WINDING LOVE

WINDING LOVE
KEKASIHNYA



"Aku se ... maskudku kekasih Evan yang akan tinggal di sini mulai hari ini. Perkenalkan namaku Keiko Sora, bisa kau panggil Kei saja sebagaimana Evan memanggilku. Aku datang jauh dari Jepang karena merindukan Evan.”


Jelasnya dengan santai, ia dapat melihat ada guratan kemarahan pada wajah Genevia. Tapi dirinya merasa tidak peduli sama sekali.


Mendengar wanita yang baru ia ketahui bernama Kei tanpa tahu malunya mengatakan bahwa ia kekasih suaminya, terlebih wanita di depannya itu terlihat sangat percaya diri membuat Genevia merasa geram.


Dan wanita itu juga mengatakan akan tinggal di sini mulai hari ini, sungguh hati Genevia rasanya ingin meledak. Ia meras mulai sulit mengendalikan emosinya.


“Kau mau mengatakan apa tadi, se? Selingkuhan maksudmu? Tapi sepertinya kau cukup tau malu untuk tidak mengatakannya di depan istrinya.” Ujar Genevia geram.


Keiko merasa sedikit gugup karena hampir kelepasan berbicara. Namun saat Genevia menuduhnya begitu, ia menjadi lega.


“Benar, awalnya aku akan mengatakan itu, namun saat mengingat jika Evan yang berselingkuh dari ku, maka aku tidak jadi mengatakannya. Dan nyatanya di sini kau lah yang menjadi selingkuhan Evan, bukan aku. Aku juga tahu pernikahan kalian hanya sebatas hubungan bisnis.” Genevia semakin geram mendengar ocehan wanita di depannya.


Moodnya menjadi buruk karena kedatangan wanita itu. Daripada lama-lama meladeni wanita tidak tahu malu di depannya itu, Genevia lebih memilih pergi dari sana setelah mengatakan.


“Jika Evan mengizinkan, aku tidak berhak melarang mu untuk tinggal di sini.” Ujar Genevia dengan tatapan tajam. Kemudian ia berlalu pergi.


Keiko mengelus dadanya yang nampak lega setelah Genevia pergi. Evan benar benar keterlaluan karena menempatkan dirinya di situasi mencekam seperti ini.


Istri Evan itu tampak menakutkan ketika sedang emosi, apalagi tatapan tajamnya itu membuat nyali Keiko seketika menciut.


Genevia memilih pergi ke kamarnya yang lama tidak ia tempati setelah ia tidur bersama Evan di kamar pria itu.


...🥀🥀🥀...


Saat ini Evan dalam perjalanan pulang ke rumahnya, ia juga sudah tahu jika saat ini Keiko telah berada di rumahnya. Dirinya yakin Genevia pasti marah atau sekedar kesal saat ini dengan kedatangan Keiko. Tapi Evan juga tahu, pasti wanita yang berstatus istrinya itu juga merasa sedih dengan keadaan yang dirinya buat ini.


Sesampainya di rumah, Genevia menyambut nya seperti biasanya. Namun wajahnya nampak redup dan layu hari ini, Evan tahu alasannya karena apa.


Saat sampai di ruang keluarga, Keiko tiba-tiba berhamburan memeluk Evan dengan erat. Ia begitu merindukan Evan karena mereka telah lama tidak bertemu. Dan Evan membalas pelukan sepupunya itu, ia juga sedikit merindukan Keiko.


Genevia yang berada di belakang Evan merasa terluka melihat adegan pelukan di depannya. Ia tersenyum miris dengan perlakuan Evan yang membalas pelukan Keiko di depannya. Kini ia yakin, Keiko memang kekasih Evan, ia dapat melihat bagaimana mereka terlihat akrab.


“Dia ingin tinggal di sini, jika kau mengizinkan aku juga tidak keberatan.” Ujar Genevia membuat dua sepupu yang saling merindukan itu melepaskan pelukan mereka.


Mendengar perkataan Genevia, Evan mengangguk mengerti. Ia menatap Keiko, “Aku mengizinkannya, dia berhak juga tinggal di rumahku.” Ujar Evan tanpa memikirkan perasaan Genevia.


Genevia yang mendengar perkataan Evan yang mengizinkan Keiko tinggal di rumahnya, tersenyum tipis. Ia sudah menduga, Evan kan mengizinkannya. Tanpa berkata apapun lagi, Genevia berlalu pergi meninggalkan mereka.


Genevia masuk ke kamar Evan dan mengemasi barang-barangnya untuk dipindahkan ke kamar yang dulu ia tempati. Keiko akan tinggal di sini, mereka pasti akan satu kamar bukan?


Kemarin-kemarin dirinya masih bersemangat untuk meluluhkan hati Evan, suaminya. Namun setelah kehadiran wanita itu terlebih Evan mengizinkannya tinggal di rumah bersama mereka. Membuat semangat Genevia luntur seketika, ia tak lagi berminat untuk meluluhkan hati Evan. Biarlah perasaan cintanya ia simpan sendiri.


NEXT .......