
Istana Brussels Belgia
Semua orang menikmati acara resepsi pernikahan Richard dan Alisha apalagi para sepupu Alisha datang semua. Mereka tampak asyik membaur dengan semua orang disana.
Biana yang tadi sedang mengobrol dengan Charusmita Rao atau biasa dipanggil Mita, sepupunya yang seorang penari balet, kebingungan mencari tunangannya.
Gadis itu berjalan mencari pria bertubuh besar itu tapi tidak menemukan kemana singa gurunnya. Biana malah melihat Lenna asyik mengobrol dengan sepupunya, Raul Accardi.
Kemana itu cowboy cengeng? Masa nyasar sih! Biana menelpon ponsel Leonardo tapi langsung masuk ke kotak suara. Hilang kemana sih!
***
Di Sebuah Ruang Kerja istana Brussels
Leonardo menatap semua pria anggota keluarga McCloud yang duduk di hadapannya. Tadi dirinya dipanggil oleh Pedro Pascal untuk mengikuti dirinya. Dan Leonardo tidak menyangka akan berhadapan dengan Rajendra McCloud, Rama McCloud, Eagle McCloud, Devan McCloud dan Pedro Pascal.
Oh ya ampun... Aku disidang lagi? Leonardo menghela nafas panjang. Benar-benar perjuangan mendapatkan dosen cantik itu !
"Leo..." panggil Rajendra.
"Ya Mr McCloud..."
"Kamu mau adakan ijab dimana?" tanya Rajendra.
"Saya sudah bilang pada Mr Pascal kalau kami ingin mengadakan acara pernikahan di ranch saya. Ranch kami cukup luas jadi bisa menampung banyak keluarga..." jawab Leonardo.
"Hotel terdekat?" tanya Devan yang memikirkan putranya dan keponakannya yang masih kecil.
"Hotel terdekat sekitar 20 kilometer dari ranch Rossi. Tapi mereka memiliki kamar banyak sebab setiap empat bulan sekali, pasti ada pertandingan Rodeo, pameran ternak dan penjualan hasil panen yang mengundang banyak pihak dari negara bagian lainnya, datang ke Dallas" jawab Leonardo ke Devan. "Hotelnya bersih dan saya bisa meminta mereka memasak masakan halal untuk sarapan..."
Rama menoleh ke Pedro. "Kamu periksa dulu, Pedro. Bukan apa-apa... Masih banyak anak kecil daripada rewel kan?"
"Baik Oom" jawab Pedro.
"Acara nya... Model apa?" tanya Rajendra.
"Country style" senyum Leonardo.
***
"Jadi kamu adiknya bang Leo?" tanya Raul Accardi yang datang ke acara pernikahan sepupunya meskipun harus membolos kuliah dari kampusnya di Cornell University. Raul sedang mengambil pendidikan bisnis anggur dan sommelier.
"Iya" jawab Lenna manis.
"Kuliah?"
"Yep. Di Dallas University jurusan pertanian dan agrobisnis. Aku ingin mengembangkan ranch aku secara akademik tidak hanya dari pengalaman saja" jawab Lenna. "Kamu adiknya kak Biana dari keluarga mana?"
"Dari pihak Daddyku, Accardi, sedangkan dari mommyku, Blair O'Grady yang terkenal. Di dalam tubuhku darah campuran atau mudblood" cengir Raul.
Lenna menyipitkan mata birunya. "Are you half wizard half and half muggle?"
Raul memajukan wajahnya. "Half sommelier and half muggle..." seringai pria tampan itu membuat Lenna tertawa.
"Spesies baru !" serunya sambil tertawa.
Raul pun ikut tertawa. "Seru bekerja di peternakan?"
"Kamu akan lihat sendiri jika nanti kakakmu dan kakakku menikah. Nanti aku perkenalkan dengan semua koleksi kuda-kuda pilihan kami" senyum Lenna.
Raul tampak antusias. "Cool !"
***
"Kamu kenapa?" tanya Rania yang melihat sepupunya tampak kebingungan.
"Singa gurun menghilang..." jawab Biana.
"Sudah kembali ke Afrika... Addduuuhhh !" jawab Chris asal tapi langsung mendapatkan cubitan di pinggangnya.
"Tadi kayaknya pergi sama Oom Pedro tapi ga tahu kemana. Mungkin mau bicarakan soal kalian ..." jawab Rania.
"Ngomong - ngomong, kalian menikah kapan?" tanya Biana ke Chris dan Rania.
"Habis superbowl" jawab Chris.
"Berarti tahun depan? Superbowl bukannya Februari?" tanya Biana lagi.
