Rafani Azahra

Rafani Azahra
kejutan



tak terasa hari terus berganti Minggu dengan Minggu berganti bulan depan bulan berganti tahun di mana di padukan siang dan malam melewati detik ke menit dengan menit berganti jam, sudah tak terasa sekarang sudah setahun Rafani menjalani hidup sebagai azahra deluna alfarni.


seakan-akan hidup mempermainkan Rafani saat ini entah apa perasaan yang ingin iya gambar kan mengingat hidup nya penuh akan ingin rasa menyerah namun satu kata iya harus bertahan melalui semuanya.


berawal dari Rafani Azahra tubuh asal nya yang berpindah pada tubuh sang kembaran Hafizah azahra arlexsa Gustian dan kembali lagi ke nama asal nya sekarang malah berganti menjadi azahra deluna alfarni, hal itu sangat membuat Rafani ingin menyerah.


"huffff,, kenapa gue selalu menjadi peran nama azahra di sini, untung gue hanya menggantungkan azahra deluna alfarni jika gue jadi azahra Laura Basuki bisa mati kembali gue"batin Rafani tak habis pikir dengan jalan hidup nya yang sangat penuh akan gelombang.


Rafani menatap jengah ke arah ke arah dua insan yang kini saling berhadapan di depan nya.


"kalian sudah sedekat ini"ucap Rafani menatap ke arah melati dan Devan yang kini menatap ke arah nya.


"aku bisa jelasin Ra"ucap melati membuat Rafani mengangkat alis nya heran.


"jelasin apa"ucap Rafani datar.


"emm, aku tidak ada hubungan dengan kak Devan"ucap melati membuat Rafani meringis.


"apa kau salah paham dengan kedekatan ku sama Devan selama ini"ucap Rafani membuat melati menatap nya bingung.


"maksud mu"ucap melati.


"aku sama Devan adalah teman, dan jika pun kalian ada hubungan itu tidak masalah aku juga punya pujaan hati namun tidak di sini"ucap Rafani membuat melati terdiam.


"benar kah"ucap melati.


"Hem, cewek bar-bar kaya Lo itu pantes sih sama Devan yang es batu gini, lebih baik seperti ini bukan dari pada perjodohan"ucap Rafani membuat melati meringis.


Rafani menatap ke arah Devan dan mengangguk kecil." tugas gue dah selesai"ucap Rafani membuat Devan menatap ke arah nya.


"melati cewek yang baik jaga dia, gue cuma bisa bantu sampai sini walaupun gue bingung sedari awal gue bantu apa an"ucap Rafani membuat Devan memutar bola matanya jengah.


"di sini kalian pada bahagia, gue harap aida akan sadar biar gue juga merasakan hal yang sama"ucap Rafani tersenyum tipis membuat Devan menatap ke arah nya.


"gue yakin dia bakal sadar"ucap Devan yang di angguki oleh Rafani.


"melati jaga dia ya, dia orang nya cuma dekat sama aida adx angkat nya sama cewek lain gak pernah "ucap Rafani panjang lebar membuat Devan dan melati terdiam mendengar hal langka seperti itu.


"bukan nya kak Devan dekat dengan Lo Ra"ucap melati.


"Deket sebagai laki-laki bukan perempuan aida lah perempuan pertama yang dekat dengan nya setelah nyokap nya"ucap Rafani Terkekeh dan langsung pergi dari hadapan kedua insan tersebut.


melati ikut tertawa melihat hal itu iya menatap ke arah Devan yang kini menampilkan wajah datar nya membuat melati menggeleng tak habis pikir.


_________


Rafani saat ini berada di kantin di temani oleh laptop nya di atas meja iya membuka data-data yang sudah tersimpan di dalam layar laptop nya.


