Rafani Azahra

Rafani Azahra
penjelasan Rafani



" lebih baik kalian duduk dulu"ucap Rafani menatap keluarga nya dengan mata memerah Abraham dan yang lain pun duduk di sofa.


"baik lah ayokk cerita ke kita"ucap Akila yang benar-benar sudah gak sabar akan sahabat nya ini Rafani yang melihat itu menghela nafas.


"pertama-tama gue minta maaf sama Lo berdua karena udah bohongin kalian"ucap Rafani menatap sendu ke arah kedua sahabat nya yang di balas tatapan heran sama mereka.


"kenalin gue Rafani Azahra Abraham"ucap Rafani menjulurkan tangannya ke arah kedua sahabatnya semua orang yang ada di dalam terkejut.


"maksud kamu sayang"ucap Abraham bergetar Rafani yang melihat itu pun tersenyum tipis.


"Ra Lo ngomong apa an sih Lo itu azahra, Hafizah azahra bukan Rafani Azahra"ucap Devi dan Akila menggeleng Rafani yang melihat itu menatap mereka dengan kilatan bersalah.


"gue bakal jelasin semuanya"ucap Rafani menatap ke arah semua orang bergantian.


"gue lebih tepatnya Rafani Azahra putri Abraham berasal dari Jakarta gue juga gak tau apa yang terjadi sama gue dan kenapa gue bisa di tubuh nya azahra tapi satu yang gue tau juga gue dan azahra sama-sama sudah meninggal"ucap Rafani yang langsung membuat semua orang terkejut rafani menarik nafas nya panjang.


"tapi aneh nya jiwa gue berpindah ke tubuh azahra gue sebenernya gak mau tapi gue sadar kematian kami adalah suatu yang berlawanan"ucap nya lagi.


"mak-maksud Lo"gugup Akila.


"Lia, Lo tau kan hidup azahra penuh akan penderitaan dan begitu juga dengan hidup gue yang akan penuh dengan penyesalan, gue sama azahra sama-sama udah meninggal namun azahra memilih untuk mati bersama tubuh gue sedangkan gue di suruh hidup kembali, gue kemaren sempet mimpi "ucap Rafani yang kini menatap ke arah tangga dengan dada yang sesak.


"gue melihat azahra dalam ujud gue dia bahagia tinggal di sana sama mama gue"ucap Rafani yang kini meneteskan air matanya semua orang menatap nya juga tak kah menangis.


"Lo tau apa yang dia katakan, dia bilang sama gue kalo gue hari mengungkapkan semua keganjalan di rumah orang tuanya, gue menolak tapi apa dia sudah tidak sanggup lagi menlanjutkan hidup yang sangat kejam ini"Rafani menyeka air matanya.


"dan di sini gue sadar dengan hidup nya gue walaupun di tubuh yang berbeda tapi gue tau jika gue di tuntut untuk menjaga orang-orang di sekitar azahra dan membongkar semua yang menjadi penasaran azahra dan di sisi lain juga gue sadar mungkin dengan cara ini gue juga bisa kembali ke keluarga gue dan minta maaf sama mereka apa yang udah terjadi selama ini namun naas nya gue keburu mati begitu juga azahra yang mati karena insiden dari tangga"ucap Rafani menatap semuanya.


"gue berusaha mau ngomong ko kemaren sama kalian tapi gue selalu gak bisa dan sekarang kalian udah tau kan ini mungkin mustahil tapi ini kebenaran nya jika jiwa gue bertransmigrasi ke tubuh azahra dengan isyarat gue bakal bongkar semua rahasia keluarga biadab itu dan menemui keluarga asli gue"ucap nya lagi menatap ke arah Akila dan Devi yang kini sudah menangis.


Rafani menatap ke arah mama ayah dan juga Clara yang sudah menangis menatap ke arah nya.


"dan buat ayah"jeda nya." maaf, maaf atas apa yang Fani lakuin selama ini maaf udah menyalahkan ayah atas apa yang terjadi sama mama pada dasarnya ini bukan salah ayah"ucap Rafani berjalan dan berjongkok di depan Abraham yang menutup wajahnya yang penuh akan air mata.


