
Di sekolah ketika jam istirahat.
Marsha mengajak Axelle ke kantin ketika bel istirahat berbunyi. Marsha langsung memeluk tangan Axelle dan menariknya keluar kelas.
Raymond dan Alby yang melihat sikap Axelle yang sepertinya tak bisa menolak ajakan Marsha hanya bisa diam penuh kekesalan.
"Pelan-pelan saja,tidak usah buru- buru begini.' kata Axelle saat Marsha menarik berjalan begitu cepat.
"Biar saja.Kalu tidak cepat nanti kau akan di dekati Alby lagi.' jawab Marsha dengan wajah cemberut.
Axelle hanya tersenyyum dan menggelengkan kepala,Dia merasa Marsha sangan imut saat dia merasa cemburu.
Senyuman Marsha perlahan menghilang dan langkahnya pun melambat saat dia melihat Haidar berjalan ke arah nya bersama dengan seorang yang dia kenal.
" Rafka!" gumamnya.
Axelle yang merasa aneh melihat langkah Marsha yang melambat pun akhirnya menoleh ke arah Haidar.
Haidar yang menyadari ketegangan di wajah Marsha pun tersenyum dan berhenti tepat di depan Marsha dan Axelle.
Marsha terlihat sangat tegang karena Axelle ada bersamanya sedangkan Hiadar malah membawa Rafka ke depannya.
Haidar tak mengatakan apa- apa. Dia hanya berdiri dan tersenyum menatap Marsha yang ketakutan.
Axelle sepertinya mengenali anak laki-laki yang bersama Haidar, Namun dia lupa dimana dia pernh melihat nya.
"Jangan menghalangi jalan kami." kata Axelle kareena Haidar terus berdiri di depannya.
Haidar hanya tersenyum dan kemudian dia menepi dan mempersilahkan Axelle pergi .
Axelle merasa aneh dengan sikap Haidar, namun dia buru-buru menarik tangan Marsha dan membawanya pergi dari hadapan Haidar.
Sekilas Marsha melihat Haidar tersenyum menyeringai saat dia melewatinya.
" Ada apa dengan si brengsek itu. Kenaapa dia harus menghalangi jalan ku." Axelle terlihat kesal saat dia sudah ada di kantin bersma Marsha.
" Sudahlah jangan di pikirkan." kata Marsha sambil menyeruput minumannya.
" Tapi,,,sepertinya aku pernah melihat anak laki- laki yang bersamanya tadi." Ucap Axlle.
Degg..
Jantung Marsha seakan terhenti saat Axellle mengatakan itu.
Tidak! Jangan janga Axelle tau tentang Rafka! Batin Marsha.
" Tapi aku lupa dimana aku pernah melihat nya." pungkas Axelle.
" Mungkin dia orang lain. Kan banyak orang yang wajahnya mirip." Marsha tertawa kaku.
"Aku ke toilet sebentar ya?" kata Marsha yang langsung berdiri dan pergi meninggalkan Axelle.
Marsha buru-buru pergi mencari Haidar kesana kemari dan menemukaan nya di atap sekolah tempat favorit Haidar.
Marsha pun terkejut karena Rafka pun ada di sana bersama Haidar.
" Apa maksd semua ini?" tanya Marsha dengan nada Marah pada Haidar.
" Apa?" Haidar malah balik bertanya dengan santainya.
" Kenapa dia ada disini?!" Marsha menunjuk ke arah Rafka.
" Hei,,Heei..sabarlah." Haidar mendekati Marsha.
" Jangan berlaku tidak sopan terhadap suami mu." Bisik Haidar di telinga Marsha.
Mata Marsha terbelalak dan langsung mendorong Haidar menjauh darinya.
" Jangan bicara sembarangan." Pekik Marsha.
Haidar tertawa melihat Marsha ketakutan.
" Kau..kenapa bisa ada di sini? cepat pergi dari sini." kali ini Marsha bicara pada Rafka.
" Kau tau, aku tidak ingin siapapun tau tentang semuanya.' Kata Marsha.
" Kau pikir aku peduli dengan semua ini?" jawab Rafka dengan acuh.
" Apa?" Marsha terkejut dengan jawaban Rafka.
" Aku hany peduli dengan uang saja dan mengikuti perintah orang yang memberiku uang.' Kata Rafka smbil meninggalkan Marsha dan pergi turun ke bawah.
" Hei kau!!!Tunggu!!!" Teriak Marsha dan langsung menyusul Rafka turun.
Rafka tidak menggubris panggilan Marsha yang mengejarnya.Dia terus berjalan turun tanpa memperdulikan marsha.
"Rafka tunggu!!"
Rafka sudah menghilang dari pandangan, saat Marsha masih mengejarnya dan di ujung tangga tiba-tiba kaki Marsha terpeleset .
KyAAAAA,,,
Marsha menjerit dan hampit terjatuh,tapi seseorang menahan tubuhnya hingga dia tak jadi terjatuh ke bawah.
" Terima kasih." ucap marsha saat dirinyya sudah bisa berdiri kembali.
Tapi Marsha begitu terkjut ketika tau bahwa yang menolongnya barusan adalah Alby!