The Cowboy Who Loves Me

The Cowboy Who Loves Me
Interogasi Alex Darling



Rania mengantarkan Alex ke pintu keluar rumah sakit dan sepanjang perjalanan keduanya saling diam.


"Ran, apa kamu masih lama tinggal di London?" tanya Alex yang tidak tahan keduanya diam.


"Kenapa? Kamu mau usir aku dari London?" balas Rania judes.


"Nggak, hanya bertanya. Ampun deh!" kekeh Alex.


"Aku masih terikat kontrak disini lagipula studiku di bedah kurang sedikit lagi." Rania terdiam ketika suara ponselnya berbunyi. "Tunggu bentar, aku terima dulu. Halo?"


"Rania! Kamu dimana?"


"Ya ampun Demit! Aku di rumah sakit lah!" balas Rania judes.


"Aku tidak bisa tidur..." ucap Chris.


"Minum obat tidur."


"Nanti tidak lolos tes doping."


"Ya sudah, valium."


"Sama saja Raniaaaa!" ucap Chris gemas.


"Ran, aku pulang dulu. Harus menginterogasi si nenek sihir" ucap Alex sambil tersenyum saat mereka sudah tiba di pintu keluar rumah sakit.


"Thanks Darling! Aku tunggu gajimu masuk ke rekening aku" seringai Rania.


"Darling? Darling?! Kamu berani memanggil pria lain Darling sedangkan kamu manggil aku Demit?! Dan apa itu gaji masuk ke rekening kamu?" protes Chris kesal dan cemburu.


"Iiissshh diam dulu Armstrong! Alex Darling, aku tunggu perkembangannya ya. Alisha ingin segera nenek gayung itu mendapatkan hukumannya yang setimpal!" ucap Rania saat Alex hendak masuk ke dalam mobil.


"Absolutely. Bye Rania." Alex melambaikan tangannya.


"Raniaaaa! Kamu berduaan sama Alex dan kamu panggil Darling! Kamu benar-benar membuat aku tidak bisa tidur! Kalau kamu tidak memberi penjelasan..."


"Shut up Chris! Diam dulu! Alex sedang mengurus kasus yang melibatkan Alisha" jawab Rania gemas.


"Princess kenapa lagi?" suara Chris terdengar lebih melunak.


"Salah satu anak yang menjadi kliennya jatuh dari tangga dan Alisha menemukan bukti bahwa anak itu didorong oleh seseorang. Dan Alex datang mengambil bukti karena saksi dan tersangka saling adu mulut."


"Apakah memang benar dia didorong jatuh dari tangga?" tanya Chris perhatian.


"Iya Demit ... Sangat terlihat jelas kalau dia sengaja dijatuhkan." Rania pun kumat usilnya. "Apakah kamu cemburu aku bersama Alex?"


"Sangat! Because your my girlfriend."


Rania terbahak. "You're not my boyfriend. Kita tidak memiliki hubungan spesial, Demit."


"Siapa bilang? Kita sudah ada hubungan sejak kamu masih freshman di High School."


"Astagaaa! Kamu kepedean!" sungut Rania.


"Aku kan memang selalu pede!" balas Chris jumawa. "Sekarang bagaimana aku bisa tidur ini?"


"Dzikir!" jawab Rania tegas.


"Hah?"


***


Scotland Yard area Soho Keesokan Harinya


Alex Darling masuk ke dalam ruang interogasi sembari membawa laptop dan tampak detektif yang bertugas, sersan Peter Smith, menatap atasannya bingung.


"Mrs Durham, perkenalkan saya Chief Superintendent Alex Darling dan saya akan mulai penyelidikan kasus jatuhnya cucu anda" ucap Alex tenang.


"Mrs Durham. Apa benar Billy terjatuh akibat menginjak tali sepatunya?" tanya Alex sambil menatap tajam wanita paruh baya itu.


"Benar! Mengapa anda tidak percaya? Anda malah percaya dengan wanita imigran itu! Pendatang, imigran itu memang menyusahkan! Membuat penuh Inggris!" jawab Nenek Durham penuh kebencian.


"Wanita imigran itu bernama nyonya Angelie Jha, Mrs Durham. Dan dia adalah warga negara Inggris secara resmi." Mata hazel Alex menatap tajam ke wanita itu. "Nyonya Jha mengatakan bahwa andalah yang mendorong Billy hingga jatuh dari tangga apartemen. Apakah itu benar?"


"Tentu saja tidak benar! Billy terjatuh karena menginjak tali sepatunya! Berapa kali harus saya bilang?" Nenek Durham tampak mengotot.


