
Berniat untuk membantu Zack. Yohan justru sudah di sambut terlebih dahulu oleh sang pemilik markas. Yang ternyata sudah mengetahui akan kedatangan nya.
Yang akhirnya memaksa Yohan untuk menyelesaikan permasalah terlebih dahulu. Dari pada harus menolong Zack terlebih dahulu. Di kala Zaken adalah tujuan utama ia datang jauh-jauh ke sini. Yohan ingin segera menyelesaikan pembalasan dendam nya pada Zaken.Tokoh utama yang telah menghancurkan pohon cemara keluarga nya.
Yohan mulai mengayunkan pedang katana miliknya. Sebelum akhirnya ia berlari menyerang Zaken terlebih dahulu.
Ting...Ting...Ting.....
Sungguh sengit dengan lawan dan musuh yang sama-sama jago memainkan pedang.
Brakk......Baru juga menginjak kaki di ruang bawah tanah. Di kala sejak tadi menunggu tidak ada yang aneh. Zack memutuskan untuk langsung turun. Namun tiba-tiba saja seseorang menendang punggungnya kuat sampai ia terungkap ke lantai yang di penuhi jerami.
Seett.....Pedang milik Zaken berhasil membuat gorengan dalam di lengan tangan Yohan.
Yohan terdiam sejenak genggaman tangan nya semakin kuat menggenggam erat gagang pedang ini.
Zaken yang sudah tidak ingin menunggu menyerang Yohan terlebih dahulu. Yohan semakin di buat kewalahan oleh serangan brutal Zaken yang sangat lincah dan hebat mengayunkan pedang nya. Ia lebih kuat dan jago dari pada Yohan.
Namun lambat lau Yohan berhasil mengimbangi permainan Zaken yang sudah mulai terlihat kelelahan. Sebagai mungkin Yohan memanfaatkan momen ini untuk segera menyudahi perkelahian. Walaupun ia sendiri juga sudah sangat kelelahan di tambah lagi dengan luka sayatan di lengan tangan yang sudah cukup banyak mengeluarkan darah.
Berhasil menendang genggaman tangan Zaken sampai pedang itu terlempar dari genggaman tangan nya. Yohan langsung mengayunkan pedang nya tanpa ragu cepat menebas leher Zaken. Sampai kepala pria ini terlepas menggelinding jauh dari tubuh nya.
Pedang berlumuran darah ini masih ada dalam genggaman tangan nya. Perhatian nya yang tajam dan dingin menatap tubuh bersimbah darah itu.
"Cukup sampai di sini. Jangan halangi jalan ku jika kalian masih ingin hidup",ucap ku di susul melangkah pergi mengambil tas berisikan senjata sebelum akhirnya benar-benar pergi.
Di situlah para anak buah Zaken hanya terdiam memberikan jalan. Mereka semua memilih menuruti keinginan Yohan dari pada harus melawan membalaskan dendam kematian tuannya.
Bragk......Zack menahan tendangan kuat musuhnya dengan kedua tangan yang menyilang di depannya. Sayangnya hal itu malah membuat tubuh terpental terjauh tersungkur jauh. Karena tendangan susul yang mendarat dengan baik di pipi nya kuat.
Tersenyum sinis,"CK, aku pikir melawan seorang detektif akan menantang",potong Nova."Ternyata sangat membosankan, seorang detektif sungguh sangat lemah".Di susul tawa terbahak-bahak nya.
Lantas Zack langsung kembali beranjak dari tempat nya tersungkur jatuh. Ia mengusap lembut sudut bibir nya dengan jari jempolnya. Zack mengangkat tangan nya melihat jam tangan yang melingkar di sana,"5menit, 1menit cukup".Di susul tatapan serius dingin pada Nova.
Zack berlari ke arah Nova. Menyerang Nova lebih duluan. Membuat dirinya kaget dan kewalahan. Karena serangan yang di berikan oleh Zack sangat berbeda saat di awal. Zack jauh lebih lincah dan jauh lebih kuat dari sebelumnya.
Ia mengayunkan kaki kanan nya dengan sangat cepat ke arah Nova terhenti mendarat di pelipis kepala Nova. Sampai akhir nya Nova terpental tersungkur jauh. Membentur dinding penjara.
Belum puas sampai di situ. Zack mendekati Nova yang sudah sangat lemah. Ia melingkarkan genggaman tangan nya di leher Nova. Mengangkat tubuh itu tanpa melepaskan cengkraman tangan nya. Membuat Nova sedikit meronta, ia juga berusaha untuk terus menendang Zack lebih kuat. Namun Zack tetap terdiam tidak merasakan ke sakitan.
"Tidak baik melihat seseorang dari cover sampul nya Nona".Brakkk....Zack melempar tubuh Nova sampai terhenti membentur dinding penjara membuat ia tidak bergerak lagi sana.