
"Kami memberi hormat kepada, Paduka Lord Welliam Cornelis Lorddark's"
DEG!
Kata-kata yang diucapkan dengan serentak, begitu mengejutkan Duke Efran. Dia menatap tidak percaya kepada Welliam yang masih menatapnya dari singgah penguasa itu. Keringat dingin perlahan menurun dari dahinya, matanya terlihat bergetar.
Efran yang berasal dari kaum Mirach begitu sangat ketakutan, saat mereka memanggil Pangeran Welliam dengan sebutan Lord.
"A-anda.., adalah Lo-Lord?!"
Welliam menyukai tatapan ketakutan dari Efran. Senyum penuh kepuasan terukir dibibirnya, yah ini adalah rahasia terbesarnya. Tidak ada satupun rakyat di luar sana yang mengetahui ini, kecuali anggota keluarga Kerajaan dan staf Kerajaan Lucifer Kingdom.
"Ini tidak mungkin. Bagaimana bisa anda menjadi Lord, sedangkan Lord Fedrick masih berdiri sebagai penguasa! Bahkan kami (rakyat) tidak mengetahui apa pun mengenai penobatan anda, Yang Mulia Welliam?!"
"Cih! Apanya yang tidak mungkin? Kau sudah mendengarnya dari mulut para Tetua Darkness World, bahwa saat ini aku lah pemimpinnya!"
"Ini sungguh keterlaluan, bagaimana bisa anda membohongi seluruh rakyat! Anda menipu semua kaum dengan statusmu sebagai Pangeran Demon?"
"Berisik. Alberd! Sebagai Lord dunia Darkness World. Aku memerintahkanmu untuk mengeksekusi mati Duke Efran! Semua dosa yang telah ia lakukan dan juga pengkhianatan kepada Lucifer Kingdom, sudah tidak bisa lagi termaafkan. Maka dari itu, Duke Efran Carstellin akan di jatuhi hukuman mati!"
"Yes, my Lord!"
Mendengar titah dari Welliam, Alberd mulai berubah menjadi Shift Serigala berukuran besar dan berwarna putih keabu-abuan. Matanya berkilat berwarna kuning keemasan.
Sedangkan Duke Efran sudah sangat ketakutan. Tidak boleh, dia tidak boleh mati begitu saja.
"Ini tidak benar, diamana Lord Fefrick? Saya harus mendengarnya send---"
"Apa yang ingin kau dengar?"
Fedrick akhirnya menunjukan dirinya.
Sejak kedatangan Duke Efran, dia sudah lama berdiri di balik pilar emas sembari mendengarkan perdebatan mereka.
"Lord katakan bahwa semua ini hanya kebohongan?"
"Kau sudah mendengarnya, saat ini Putraku lah yang memimpin dunia ini. Dengan kata lain aku bukan lagi seorang Lord."
"Sejak kapan? Sejak kapan Pangeran menjadi Lord dan kenapa anda menyembunyikannya?"
Fedrick menghela nafas lelah. Ini semua karena rencana putranya yang ingin merahasiakannya dari rakyat, dan membiarkan Fedrick menjadi Lord palsu memggantikannya, sampai waktu yang tepat untuk menyatakannya. Argh! Semua jadi memusingkan.
'Sungguh Putra yang menyebalkan, kenapa dia bisa persis seperti Ibunya-_-'
Welliam yang mengetahui isi kepala Ayahnya, tersenyum senang meski samar. Ia tidak bermaksud membohongi seluruh kaum atau pun membuat Ayahnya susah, karena harus menggantikannya di depan publik.
Tapi inilah caranya dia berkuasa, dengan berdiri menjadi bayangan Lord maka kalian akan mengetahui mana yang kawan atau pun lawan. Lagi pula jika dia menyelesaikan semua masalah dengan turun tangan langsung, dia jadi semakin memahami arti dari seorang penguasa.
