
Sesampainya di rumah orang tuanya, Genevia menyalurkan kerinduan dan keluh kesahnya melalui pelukan erat.
Tuan dan Nyonya Albert rupanya peka terhadap apa yang sedang Genevia rasakan. Meski tidak tahu apa yang terjadi dengan Genevia, namun mereka tahu Genevia sedang tidak baik baik saja.
Setelah istirahat sebentar untuk menghilangkan lelah karena perjalanan yang lumayan lama, Genevia menemui kedua orang tuanya.
Setelah sampai, Genevia juga telah mengabari Evan bahwa ia kan menginap di rumah kedua orang tuanya. Dan Evan tidak keberatan sama sekali, telah ia duga memang akan seperti itu.
Genevia menceritakan apa yang tengah ia alami kepada Tuan Albert da Nyonya Albert. Mereka tidak dapat menyalahkan Evan atas apa yang Genevia alami.
Karena telah disepakati sebelum pernikahan, bahwa pernikahan ini hanya sebatas hubungan bisnis tidak lebih.
Meski Tuan Albert bisa saja menggunakan kekuasaannya untuk membuat Evan menghargai putrinya, namun hal itu tidak ia lakukan.
Karena sebagai seorang yang terpandang, dirinya harus menjadi sebuah contoh yang baik. Ia tidak akan mengingkari kesepakatan dan mencampuri urusan rumah tangga anaknya itu.
Peran dirinya dan istrinya saat ini hanyalah dapat memberi dukungan untuk membuat Genevia kembali semangat dan ceria.
“Rupanya dia memiliki kekasih Dad, Mom” Keluh Genevia.
Tuan Albert yang mendengar penjelasan anaknya merasa tidak yakin dengan apa yang Genevia bicarakan. Berdasarkan info yang ia dapat, Evan tidak pernah menjalin hubungan dengan siapapun selama ini sebelum menikah dengan Genevia.
“Bisa saja mungkin rekan kerjanya nak, berdasarkan informasi yang Daddy miliki Evan tidak pernah memiliki teman dekat wanita ataupun seorang kekasih.” Tuan Albert mengatakannya dengan yakin.
“No Dad, cara mereka tidak menunjukkan jika mereka hanyalah rekan kerja. Tampak begitu dekat dan terlihat romantis.” Ujar Genevia merasa sedih.
Tuan dan Nyonya Albert tidak tega melihat putrinya yang sedang bersedih. Merekapun meyakinkan kepada Genevia bahwa kalaupun Evan memiliki kekasih, Tuan Albert yakin itu hanyalah masa lalu.
Karena selama ini Evan juga tak pernah bertemu wanita manapun selama Tuan Albert mengawasinya. Mereka menyemangati Genevia untuk terus berjuang meluluhkan hati Evan.
Benar apa yang kedua orang tuanya katakan, mungkin wanita itu hanya masala lalu Evan. Dirinya yang akan menjadi masa depan Evan dan yang akan meluluhkan hatinya.
Setelah mendapatkan semangat dan mood nya kemabli Genevia memutuskan untuk pulang ke rumah Evan. Ia membatalkan rencananya yang akan menginap, karena kini tekadnya untuk meluluhkan hati Evan semakin tinggi.
...🍇🍇🍇...
Sejak kejadian David pergi begitu saja meninggalkannya. Bahkan berhari-hari ia masih mengharapkan kedatangan pria itu, namun tetap tak kunjung datang.
Membuat Genivee meragukan perasaan David kepadanya. Ditambah setelah mengetahui bahwa pria yang merupakan ayah bayi yang ia kandung, adalah keturunan Sanders semakin mendukung pemikirannya.
Orang-orang berkuasa seperti Sanders dengan mudah mendapatkan seorang pendamping. David tidak mengetahui identitas asli dirinya. Lalu apa yang pria itu cari dari dirinya? jika bukan hanya untuk bermain-main saja padanya.
Sejujurnya mengetahui jati diri Steven sebenarnya, tidak hanya membuatnya terkejut tapi juga kecewa. Karena semenjak ia mengetahui hal itu, membuat ia meragukan ketulusan perasaan David.
Saat ia mengetahui hal itu dari Tuan Sanders, Genivee memaklumi sikap David yang langsung pergi saat mengetahui kehamilannya. David pria yang memiliki sebuah kekuasaan, sedangkan setahu David dirinya adalah orang biasa.
Karena selama ini rupanya David hanya ingin bermain-main dengannya. Tidak akan mungkin pria itu menginginkan seorang anak darinya. Ia juga ingat saat pria itu menuduh jika semua kebenaran tentang kehamilannya hanyalah tipuan untuk membuat David menikahinya.
Kini semua tertera jelas bahwa David memang hanya bermain-main dengannya. Jika pria itu mencintainya, tidak mungkin pria itu meninggalkan dirinya dalam keadaan mengandung anak pria itu.
Namun kini hatinya bertanya-tanya dengan apa yang David lakukan. Pria itu mengatakan mencintai dirinya? benarkah? atau semuanya memang hanya tipuan David untuk membuat Tuan Sanders tak lagi marah dan menghukumnya.
Hanya satu yang pasti dan ia yakini, David tidak mencintainya.
Tanpa menanggapi ucapan pria itu yang menurutnya hanyalah kebohongan, Genivee pergi dari hadapan David.
NEXT .......