
Alby, Farrel dan Raymond sedang berjalan menuju kantin. Seperti Biasa, Farrel berjalan dengan mennebarkan pesona dan menggoda para gadis yang lewat.
Sedangkan Raymond yang selalu mengingatkan Farrel dengan memukul pundaknya. Lain hal nya dengan Alby yang sepertinya celingak celinguk mencari sesuatu.
Senyum Alby terlihat mengembang saat dia melihat Axelle yang bejalan dari arah tangga atap sekolah.
Alby langsung berlari ke arah Axelle.
"Kau dari mana saja?kami mencari mu dari tadi." kata Alby.
'Aku hanya mencari angin saja tadi." jawab Axeelle.
"Xell, tangan mu kenapa?" tanya farrel saat mlihat tangan Axelle yang memerah.
"Tidak apa-apa, tenang saja," jawab Axelle menarik tagan nya dari Alby.
"Benar? Tapi kenapa tangan mu seperti bekas gigitan?" tanya Alby sambil menyentuh tangan Axelle yang merah.
Tanpa di sadari Axelle tersenyum saat teringat kembali Marsha yang menggigit tangan nya. Lalu dia berjalan di ikuti farel dan Raymond.
Alby terdiam dan merasa aneh saat melihat senyuman Axelle. Baru kali ini Axelle tersenyum seperti itu dan Alby sepertinya tidak suka. Kemudian Alby berjalan mendekati sahabatnya yang lain dan memilih bangku di samping Axele.
Saat Axelle dan ketiga kawan nya sedang menikmati makanan dan minuman mereka di kantin. Mata Axelle tertuju pada Marsha yang duduk sendirian di kursi paling ujung sendirian.
Dia sdang makan Mie dan segelas minuman dengan lahap dan sepertinya tidak menyadari keberadaan Axelle disana.
Axelle menatap Marsha cukup lama dan sepertiya tanpa dia sadari lagi dia tersenyum melihat cara makan Marsha.
Alby yang menyadari apa yang di lihat Axelle pun menatap Marsha dan yang dia pikirkan adalah Marsha gadis yang aneh. Entah kenapa Axelle sepertinya tertarik pada gadis itu.
Pandangan Axelle tiba-tiba terganggu karena Haidar yang datang dan duduk di depan Marsha.
Tatapan Axelle langsung berubah dingin saat melihat Haidar ada disana. Haidar sengaja duduk di depan marsha karena saat da masukke kantin, dia melihat Axelle yang menatap Marsha yang sedang makan.
Dia ingin tau reaksi Axelle saat dia duduk di hadapan Marsha.
"Sepertinya kau kelaparan."' kata Haidar membuat Masha terkejut.
"Uhuk..uhuk.." Marsha sampai tersedak karena melihat Haidar di depan nya.
"Hei pelan-pelan saja." Haidar tertawa karena Marsha begitu kaget.
Marsha berniat mengmbil minuman nya namun dengan jahil, Haidar mengambil minuman Marsha dan meminum nya.
Haidar menghabiska minuman Marsha dan menyimpan nya di depan Marsha saat minuman itu udah habis lalu tersenyum puas.
"Kau..uhuk..uhuk.." Marsha kembali batuk-batuk.
Bukan nya menolong, Haidar malah menonton Marsha yang batuk- batuk sambl tertawa.
Axelle melihat kejadian itu dan dia merasa tidak suka dengan perlakuan Haidar pada Marsha.
Axelle memperhatikan Haidar dan saat kelakuan Haidar berebihan terhadap Marsha, saat itulah naluri nya menyuruh Axelle untk membantu Marsha.
Axelle bangun lalu pergi mengambil air mineral dan berjalan ke arah Marsha. Farrel, Raymond dan Alby yang sedang asyik menobrol langsung terdiam karena melihat Axelle yang tiba-tiba bangun mengambil minuman lalu pergi meningglkan kursi nya.
"Xell,mau kemana?" tanya Farrel tapi Axelle tidak mendengar nya .
farel dan Raymond saling tatap-tatapan tidak tahu Axelle mau kemana. Sedangkan Alby sepertiny tau Axelle akan kemana dan ia terlihat kesal.
Axelle melihat Marsha yang terus batuk tapi Haidar malah menertawakan nya. Axelle kemudian mendekati Marsha dan mnyimpan air mineral di depan Marsha sambil menatap tajam ke arah Haidar.
Haidar yang sedang asyik menertawakan Marsha langsung diam saat melihat Axelle memberi minuman pada Marsha tapi ia langsng tertawa kecil dan berdiri.
Marsha sendiri terkejut melihat Axelle yang menaruh air di depan nya dan membuat nya sedikit salah tingkah.
"Wah,,sepertinya ada pahlawan kesiangan disini." ejek Haidar.
Axelle sama sekali tak meladeni omongan Haidar.
"Kenapa kau peduli pada nya?" tanya Haidar.
suasana di kantin sepertinya mulai memanas karena mereka saling berhadapan. Dan semua orang disana mulai berbisik dan ketakutan.
"Aku sudah bilang kan dia milik ku?" Ucap Haidar,
"Jadi terserah padaku mau melakukan apa saja pada nya." lanjutnya sambil tersenyum.
"Heei,,kau.." Marsha merasa keberatan mendengar perkataan Haidar.
BUUUKKKK...
Tiba-tiba Axelle memukul Haidar dan membuat semua orang terkejut.