"Sejak Welliam berusia 18 tahun, dia sudah kuangkat sebagai Lord. Semua sistem pemerintahan yang kalian sanjung-sanjungkan, adalah perintah di bawah kendali Welliam. Alasan untuk tetap merahasiakannya hingga waktu yang tepat, adalah untuk memahami semua permasalahan. Jika semua musuh masih beranggapan aku seorang Lord maka Welliam akan memahami kelompok pengkhianat yang selalu menyamar menjadi sosok lugu dihadapan Lord."
"Tidak! Ini---"
"Duke Efran, kenapa kau begitu gelisaha? Meski saat ini dia bukan Lord. Cepat atau lambat Welliam pun pasti akan menggantikan posisiku."
Benar, yang dikatakan Lord Fedrick memang benar. Lagi pula semua sudah ketawan, kenapa lagi dia harus beralibi, meski begitu mereka juga tidak akan bisa membunuhnya karena wasiat itu.
"Cih! Aku tidak perduli lagi, semenjak kalian yang memimpin dunia ini. Kami tidak bisa menjalankan rencana yang Tuan Katastrofi inginkan, bahkan kau Lord Fedrick! Beraninya kau membunuh Tuan Agung kami. Aku tidak perduli, siapa pun Lordnya kalian tidak akan bisa membunuhku karena wasiat itu. Ahahahhaha!!"
Welliam melirik bosan. Apa Duke ini bodoh? Memangnya siapa yang perduli dengan Wasiat itu, toh yang memimpin sekarang sudah berbeda.
"Kau sungguh pria yang bodoh, akan kubantu kau memahami situasi saat ini. Pertama wasiat itu tidak diturunkan kepadaku, kedua aku tidak pernah bertemu langsung dengan mendiang Kakek ku. Bahkan aku tidak perduli ada atau tidaknya dia!" Welliam menekankan setiap perkataannya.
"Dan juga, meski sekarang aku masih seorang Lord. Kau fikir aku tidak akan membunuhmu, sepertinya kau lupa siapa yang membunuh Lord ke tiga?" Ucap Fedrick.
Duke Efran diam seperti orang bodoh, benar Fedrick membunuh Ayah kandungnya yang tidak lain adalah Lord ke tiga, setelah kematian Ibunya Ratu Vexana. Fedrick membantai habis keluarganya lalu menduduki tahta, dan merubah sistem peraturan yang begitu kejam.
Duke Efran melirik putranya yang tergeletak di bawah lantai. kenapa dia sampai mupakan ini? lagi pula jika memang benar mereka menghormati wasiat Lord Clude (Lord ke-3), tidak mungkin Welliam berani membunuh Putranya yang memiliki darah keturunan Efran.
Ia memasuki perangkap Iblis dengan kakinya sendiri, sial! Sudah tidak ada lagi caranya melarikan diri.
"Pa-paduka Lord Welliam. Mo-mohon ampuni saya, ha-hamba yang bodoh dan hina in-ini tidak ta---"
"Ck. Alberd!!"
Gerrr...
Aawuuuuu
CRASH!!
Dalam sekali lompatan tinggi dan tepat, Alberd yang dalam wujud Wolf berhasil membunuh Duke Efran.
"Bunuh semua yang bersangkutan dengan Duke Efran beserta keluarganya, lalu gantung semua jasad mereka di kota Zainthor sebagai peringatan kepada seluruh kaum, untuk tidak mencoba memberontak kepada keluarga Kekaisaran!!"
"Perintah anda akan kami laksanakan, Paduka Lord."
Welliam turun dari kursi tahtanya, lalu berjalan menghampiri Ayahnya.
"Mengenai Katastrofi dan Carlitos, ada yang ingin kuketahui dari hasil pertarungan Ayah dengan Katastrofi, 524 tahun yang lalu?"
Fedrick terkejut mendengar pertannyaan Putranya, tidak biasanya Welliam menunjukan wajah serius. Fedrick tersenyum, sepertinya sudah waktunya dia menceritakan hal sebenarnya dari hasil pertarungannya dengan Katastrofi. Lagipula wanita itu muncul lagi dan menhinginkan pedang milik Katastrofi kembali.
"Tentu saja, akan kuberitahu semua yang belum kau ketahui tentang Darkness World. Saat ini kaulah Lordnya maka kau harus menghentikan semua pertikaian yang terjadi di dunia kegelapan."