"Dallas Cowboys lagi bagus-bagusnya dan aku yakin kami akan juara lagi" ucap Chris percaya diri.
"Kalau nggak juara superbowl berarti gak jadi nikah?" goda Biana membuat Chris menatapnya sebal.
Biana terbahak.
"Kamu sendiri mau nikah dimana?" tanya Rania.
"Ranchnya cowboy cengeng. Kami ingin menikah secara country ... Kayaknya seru tuh... "
"Asal jangan musim dingin saja. Texas lumayan dingin tapi jarang turun salju" ucap Chris.
Mata biru kehijauan Biana melihat Leonardo masuk ke ballroom bersama dengan keluarga McCloud dan gadis itu hanya bisa menghela nafas panjang.
"Disidang rupanya" gumam Biana yang membuat Chris dan Rania menoleh ke belakang.
***
Leonardo menghampiri Biana yang sedang mengobrol dengan Rania dan Chris. Wajah pria itu tampak santai seolah tidak terjadi apa-apa padahal gadis yang dia pandangi tampak cemas melihat dirinya.
"Kamu habis dari mana?" tanya Biana cemas melihat Leonardo menghampirinya.
"Ngobrol dengan opamu, Daddy mu dan Oom kamu" jawab Leonardo santai.
"Ngomong soal apa?" tanya Biana panik. Duh apalagi sih ini?
"Membahas soal pernikahan kita sayang" senyum Leonardo. "Kan kita mau menikah di ranch, jadi keluarga kamu ingin semuanya berjalan dengan lancar dan nyaman. Apalagi kan banyak sepupu kamu yang masih kecil soalnya hotel terdekat dari ranch aku sekitar 20 kilometer..."
"Jadi kalian menikah kapan?" tanya Chris.
"Insyaallah November... Bertepatan dengan Thanksgiving. Aku tadi sudah berdiskusi dengan keluarga McCloud." Leonardo merangkul pinggang Biana. "Kita pesta kalkun. Tenang, kalkun peliharaan aku sehat-sehat kok..."
"Kok bisa ya makan peliharaan sendiri... Aku nggak tega..." gumam Rania.
"Dia mah raja tega!" gelak Chris.
"Kalian berdua jadinya tahun depan ?" tanya Leonardo.
"Yup. Februari setelah superbowl final" jawab Chris. "Kalian datang ya pas pertandingan."
"Absolutely" jawab Leonardo.
***
Acara resepsi pun berakhir dan seperti tradisi keluarga generasi sebelumnya, Richard tidak diijinkan melakukan unboxing melainkan berkumpul dengan para pria generasi ketujuh termasuk calon anggota keluarga baru, Chris dan Leonardo.
Mereka semua berada di ruang rekreasi istana Brussels dimana disana ada meja bilyard dan meja untuk bermain kartu. Raul dan Hyde memilih untuk bermain bilyard sedangkan yang lain berkumpul sambil menikmati kopi, teh, hot choco dan makanan yang disediakan koki istana.
"Jadi bang singa mau nikah di ranch ? Kapan?" tanya Ararya Rao atau biasa dipanggil Arya.
"Insyaallah pas Thanksgiving... Jadi sekalian pesta kalkun ..." jawab Leonardo. "Kami ingin pesta ala country jadi kalian bisa menjadi cowboy."
"Kayaknya seru kalau usai acara kita berkuda..." celetuk Kaysan, putra Kalila Al Jordan dan Alexander Khalid yang merupakan salah satu Emir Khalid dari Qatar.
"Dasar Emir ya. Tidak jauh-jauh dari berkuda" gelak Ghazantar Schumacher, putra Gasendra Schumacher dan Gemma Bernardi.
"Lha sendiri nya juga Emir Dubai" balas Kaysan sambil tertawa.
"Bang Leo, punya koleksi kuda apa saja? Kayaknya seru kalau bisa dipasangkan" celetuk Keanu Al Jordan. "Aku ingin punya keturunannya Balthazar."
"Memang kudamu yang namanya Balthazar jenisnya apa?" tanya Leonardo.
"Arabian warna hitam. Dia jantan."
"Ini malah bahas jodohin kuda sih?" gelak Arsyanendra.
"Ngomong - ngomong your Highness, kudamu kita jodohkan bagaimana?" ajak Leonardo.
"Seriously, aku ditarik kesini supaya tidak bersama Alisha tapi sampai disini malah bahas jodohin kuda..." sungut Richard.
"Rich, kuda morganmu nganggur kan?" seringai Leonardo. "Kapan lagi aku dapat keturunan kerajaan Inggris."
Richard menatap judes salah satu anggota trio kwek-kwek nya.
***
Yuhuuuu Up Sore Yaaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️