
Ranch Rossi Dallas Texas, Acara pernikahan Biana dan Leonardo
Hercule Poirot langsung ditangkap Lenna yang kemudian memegang paruh bebek Mallard itu dan memarahi nya.
"Hercule nakal !" bentak Lenna membuat bebek itu berontak. "Aku masak kamu nanti !"
Adegan konyol itu membuat para tamu undangan tertawa terbahak-bahak sedangkan Leonardo melihat punggung tangan istrinya memerah, langsung menciumi nya lembut. Pria itu melihat Biana tampak menangis karena sakit.
"Aku masak bebekmu !" desis Biana kesal membuat Leonardo terbahak lalu memeluk istrinya.
"Jangan lah Bia. Dia sudah uzur, dagingnya alot !" kekeh Leonardo.
"Aku presto !" balas Biana judes.
"Oh astaga... "
***
"Baru kali ini keluarga McCloud punya aib Membagongkan" komentar Bayu ke Pedro yang hanya tertawa saat mereka sedang menikmati hidangan usai acara inti.
"Tapi seru saja sih melihat daerah peternakan seperti ini. Kita kan biasanya melihat peternakannya Pahlevi, dan ini yang berbeda" ucap Radeva sambil melihat sekelilingnya.
"Yakin anakmu akan betah?" tanya Devan. "Mengingat Biana sangat menyukai menjadi dosen."
"Bia sendiri yang memilih menjadi dosen paruh waktu di Dallas University. Tahu sendiri, perjalanan dari ranch ke kampus itu membutuhkan waktu satu jam sampai kampusnya ..." jawab Pedro.
"Lenna, adiknya Leonardo bukannya mahasiswi Dallas University juga?" tanya Omar Zidane.
"Iya tapi s enin sampai Jumat, dia di asrama dan baru Sabtu pulang kemari" senyum Pedro yang sudah tahu keadaan menantunya.
***
"Dikasih salep, sembuh ini" ucap Rania yang memeriksa Biana. "Tapi kayaknya si Hercule Poirot itu jealous sama kamu deh !" Dokter bedah itu lalu meminta pada Lenna untuk mengambil salep anti nyeri setelah sebelumnya Leonardo dan Rania membersihkan bekas luka dan mengompres dengan air dingin.
"Memang !" sungut Biana kesal.
"Padahal dia jantan lho..." celetuk Charusmita. "Soalnya mommy pernah mengobati dua bebek Mallard yang diserang coyote. Dua bebek itu peliharaan kakek-kakek."
"Bedanya dimana?" tanya Scarlett O'Grady.
"Bebek Mallard jantan, sering disebut drake, memiliki warna yang lebih khas. Kepalanya berwarna hijau, lehernya berwarna putih, tubuh abu-abu, dan dada berwarna cokelat kastanya. Macam si Hercule Poirot itu. Sementara yang betina, lebih memiliki banyaknya bintik-bintik cokelat pada tubuhnya. Sayapnya menyimpan perpaduan warna biru dan ungu yang unik" jawab Charusmita atau biasa dipanggil Mita.
"Dia jantan tapi jealousnya macam cewek ya?" celetuk Diana Blair Zidane. "Jangan-jangan dia g@y... "
Para sepupu perempuannya hanya menatap judes gadis yang sedang menyelesaikan kuliah hukumnya di Harvard Law School.
"Emang bisa binatang jadi g@y? Kayaknya yang otaknya nyeleneh itu manusia deh ! Sudah tahu Adam dan Hawa, malah Adam dan Brambang..." sahut Raihanun Park.
"Wis kacau... " kekeh Elfesya McCloud.
Para gadis-gadis cantik itu tampak asyik menggoda Biana karena resiko menikah di peternakan adalah hadirnya perilaku para hewan peliharaan yang diluar perkiraan BMKG.
***
"Aku masak bebekmu !" celetuk Rasedriya Prasetyo atau biasa dipanggil Rase, adik Rania, ke arah Leonardo yang langsung menatap horor ke iparnya.
"Enak saja masak Hercule !" balas Leonardo kesal. "Dia itu macam peliharaan bukan untuk dikonsumsi !"
"Tapi dia memang kacau kok Leo... Aku setuju dengan Rase. Kita buat bebek Peking atau rica bebek?" seringai Vicenzo membuat Leonardo semakin pusing dengan sikap pria - pria di hadapannya.
"Rica kayaknya lebih enak. Bukankah bebek model gitu macam menthok kan?" celetuk Duncan O'Grady.
"Salah siapa notol tangan Bia ..." kekeh Vicenzo ke Leonardo yang menyipitkan matanya judes.
"Ngomong - ngomong, Biana benar tidak mau jadi dosen tetap di Dallas University?" tanya Hyde Bianchi.
"Nggak mau, Hyde. Biana ingin menikmati tinggal di ranch dan aku juga tidak melarangnya... Semua terserah Biana. Kalau istriku itu sudah bosan di peternakan dan mau kembali menjadi dosen, aku juga tidak melarang. Kan selama ini dia sangat suka jadi pengajar..." senyum Leonardo.
"Aku rasa Biana sudah jenuh menjadi dosen karena kita tahu jadwal dia di Harvard sudah padat ketambahan dia harus bolak balik ke Oxford juga" celetuk Chris Armstrong.
"So, pemain Dallas Cowboys, kapan kamu dan Rania?" tanya Vicenzo.
"Setelah superbowl."
"Tahun depan?" tanya Naradipta Yustiono, putra Sadawira Yustiono dan Chisato.
"Insyaallah."
***
Lenna sedang memeriksa Hercule Poirot di kandang nya, karena bebek satu itu jago melarikan diri dan takut berbuat ulah di acara kakaknya.
"Ngapain kamu, Len?"
Lenna menoleh dan melihat Raul Accardi berdiri di belakangnya dengan kemeja hitam dan celana hitam yang sudah tanpa jas dan dasi. Lengan kemeja nya pun sudah digulung hingga ke siku. Pria blasteran itu berdiri sambil memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celana mahalnya.
"Oh hai Raul. Ini sedang memeriksa si Hercule ... Takut kabur lagi. Bebek nakal itu salah satu escape artist ... Sukanya masuk rumah" senyum Lenna ke pria campuran Italia Inggris Indonesia itu.
"Seru ya kayaknya tinggal disini..." gumam pria berambut hitam itu.
"Seru tahu ! Kamu kalau liburan, kesini saja. Kan ada kakakmu juga" ujar Lenna. "Oh no... "
"Apaan ?" tanya Raul.
"Hercule Poirot kabur !"
***
Raiden Park sedang berjalan - jalan masuk ke dalam istal untuk melihat lihat koleksi kuda milik Leonardo. Remaja bongsor itu tampak senang bisa melihat banyaknya kuda - kuda cantik disana.
Dan saat berbalik, Raiden tidak melihat ada seekor bebek duduk diantara jerami yang berantakan dan menendangnya. Suara jeritan bebek itu membuat semua orang yang sedang asyik makan dan mengobrol, menoleh ke arah gema suara di istal kuda.
Leonardo dan Lenna saling berpandangan karena tahu itu suara siapa. Tak lama, Raiden keluar istal dan berteriak ribut mencari Tantenya Gemintang Lexington Rao.
"Tante Mintaaaanngggg ... " teriak Raiden panik sambil membawa Hercule Poirot yang terkulai lemas.
Biana dan Rania yang melihat itu, hanya bisa melongo.
"Dendeng bunuh Hercule pakai apa? " gumam Rania membuat para sepupunya menoleh tajam ke dokter Bedah itu.
***
Yuhuuuu Up Pagi Yaaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️