"Tapi tidak sekarang Ayah, karena aku harus segera kembali ke Castle Violence."
Wush...
Dalam sekejap Welliam sudah meninggalkan aula singgasana, membiarkan Fedrick diam terheran-heran.
"Apa sekarang anak itu sudah tidak menghormatiku sebagai Ayahnya? Kenapa juga dia sangat buru-buru?" Fedrick bertanya pada bawahannya, dengan wajah penuh keheranan.
"Ekhem! Bukankah sudah jelas, Yang Mulia?"
"Apanya yang sudah jelas, Briant?"
"Em, sudah satu minggu ini Paduka Welliam selalu sibuk, beliau pasti sangat merindukan calon Permaisuri Lady Aletha."
"Tapi bukan berarti dia harus melupakan Ayahnya? Benar-benar menyebalkan, Wah aku jadi semakin penasaran dengan perempuan itu."
Alberd dan Styvn sedikit tertawa kecil, mendengar curahan hati dari seorang Ayah. Kini Lord Fedrick mulai berubah menjadi lebih ramah dari sebelumnya, setelah bertemu dengan Queen Lezzy.
"Padahal, Paduka Welliam seperti itukan karena persis seperti Yang Mulia. Dulu saja Yang Mulia sangking terobsesi dengan Queen Lezzy, jauh lebih menyebalkan. Anda memberikan jutaan berkas tentang masalah di berbagai wilayah kepada kami, bahkan hanya demi berduan dengan Queen anda bla..bla...bla...bla..."
Tanpa sadar Briant sudah membangunkan singa yang sudah lama tidak menunjukan taringnya. Loise yang merasakan aura mengerikan dari Lord Besar, sedikit bersembunyi dibelakang Alberd sedangkan Styvn pura-pura tidak lihat, dengan membereskan jasad Duke Efran dan Putranya menghunakan kekuatan sihirnya.
"Haa..., Styvn."
"Jangan khawatir Alberd, jika dia mati hari ini aku sudah menyiapkan peti mati unruk Briant." Ucap Styvn mengerti maksud Alberd.
"Sebaiknya kita pergi saja."
"Kau benar, ayo."
"Eh? Tuan apa tidak masalah membiarkan Tetua Briant seperti ini?"
Alberd dan Styvn saling berpandangan lalu tersenyum.
"Jangan khawatir, dia memang bodoh. Dari dulu dia selalu menyinggung Lord Besar tanpa berfikir itu berbahaya, bagaimana jika kau ikut kami berpesta minum malam ini, sembari merayakan kematian bocah Noblesz itu?" Ajak Styvn pada Loise.
"Itu pun jika dia mati, ahahahhaha.."
Styvn dan Alberd membungkuk sedikit sebagai unjuk penghormatan pengunduran diri. Lalu mereka berjalan keluar sembari tertawa kecil, menunggu teriakan penyesalan dari Briant. Loise yang tidak paham memilih ikut pergi.
".....maka dari itu Lord Fedrick, tidak bisakah anda memberikan kami waktu senggang, setidaknya untu bersantai dengan para wanita. Bukankah begitu Alberd, Styvn?"
Hening.
"Alberd, Styvn, Kemana mereka pergi?"
"Briant."
Deg!
"Ops.."
Briant menyadari kebodohonnya langsung melirik kearah Lord Besar. Tubuhnya ketakutan saat melihat Lord Fedrick tengah murka, sial sepertinya Alberd dan Styvn sengaja meninggalkannya.
"Briant, beraninya kau! Sebagai hukumanmu, salin semua diplomat kerusuhan yang ada di berbagai wilayah! Jangab lupa untuk menghadiri rapat antar bangsawan selama 2 minggu ini!!"
"Apa? Tidakkk!!!!"
Suara penderitaan Briant terdengar dengan sangat jelas. Styvn maupun Alberd yang mendengar teriakan itu, tertawa bahagia setidaknya mereka akan sedikit santai, karena semua pekerjaan akan di tanggung oleh Briant.
ᕕ( ՞ ᗜ ՞ )ᕗ
--.o☘o.--
*Castle Violence.
