AXELLE

AXELLE
Bab 57



Langkah Axelle terhenti saat akan naik motor untuk berangkat ke sekolah karena ponselnya berbunyi beberapa kali.


"Marsha? kenapa pagi pagi menlpon?!" Kata Axelle setelah meihat nama Marsha di ponselnya.


" Ya?" Jawab Axelle setelah mengangkat ponsel.


"Kau ada dimana?apa sudah berangkat ke sekolah?sama siapa?" Mrsha terus melontarkan pertanyaan pada Axelle.


"Aku masih dirumah. Ada apa?Apa kau sudah lama menunggu?" tanya Axelle karena merasa aneh dengan Marsha.


"Tidak ada apa apa. Cepatlah aku sudah menunggu." Nada suara Marsha terdengar kesal lalu menutup telpoon.


Axelle terdiam sejenak, merasa aneh dengan sikap Marsha yang tiba tiba marah seperti itu.


Axelle pun langseng memacu motornya dengan kencang. Saat sudah dekat dengan jalan yang biasa Marsha menunggu, Axelle melihat Marsha sedang berbicara dengan seseorang.


Axelle menghentikan motornya dan melihat situasi. Dia mengenali pria yang bersama Marsha, itu adalah anak baru yang bersama Haidar kemarin.


Tapi kenapa dia bersama Marsha pagi pagi begini ?dan apa yang mereka bicarakan hingga raut wajah Marsha terlihat kesal?


Axelle menyalkan motornya dan akan menghampiri Marsha dengan pria itu.Namun saat akan mendekat sebuah mobil berhenti di depannya dan menghalangi jalan Axelle dan membuatnya berhenti.


Saat mobil kembali jalan, Axell melihat pria itu sudah tak ada bersama Marsha. Axelle pun menghampiri Marsha.


"Kau dari mana dulu?lama sekali?" Marsha bertanya dengan nada sinis.


"Apa maksudmu?kenapa kau marah padaku?" tanya Axelle.


"Tentu saja aku marah!" Marsha setengah berteriak.


"Semalam Alby kerumahmu kan?" tanya Marsha.


Axelle terkejut karena Marsha tau ada Alby semalam.


"Bagaiman kau tau?" Tanya Axelle.


"Aku pasti tau kalau wanita itu ke rumahmu." Marsha seperti akan menangis.


"Alby hanya berkunjung dan kami tak melakukan apa apa." jawab Axelle.


"Apa kau yakin?"selidik Marsha.


"Memang apa yang akan aku lakukan?"Axelle mulai merasa kesal karena kecemburuan Marsha.


"Ayo berangkat." Ajak Marsha.


"Tunggu dulu." Axelle menahan Marsha.


"Kenapa?"


"Tadi kau bersama siapa?apa hubungan mu sebenarnya dengan pria tadi?" tanya Axelle.


DEG..


Marsha terperanjat .Sikapnya menjadi kaku karena tiba tiba Axelle bertanya seperti itu.


"A,,apa maksudmu?pria siapa?" Marsha balik bertanya.


"Kau jangn membohongiku. Sepertinya kau mengenal baik oramg itu." kata Axelle.


"Apa sih, Aku gak kenal siapa maksudmu. Mungkin dia hanya menanyakan jalan saja." Jwab Marsha.


"Sudah ah, Ayo berangkat." Marsha mengalihkan pembicaraan dan menarik Axelle.


Axelle tidak bertanya apapun lagi. Dia selalu merasa luluh jika marsha sudah bersikap Manja padanya.


Mereka pun akhirnya berangkat dan tanpa sepengetahuan Axelle, Haidar sedang memperhatikan mereka dari kejauhan dengan senyum menyeringai.


Sesampainya di sekolah, Raymond Alby dan Farrel pun sampai di sana. Axelle terlihat senang saat melihat Farrel kembali ke sekolah dan sudah pulih.


Axelle berniat menghampiri mereka, namun Marsha menahan tangan nya aga tidak pergi mengahampiri kawan kawannya.


"Ada Alby disana."kata Marsha.


Axelle pun menghentikan langkahnya. Dia merasa serba salah antara sahabat dan kekasihnya.


Namun hati Axelle lebih berpihak pada kekasihnya itu dan dia pun menurut saja saat Marsha membawanya mask ke kelas.


Raymond merasa sangat geram ketika melihat Axele yang sama sekali tak peduli dengan nya dan yang lain.


"Lihat lah. Sekarang dia sudah menjadi budak cinta. Aku muak melihatnya." Ucap Raymond.


" Tenanglah, kita akan lihat seberapa jauh Axelle akan bertahan setelah tau semuanya." pungkas Alby.


Raymond dan Farel saling menatap tak mengerti ucapan Alby, namun mereka sepertinya sangat ingin melihat Axelle kecewa karena marsha.