"maaf kan Fani yang menjadi anak tidak sopan ayah"ucap nya lagi Abraham menatap sosok putri yang sangat iya kangen walaupun dengan tubuh yang berbeda namun tetap saja jika dia kehilangan satu putri nya.


"ayah sudah maafkan dan yah Seneng karena bisa ketemu kamu"ucap Abraham memeluk Rafani erat.


Rafani melepas pelukan nya dan beralih menatap sang bibi yang kini menjadi mamanya iya berjalan ke arah Wina yang sedari tadi menangis.


"ma, mama"ucap Rafani lagi Wina yang mendengar itu terisak kuat iya menarik Rafani dan memeluknya.


"iya sayang iya ini mama"ucap Wina yang memeluk Rafani erat Rafani yang mendengar nya terisak.


"tidak, tidak apa ini bukan salah kamu ini salah mama yang tidak menjelaskan sama kamu mama yang seharusnya minta maaf karena masuk ke keluarga mu di saat kak Dahlia belum lama meninggal"ucap Wina lagi Rafani menggeleng.


"tidak ma ini salah Rafani" ucap Rafani menatap Wina dengan kilatan bersalah.


"ka-kak Fani"cicit Clara pelan Rafani yang mendengar itu pun menatap ke arah Clara yang kini menatap nya dengan mata yang sudah bengkak karena menangis.


Rafani berjalan ke arah nya dan memeluk Clara sedangkan Clara iya langsung nangis di dekapan sosok Kaka yang selama ini iya sangat ingin rasakan.


"hiks hiks hiks Clara Kangen Kaka"ucap Clara terisak.


"Kaka juga, maaf selama ini Kaka gak bisa jadi Kaka yang baik buat kamu"ucap Rafani menatap wajah Clara.


Clara menggeleng." tidak Kaka Fani selama ini baik dah mau nolongin Clara kalo ada yg bully Clara sayang sama Kaka"ucap nya lagi.


"maafkan Kaka yang lambat mengakui Clara sebagai adx Kaka"ucap Rafani lagi Clara mengangguk.


"azahra "ucap pelan Akila dan Devi yang kini melepaskan pelukan nya dari sang kakek dan menatap Sendu ke arah rafani sedangkan Rafani menoleh menatap ke arah sahabat nya beberapa hari lalu itu.


"Lo bisa ke sini gak peluk kita"ucap Akila gugup karena dia tau jika azahra bukan lah sosok azahra yang lain karena jiwa nya berbeda Rafani yang mendengar itu pun melangkah ke arah mereka dan memeluk nya di saat itu lah tangis mereka bertiga pecah.


"hiks hiks gue gak nyangka jika azahra udah ninggalin kita"Isak Devi.


"jadi sepupu gue dah gak ada"ucap pelan Akila Rafani yang mendengar nya memeluk mereka erat.


"sorry gue gak jujur sama kalian"ucap nya yang di angguki oleh Akila dan Devi.


"Lo gak salah ko Ra emang gue tau azahra pasti Memilih menyerah karena hidup nya sangat menderita selama ini gue seneng ko kalo liat dia bahagia sekarang, tapi kita juga bahagia bertemu sama Lo walaupun Lo bukan lagi sepupu gue"lirih Akila.


"thanks yah udah mau gantiin sepupu dan sahabat gue maaf kalo keluarga nya ada nyakitin Lo"ucap Akila lagi rafani mengangguk.


"thanks dah mau jadi sahabat kita untuk menggantikan azahra "ucap Devi.


"iya gue seneng jadi sahabat kalian "ucap Rafani.


"gue udah janji sama azahra jika gue bakal bongkar semuanya dan balas dendam apa yang sudah mereka lakuin ke tubuh azahra "ucap Rafani Akila dan Devi yang mendengar nya mengangguk.


"gue juga bakal balas dendam sama keluarga itu karena zela lah yang bikin azahra meninggal dasar pembunuh "ucap Akila yang di angguki oleh Devi dan Rafani.


"gue bakal bikin keluarga mereka menderita satu-persatu "ucap Rafani lagi yang di angguki oleh yang lain nya semua orang yang berada di sana menatap ketiga gadis yang nampak mengeluarkan aura dendam pun hanya diam.