Welliam turun dan mendarat dengan sangat menawan. Sepesang sayap hitam ke-emasan, terbuka dengan sangat merkah. Hembusan angin memeluknya dengan sangat lembut, membuat helaian rambut hitamnya terhuyung. Menambah eksen ketampanannya.
Tap!
Tepat saat menapaki tanah, kini Welliam membenarkan jas kebangsawanannya. Sayapnya menghilang dan berubah menjadi beberapa helaian bulu, ia menatap bulan yang begitu indah di malam dingin ini.
Meski ia sering pergi meninggalkan Castle nya dalam waktu lama, itu tidak membuatnya marasakan ingin kembali cepat-cepat. Tapi kini berbeda, ada seseorang yang sangat ia rinduka. Kira-kira bagimana ya kabarnya? Apa yang dia lakukan selama Welliam tidak disisinya.
BRAK!
Krieet....
Welliam sedikit terkejut mendengar deritan dari engsel pintu utama Castlenya. Siapa yang berani membuka pintu dengan sangat kasar itu?
Namun saat Welliam hendak membalikan tubuhnya, tiba-tiba saja ada seseorang yang memeluknya. Sepasang tangan mungil, melingkar di pinggangnya. Aroma ini, kehangatan ini. Mungkinkah..., dia adalah Matenya?
Deg..
Sapaan lembut itu begitu menggetarkan jiwanya, nada lembut bagaikan simfony kerinduan mengalun dengan sangat indah. Welliam membalikan tubuhnya, menatap dalam seorang wanita yang kini berada dalam dekapannya.
Aletha mengangkat kepalanya menatap lembut kearah Welliam. mata teduh yang begitu menenangkan, bergemilap cahaya. Beberapa air mata yang menumpuk seolah tengah menahan perasaan uang telah lama tertawan, mengalir pelan hingga ke sudut dagu mungil Aletha.
"Aku merindukanmu...."
Welliam diam terpukau, apa yang terjadi selama dia tidak ada? Kenapa dia menangis? Sungguh, apa Welliam tidak salah mendengar saat Aletha berkata, dia merindukannya..
--.o🍁o.--
🍁Info Novel.
👑 Tingkatan Gelar Bangsawan.
Di Dunia Darkness World.👑
👑Bangsawan Tingkat I (satu)
❇EMPEROR / LORD.
Emperor adalah tingkat kebangsawanan dan penguasa tertinggi dalam tingkatan kebangsawanan. berasal dari bahasa Latin imperator. Namun lebih dikenal dengan sebutan Kaisar atau Maharaja.
Kekuasaan Kaisar ini menyangkup dalam satu Dunia dibawah kekuasaannya, maka dari itu ia disebut sebagai bangsawan paling tinggi.
⚜Emperor/Lord (Maharaja)
{Sebutan untuk Kaisar Laki-laki}
⚜Empress (Maharani)
{Sebutan untuk Kaisar Wanita. Atau Istri dari Kaisar.}
👑 Bangsawan Tingkat II (dua)
❇KING
King berasal dari bahasa kuningaz, yang bermakna “Putra Bangsa.” atau "Raja".
Kedudukan King (Raja) secara umum berada di bawah Emperor (kaisar atau maharaja). Secara garis besar kekuasaan King tak lebih dari sekedar pemimpin yang berkuasa di sebuah wilayah atau Benua.
Tapi mereka memiliki Negara kekuasaan, dengan peraturan yang dibuat lansung oleh Raja itu sendiri.
⚜King
{Sebutan untuk penguasa Laki-laki}
⚜Queen
{Sebutan untuk penguasa Wanita. Atau Istri dari Raja.}
👑Bangsawan Tingkat III (tiga)
❇DUCE / DUKE
Duke adalah salah satu gelar kebangsawanan yang kedudukannya di bawah King(raja). Gelar ini diturunkan sebagai seorang Adipati atau Pemimpin.
Gelar yang disandang untuk
Pemimpin militer disebuah Negara atau wilayah.