"Apakah anda sayang dengan cucu anda?" tanya Alex lagi.


"Tentu saja! Dia satu-satunya kerabat saya!"


"Saking sayangnya, sampai anda membuat asuransi jiwa atas namanya dengan penerima tunggal adalah anda?" seringai Alex. "Saya malah tidak menemukan asuransi atas nama anda dengan beneficiary adalah Billy." Pria berambut dark blonde itu membuka laptop nya dan mulai membaca laporan dari perusahaan asuransi. "Dan jumlahnya tidak main-main, £250,000. Wow ... Yang membuat saya tertarik, anda baru membuat polis asuransi ini enam bulan yang lalu dan sekarang Billy kecelakaan. Apakah dia tahu jika namanya masuk ke polis asuransi? Saya rasa tidak."


Nenek Durham sedikit terkejut tapi dia bisa mengendalikan emosi dan bahasa tubuhnya sedangkan sersan Peter Smith melongo bahwa kecelakaan itu bisa menjadi motif untuk klaim asuransi.


"Mrs Durham, apakah anda lupa. Billy Gallagher tidak mengenakan sepatu sneaker tapi sepatu Oxford yang talinya tidak sepanjang sneaker. Dan ketika petugas ambulan memeriksa, tidak ada tali sepatunya yang lepas."


Nenek Durham itu masih tampak tenang membuat dua pria disana salut dengan cara pengontrolan emosi wanita itu.


"Bisa saja kan mereka mengada-ada" jawab Nenek Durham.


"Kami memiliki bukti-bukti bahwa andalah yang mendorong Billy hingga jatuh dari tangga." Alex pun mulai mencari folder CCTV yang dipasang oleh Alisha.


"Bukti apa? Hanya berdasarkan kesaksian wanita imigran itu? Dengar Chief, apartemen kami itu apartemen lama yang tidak ada CCTV nya ! Kalau anda hanya berdasarkan ucapan wanita itu..." Nenek Durham menghentikan ucapannya ketika melihat rekaman CCTV yang memperlihatkan dirinya mendorong Billy dengan tongkat yang dibawanya.


"Dari... mana CCTV itu ... " Dan kini Alex dan Peter bisa melihat mata panik dari nenek Durham. "Seseorang memasang CCTV itu tanpa ijin!"


"Tentu saja, karena anda melakukan penipuan dan penggelapan dana pendidikan dari pemerintah Inggris untuk Billy. Bahkan asuransi milik kedua orang tua cucu anda, sudah anda cairkan dan anda pakai untuk berfoya-foya sementara cucu anda, mendapatkan perlakuan kasar setiap hari." Alex memutar rekaman semalam sebelumnya dan tampak umpatan nenek Durham.


"Harusnya dia mati jadi jauh lebih berguna!"


Alex tersenyum smirk. "Anda sudah merencanakan untuk membunuh cucu anda malam sebelumnya."


"Siapa yang memasang CCTV itu! Namanya pelanggaran! Trespassing! Saya akan tuntut orangnya!" pekik nenek Durham panik.


"Orang yang memasang CCTV ini tahu, anda melakukan pembullyan verbal dan mengelabui pihak child service. Dia yang tahu bagaimana emosi cucu anda menjadi berubah dari sebelumnya." Alex menatap dingin wanita tua itu. "Dan jika anda hendak menuntut orang yang memasang CCTV ini, bersiaplah berhadapan dengan dua negara karena yang memasang adalah Your Highness princess Alisha of Belgium, kekasih Your Highness prince Richard of England."


Nenek Durham melongo. "Ba... bagaimana bi..sa..."


"Princess Alisha adalah konselor Billy saat anda tinggal liburan ke Yunani. Nyonya Jha membawa Billy untuk konseling setelah mengalami mimpi buruk dan trauma di sekolah. Jadi, Mrs Durham, anda kami tahan dengan tuduhan penipuan, penggelapan, percobaan pembunuhan, penyiksaan pada anak, dan perbuatan tidak menyenangkan kepada Nyonya Angelie Jha." Alex tersenyum tipis.


Nenek Durham itu tampak lemas.


***


Kediaman Keluarga McGregor


Raine tersenyum saat melihat siapa yang datang, begitu juga Charles McGregor.


"Akhirnya kalian gemas juga kan?" goda Raine.


"Siapa yang tidak gemas coba!" jawab Garvita Schumacher yang datang bersama dengan suaminya Gabriel Luna dan putrinya Galena Luna. "Akan kita bawa pergi dari London anak itu !"


***


Yuhuuuu Up Siang Yaaaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️