The Cowboy Who Loves Me

The Cowboy Who Loves Me
Rania dan Vicenzo



Apartemen Biana, Oxford Inggris


"Jadi kamu mau tidur disini ? Di apartemen aku?" tanya Biana dengan wajah dingin.


"Yup. Tenang Biana, aku tidak akan mengganggu pekerjaan kamu karena aku juga ada pekerjaan."


"Kalau kamu memang ada pekerjaan, kenapa kamu kemari?" tanya Biana judes.


"Karena Bia..." Leonardo mendekati Biana dan memeluk pinggang gadis itu. "Aku merindukanmu... Paham?"


Biana menatap mata biru Leonardo yang penuh cinta disana tapi gadis itu berusaha untuk tidak terpengaruh. "Kalau kamu mau menginap disini, berarti aku yang pindah tidur di hotel."


Leonardo mengeratkan pelukannya membuat Biana sangat dekat dan gadis itu merasakan nafas Leonardo yang harum mint.


"Jangan kemana-mana Biana, tetaplah disini bersamaku dan aku akan menjadi roommate yang baik." Leonardo mencium kening Biana lembut. "Just stay with me Bia. Okay ?"


Biana hanya menatap Leonardo datar. "Lepaskan aku, koboi cengeng..."


"Kenapa? Apa tidak nyaman? Karena aku merasa sangat nyaman Bia..." Leonardo memandang wajah cantik Biana. "So, sampai dimana disertasinya?"


"Macet. Aku tidak bisa konsentrasi karena tugas aku disini sangat banyak ! Benar-benar menyebalkan !" ucap Biana yang tangannya menyentuh d@d@ Leonardo karena pelukan pria itu sangat erat. Biana baru menyadari tubuh Leonardo sangatlah besar, hampir mirip dengan Chris Armstrong.


"Mau aku bantu?"


Biana menggelengkan kepalanya. "No. Kamu sudah membantu tesis aku... Biarkan aku bekerja sendiri."


"Oke kalau kamu memaksa tapi kalau kamu butuh aku untuk teman diskusi, aku selalu ada." Leonardo melepaskan pelukannya namun menyempatkan mencium pipi Biana membuat gadis itu mendelik.


"Singa Gurun !" bentak Biana.


"What? Oh aku menemukan restauran Argentina yang menjual daging Asado. Mau? Aku pesankan." Leonardo mengambil ponselnya.


"Terserah kamu. Aku mau mandi !" Biana berjalan menuju kamarnya.


"Ikut !" goda Leonardo dan tak lama sebuah bantal melayang ke wajah tampannya.


***


Apartemen Rania di Soho London Inggris


Rania menatap ke arah sepupunya di layar MacBooknya. "Jadi kamu mau mengejar sampai ke Tokyo ?"


"Yup. Dedengkot yang menyerang Daddy hampir 15 tahun lalu terdeteksi berada di Tokyo. Selama ini dia berada di bawah radar dan dengan beraninya di kota kekuasaan Hyde" ucap Vicenzo.


Mengetahui ketua asosiasinya adalah Dante Mancini, mereka berusaha mencelakakan suami Leia Bianchi itu. Dante dan Sergio luka parah dan sopir truk yang jadi pelaku nya ditemukan tewas. Keluarga Ferrara tidak dapat dibuktikan sebagai otak kejadian itu dan akhirnya menjadi family feud dengan keluarga Mancini dan Bianchi lalu menyeret ipar mereka, de Luca dan Moretti.


Hampir 15 tahun ini, putra Dante dan Leia menyimpan dendam ke keluarga Ferrara yang memutuskan pindah dari Turin menuju kota Siena. Vicenzo mencoba mencari tahu siapa yang memerintahkan mencelakakan ayahnya dan akhirnya menemukan. Yang membuatnya sangat kesal adalah, orang itu selama ini bersembunyi di Jepang. Di kota Furano orang itu bersembunyi selama ini.


"Dan sekarang kamu mau ke Tokyo ?" tanya Rania ke sepupunya.


"Yup. Hyde berhasil melacaknya... Dia berada di Tokyo sekarang sebab di kota Furano, sudah cukup sepi."


"Vic, berhati-hatilah. Bekerja samalah dengan Hyde. Oke ?" pinta Rania. Gadis itu tahu Vicenzo adalah keturunan gabungan dua keluarga mafia, Mancini dan Bianchi belum Opanya yang seorang Yakuza.


Karena Vicenzo membawa nama keluarga Mancini, maka keluarga Yakuza Takara sudah menetapkan Hyde adalah calon pengganti Luke Bianchi. Di keluarga Yakuza Takara, hanya anak laki-laki yang berhak menggantikan posisi pemimpinnya. Dulu Opa buyut Vic dan Hyde, Takeshi Takara, hanya memiliki satu putri, Emi Takara yang menikah dengan Luca Bianchi.


Dari pernikahan itu lahirlah Leia dan Luke Bianchi dan Takeshi langsung menunjuk cucunya Luke sebagai penggantinya. Dan saat Luke menikah dengan Rin Ichigo, mereka memiliki dua putra, Hyde dan Yukihiro yang selisih usianya tujuh tahun. ( Baca The Bianchis )


Yukihiro tidak terlalu tertarik dengan dunia Yakuza tapi terkadang sifatnya sama dengan opa dan orangtuanya. Jika dia mau, Yukihiro bisa lebih mafia dari kakaknya Hyde.


"Kapan kamu berangkat?" tanya Rania.


"Besok. Aku kan sudah wisuda dan Daddy tahu aku mau liburan ke Tokyo sebelum terjun ke dunia bisnis keluarga, jadi aku manfaatkan lah" jawab Vicenzo yang sudah lulus dari jurusan fisika Universitas Humboldt Berlin Jerman.


"Oke. Jangan bikin gegeran Tokyo ya. Nanti Oom Luke ngamuk lagi !" pesan Rania. "Oh memang nya kalau ketemu, mau kamu apain orang itu?"


"Lempar ke Empang lah ! Gitu aja kok repot !" balas Vicenzo judes membuat Rania terbahak.


***


Kisah Vicenzo dan Hyde akan ada di novel mereka sendiri ya. Insyaallah bulan ini akan hadir



***


Yuhuuuu Up Malam Yaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️