
Gate Keberangkatan Ke New York Heathrow Airport London
"Apa maksudmu mau ala India?" tanya Simba bingung. Jangan-jangan yang gegar otak malah Chris, bukan Alex Darling.
"Watch !" cengir Chris. "Raniaaaaa...." panggil pria itu sambil berlari gaya slow motion membuat perhatian banyak orang disana.
Simba hanya bisa menutup wajahnya karena malu melihat ulah sahabatnya yang semakin error otaknya.
Rania yang melihat Chris menghampirinya dengan tangan terbuka dan berlari slow motion, tampak ilfill dan menatapnya jijik.
"Apa-apaan sih Demit itu?" gerutu Rania.
Chris keluar dari pintu dengan gaya noraknya hendak memeluk Rania tapi yang terjadi adalah gadis itu melakukan bantingan judo.
Semua orang berteriak melihat pria bertubuh besar itu terkapar diatas lantai membuat petugas keamanan heboh mendekati Rania.
"Miss, are you okay?" tanya petugas keamanan itu.
"I'm not fine officers... " ucap Chris dengan nada tercekik.
Dua petugas keamanan bandara itu membantu Chris bangun dan pria bermata biru itu langsung menatap judes ke Rania.
"Kamu itu ... Aku mau ala-ala film India, kenapa kamu banting?" hardik Chris kesal dan sakit semua tubuhnya.
"Ala-ala film India? Are you losing your mind ( kamu sinting ya )? What the hell are you thinking ( elu mikir apaan sih )?" balas Rania tidak kalah galak.
"Miss, do you know this man ( nona, anda tahu pria ini )?" tanya petugas keamanan itu.
"Iya, dia pasien saya yang kabur dari rumah sakit belum bayar !" jawab Rania cuek membuat Chris melongo.
"Kabur dari... Belum bayar ? Oh my God ! Officer, jangan percaya omongan calon istri saya. Dia memang suka bercanda" ucap Chris sambil tersenyum manis ke para petugas keamanan tapi menatap judes ke Rania.
"Sir, anda harus membayar dulu biaya rumah sakitnya baru anda bisa keluar dari Inggris."
"Aku tidak berhutang apapun pada rumah sakit !! Gadis ini adalah calon istriku yang sering membuat bad joke !" protes Chris.
"Officer, ini bisa kami urus sendiri. Anda sudah melihat sendiri kan saya bisa menjaga diri saya. Pria ini hendak kembali ke New York dan saya memang hendak menagih hutang ..."
"Heeeeiiiii !" Chris mendelik ke arah Rania.
"Jadi anda tenang saja" sambung Rania mengacuhkan tatapan judes Chris.
"Baik Miss. Kami akan berjaga-jaga tidak jauh dari anda." Kedua petugas keamanan itu pun kembali ke pos nya tapi tetap mengawasi Rania dan Chris.
"Habis kamu nya norak dan hendak memeluk aku... Ya aku reflek lah ! Lagian kamu dapat ide dari mana sih? Biasanya film India itu harus ada pilar, pohon dan kolam untuk adegan nari dan lari slow motion macam kenorakan kamu itu !"
Chris langsung memeluk Rania. "Aku senang kamu datang untuk mengantarkan aku pulang ke State...Kapan kamu ke New York?"
"Kapan-kapan... Kita berjumpa lagi" dendang Rania membuat Chris mengernyitkan dahinya. Bahasa apa lagi itu?
"Lagu apa itu Ran?"
"Lagu perpisahan. Sudah, kamu segera masuk..." Rania berusaha melepaskan pelukan Chris.
"Aku pulang dulu ya..."
"Iya... "
"Tahun depan aku kemari lagi..."
"Nggak ada yang nyuruh kamu datang, Demit !"
"Ada yang nyuruh aku datang kemari. Isi hatiku dan perasaan kangen ku padamu..." gombal Chris.
"Dasar playboy cap cicak !" sungut Rania.
"Hah?"
"Sudah, pulang sana !" Rania tertegun saat Chris mencium bibirnya lembut.
"I'll be back !" ucap Chris ala Terminator setelah mencium Rania dan bergegas masuk ke dalam ruang boarding meninggalkan gadis itu dalam keadaan terdiam.
"Demit brengseeekkk !!!" teriak Rania kesal.
***
Yuhuuuu Up Malam Yaaaa gaaaeeessss
Sorry pendek, aku dah ngantuk
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️