Rafani menatap tersenyum ke arah beberapa foto yang sudah di ambil nya di mana mulai dari pernikahan Bianca dan Tian dengan di susul oleh Dila dan alfatan dan tak lama Devi dengan Giovan juga sudah ada Vero dengan sisi.


lalu di susul dengan pertunangan Clara dengan fatan dan ada juga Akila dengan Aryan dan di sana tinggal tilo,gion,Velia, Zidan dan juga bela yang masih belum ada niat untuk tunangan atau pun menikah.


perhatian Rafani terhenti kepada sosok laki-laki jangkung dengan tatapan tajam tersebut seketika Rafani terdiam dengan tatapan sendu.


"apa Lo masih sendiri sampai sekarang"Guam Rafani pelan menatap ke arah foto tersebut.


"ceshen boleh gue jujur jika gue cinta sama Lo"ucap Rafani tersenyum miring menatap foto ceshen yang mengenakan jas membuat nya semakin tampan.


"permisi kak"Rafani menoleh ke arah suara seseorang dan menyengit di saat melihat kehadiran teman satu kelas nya.


"ini, tadi ada laki-laki yang cari Kaka dia nunggu di taman belakang"ucap perempuan tersebut membuat Rafani menyengit.


"tau namanya"ucap Rafani yang mendapat gelengan kepala dari siswi tersebut.


Rafani yang melihat itu menghela nafas dan setelahnya mengangguk."makasih"ucap Rafani yang langsung membersihkan laptop nya dan memasukkan nya ke tas.


Rafani saat ini menoleh ke arah kanan dan kiri iya sudah berada di taman belakang namun iya menatap taman tersebut dengan tatapan heran di saat melihat suasana sepi dan sunyi itu.


"di bohongin nih gue"Guam Rafani menatap kesal ke arah sekitar yang sama sekali tidak ada siapa-siapa.


Rafani pun memutuskan untuk kembali ke dalam kelas karena mengingat sebentar lagi akan masukkan.


di saat iya melangkah tiba-tiba langkah nya Terhenti di kala mendengar suara yang sangat iya kenali Rafani menatap ke arah depan dengan tatapan kosong.


" Rafani"


deg..


Rafani terdiam dengan tubuh kaku ketika mendengar suara tersebut iya menatap ke arah depan dengan mata yang memanas.


"gimna kabar mu sekarang Hem"ucap seseorang itu membuat Rafani merunduk sambil mengepalkan tangannya kuat.


"gue kangen sama Lo Rafani"ucap laki-laki tersebut memeluk Rafani dari belakang membuat Rafani terjolak kaget.


"bagaimana bisa Lo di sini"ucap Rafani menatap ke arah pergelangan tangan yang kini berada di perut nya.


"karena semuanya sudah berakhir maka dari itu gue jemput Lo"ucap laki-laki tersebut membuat Rafani menaikkan alis heran.


Rafani berbalik badan dan terdiam menatap wajah tampan seseorang yang selama ini iya rindukan.


"ce-ceshen"ucap Rafani menatap ceshen yang kini tersenyum ke arah nya.


"love you Rafani"


cup..


Rafani terdiam di kala mendengar ucapan ceshen dan membalak di saat ceshen mencium kening nya.


"maksud Lo apa yang berakhir"ucap Rafani menatap ke arah ceshen yang kini merapikan rambut nya.


"gue ke sini di suruh om satria"ucap ceshen membuat Rafani semakin bingung.


"gue gak paham ceshen maksudnya apa"ucap Rafani butuh penjelasan.


ceshen yang melihat itu terkekeh." mari pulang yang lain sudah menunggu kehadiran mu kita bakal jelasin semuanya "ucap ceshen membuat Rafani terdiam sambil mengangguk pelan.


"ceshen"panggil Rafani di sela langkah nya membuat ceshen menatap ke arah nya.


"gue masih nungguin Lo selama ini"ucap ceshen membuat Rafani tersentak namun tersenyum tipis.


"makasih"ucap Rafani membuat ceshen tersenyum menatap ke arah nya.


"ada banyak hal yang gak Lo ketahui selama hidup di sini,"ucap ceshen membuat Rafani menatap ke arah nya.


"benar kah, gue jadi penasaran "ucap Rafani membuat ceshen Terkekeh.