Tak banyak yang menyandang gelar bangsawan ini. Karena mereka harus benar-benar dipercayai oleh Kerajaan, tugas mereka secara resmi adalah anggota bangsawan yang memiliki militer khusus untuk peperangan dan pertahanan di wilayah King dan Emperor.
Gelar ini sangat di hormati sebagai tanda jasa atas perjuangannya dalam berperang dan melindungi wilayah.
⚜Duce / Duke
{Sebutan untuk pemimpin Laki-laki}
⚜Duchess
{Sebutan untuk pemimpin wanita. Atau Istri dari Duke}
👑Bangsawan Tingkat IV (empat)
❇MARQUIS / MARQUES
Marquis adalah gelar kebangsawanan yang berada di bawah Duke dan diatas Earl atau Count.
Wilayah mereka lebih sering berada di perbatasan Negara atau Wilayah. Sehingga mereka dipercaya, untuk menjadi keamanan dari serangan atau pertikaian antar wilayah.
⚜Marques
{Sebutan untuk Gelar Laki-laki}
⚜Marquess
{Sebutan untuk Gelar wanita. Atau Istri dari Marquis}
👑Bangsawan Tingkat V (lima)
❇COUNT
Count adalah gelar kebangsawanan yang memiliki bermacam-macam status. Bermakna “Sekutu King” atau “Duta Kaisar".
Count dapat diserupakan dengan gubernur yang memimpin sebuah provinsi atau wilayah lain yang lebih kecil. Wilayah kekuasaan count disebut county.
⚜Count
{Sebutan untuk Gelar Laki-laki}
⚜Countess
{Sebutan untuk Gelar wanita. Atau Istri dari Count}
👑Bangsawan Tingkat VI (enam)
❇EARL
Earl adalah gelar kebangsawanan. Gelar ini berada di bawah Marques dan kedudukannya disamakan dengan Count. bermakna “kepala suku” yang memerintah sebuah wilayah atas nama Raja.
Berbeda dengan Duke, Earl tidak memerintah atas namanya sendiri. Earl memiliki kewenangan terhadap wilayah mereka dan Mereka juga dapat menarik denda dan pajak lalu mengolahnya untuk kemakmuran rakyat.
Earl tidak diwariskan untuk seorang Wanita.
👑Bangsawan Tingkan VII (tujuh)
❇VISCOUNT
Viscount adalah gelar kebangsawanan yang memiliki beberapa macam status, tetapi secara historis berada pada peringkat menengah bawah, memegang posisi tata usaha dan kehakiman.
Raja mengutus count sebagai administrator sebuah wilayah yang lebih kecil. Sedangkan Viscount ditugaskan sebagai wakil Count dalam mengurus Kota, dan sering bertanggung jawab atas masalah kehakiman.
⚜Viscount
{Sebutan untuk Gelar Laki-laki}
⚜Viscountess
{Sebutan untuk Gelar wanita. Atau Istri dari Viscount}
👑Bangsawan Tingkat VIII (delapan)
❇BARON
Baron adalah gelar kehormatan tanpa masuk dalam paraler Bangwan peerage (bangsawan kelas atas). baron berada di tingkat paling rendah dan di bawah viscount.
⚜Baron
{Sebutan untuk Gelar Laki-laki}
⚜Baroness
{Sebutan untuk Gelar wanita. Atau Istri dari Baron}
👑Bangwan Tingkat IX (sembilan)
❇BARONET
Baronet bangsawan temurun yang tidak termasuk ke dalam peerage. Baronet tidak dipandang sebagai kelas bangsawan, atau termasuk bangsawan rendah. Namun cukup dihormati.
⚜Baronet
{Sebutan untuk Gelar Laki-laki}
⚜Baronetess
{Sebutan untuk Gelar wanita. Atau Istri dari Baronet}
👑Bangsawan Tingkat X (sepuluh)
❇KNIGHT
Knight adalah gelar kehormatan yang dianugerahkan oleh pemimpin militer atau pemimpin politik lain, kepada mereka yang telah berjasa terhadap wilayah atau Negara, biasanya dipwruntukan hanya untuk seorang tentara.
*Semoga dapat membantu memahami, mengemai silsilah turunan bangsawan.
see you💕*