinherz yang sangat besar dan kuat.


Tap..


Tap..


Sosok Lyx menangkis serangan Reinherz dan mundur.


“sial.., bocah itu mengeluarkan aura mana yang kuat” bilang Sosok Lyx.


Reinherz mengeluarkan ekpresi yang serius, dia berkonsentrasi penuh dari sebelum-sebelumnya, Reinherz sekarang sudah menebus limitnya, bisa dikatan aura mana didalam dirinya sudah sama seperti milik Reed.


Whosh...


Reinherz di penuhi aura mana disekelilingnya, Reinherz langsung maju menyerang Lyx.


Whosh...


Reinherz dengan cepat menyerang Sosok Lyx.


Whosh..


Serangan Reinherz sangat cepat dan kuat, Sosok Lyx melihat ekpresi Reinherz yang awalnya tersenyum ketika bertarung, sekarag Reinherz menunjukan wajah yang sangat serius.


Reinherz dan Sosok Lyx bertarung dengan sangat sengit, Sosok Lyx menjadi terpojok karena serangan Reinherz yang semakin cepat dan kuat.


“Bocah Bajingan..!!!!” teriak Sosok Lyx.


Sosok Lyx yang kesal menangkis serangan Reinherz, Sosok Lyx kemudian menyerang Reinherz dari atas.


Whosh...


Reinherz berhasil menahan serangan Sosok Lyx, mereka berdua beradu pedang, pada saat mereka berdua beradu, Reinherz menggunakan kakinya untuk menendang kepala Lyx dari bawah.


Whosh..


Sosok Lyx yang melihat Reinherz menendang langsung menghindar serangan Reinherz, Reinherz yang melihat Lyx mundur, Reinherz melompat ke udara, kemudian Reinherz melepaskan pedangnya dan mengganti dengan tombak, Reinherz langsung bermanuver dan menyerang Sosok Lyx menggunakan tombak, Reinherz menendang tombak menggunakan ujung tombak miliknya, dan mencoba menusuk Sosok Lyx.


Whosh...


Sosok Lyx yang melihat Reinherz menyerang, Sosok Lyx menahan serangan Reinherz dengan menyilangkan dua belati miliknya.


“Cih.., sial...” bilang Sosok Lyx yang menahan serangan Reinherz.


Reinherz mencoba menusuk tombak menggunakan dorongan kakinya, Reinherz kemudian mengeluarkan Aura Mana yang kuat dan mengalirkannya ke tombak miliknya.


“AARRRGGHH...!!!” teriak Reinherz sambil mengeluarkan Aura Mana miliknya.


Aura Mana milik Reinherz menjadi tebal dan kuat, Reinherz pun berusaha mendorong tombak miliknya sampai menusuk ke tubuh Lyx, sosok Lyx pun kekusahan menahan.


Krak..


Krak...


Belati milik sosok Lyx hancur berkeping-keping, Lyx kaget melihat Reinherz yang berhasil melawan balik, dan pada akhirnya Reinherz berhasil menembus pertahan sosok Lyx.


Whosh..


Stab...


Tombak milik Reinherz menusuk dada Sosok Lyx dan menebus sampai kebelakang, dan Reinherz akhirnya mengalahkan Sosok Lyx walaupun cuma sekali, Sosok Lyx kemudian duduk tak berdaya akibat serangan Reinherz.


“aaarrrgghhh..., AHAHAHA..., sepertinya kau berhasil bocah” bilang Sosok Lyx sambil duduk.


“ha.. ha.. ha.., dengan ini aku bisa mengalahkan mu sekali” bilang Reinherz yang kecapean.


“Lalu apakah kau akan mengalahkan kan ku untuk yang kedua kali?” tanya sosok Lyx.


“ya.., walaupun butuh waktu yang lama, aku akan tetap akan mengalahkan mu sialan..” bilang Reinherz dengan serius.


“AHAHAHAHA...!!!, kau sangat menarik bocah, aku sangat tertarik dengan dirimu, apakah kau ingin melakukan kontrak dengan ku?” bilang sosok Lyx.


“Huh..?!, apa maksud mu?” bilang Reinherz yang bingung.


“jika kamu melakukan kontrak denganku, aku akan menjadi senjata terkuat untuk mu” bilang Lyx.


“emang bisa seperti itu?, bukankah kau The Void Magic hanya merusak saja, aku tidak pernah mendengar hal seperti” bilang Reinherz yang bingung.


“Cih.. Dasar bocah bodoh..., apakah kau tahu orang yang diluar yang bertarung denganku” bilang Sosok Lyx.


“aahh.., maksud mu ayah?”


“Ya.., dia juga adalah kontraktor Lyx”


“Apa..?!, aku tidak tahu itu” bilang Reinherz yang kaget.


“AHAHAHAHA...., sepertinya aku menemukan tuan yang cukup bodoh dan menarik” bilang Lyx sambil tertawa.


“Huh..?!, apa maksudmu bajingan..?!” bilang Reinherz yang kesal.


“kalau begitu..., apakah kau ingin melakukan kontrak dengan ku?” bilang Lyx.


“*haa..*\, seperti ini adalah hal yang menarik\, aku akan melakukan kontrak dengan mu” bilang Reinherz sambil tersenyum ke Lyx.


“Baiklah kalau begitu, aku Dark Askaroth akan melakukan kontrak dengan mu, dan bagaimana dengan mu bocah” bilang Dark Askaroth.


“Ya.., aku Reinherz Itzbal, aku akan menjadi kontraktor mu” bilang Reinherz.


Whosh...


Tiba-tiba Reinherz dikelilingi oleh aura berwarna hitam, dan disekitar Reinherz pun bergitu, yang tadinya padang rumput, sekarang menjadi aura hitam saja yang mengelilinginya.


“ Dengan ini sekarang aku akan menjadi senjata mu, dan dengan ini kamu berhasil selamat dari [The Trial Of Void, kalau begitu sampai ketemu lagi Reinherz”


Whosh..


Dark Askaroth perlahan-lahan menghilang, tinggal Reinherz sendiri di ruang yang hampa, dan Reinherz bersyukur ini sudah selesai.


“ha..., akhirnya aku bisa kembali, dan aku tidak sabar ingin melihat dunia luar” bilang Reinherz sambil tersenyum.


Whosh.....