MY HANDSOME TARZAN

MY HANDSOME TARZAN
#97 ( intermezzo Thea -Jared)



"Baby, seharusnya kau tak mengangkat telepon di saat kita bercinta," ucap Jared yang masih berada di bawah Thea.


Thea kembali menggerakkan bokongnya di atas Jared.


"Itu tak mengurangi hasraat kita, Honey," jawab Thea.


Tangan Thea bertumpu di atas perut sixpack Jared dan bergerak perlahan karena ingin tetap waspada dengan kehamilannya yang masih muda.


Jared memegang pinggul Thea dan melihat mata birunya yang besar.


"Aku benar-benar menahan untuk tak bergerak cepat," lirih Thea yang kemudian mencium bibir Jared.


"Biar aku yang bergerak," ucap Jared dan mengangkat tubuh Thea lalu mereka bertukar posisi.


Jared bergerak perlahan di atas tubuh Thea dan tangannya bertumpu di atas ranjang.


"Aaahhh ... Honey," desah Thea.


Jared menjelajahi dada Thea yang sudah mulai membengkak karena kehamilannya dengan menciuminya.


"Hormonmu semakin meninggi ketika hamill," ucap Jared di atas dada Thea.


"Hmm, dan aku semakin tak bisa jauh darimu," jawab Thea menangkup pipi Jared lalu melumaat bibir Jared.


"Hmmpphh," desah Thea dengan bibir yang masih bertautan.


"Aku tak bisa terlalu lama melakukannya karena kita sudah terlalu sering bercinta, Baby," bisik Jared.


"Hmm," sahut Thea.


Beberapa menit kemudian, Jared pun menyelesaikan kegiatan bercinta mereka di rumah pohon ini.


Jared kemudian menutup tubuh polos mereka dengan menggunakan selimut dan saling berpelukan.


Mereka pun kembali mengobrol ringan seperti sebelumnya.


"Hutan kita menjadi sepi kembali. Dan aku akan meramaikannya dengan anak-anak kita nanti," ucap Thea dengan memeluk tubuh Jared.


Jared mengusap-usap lembut punggung halus Thea yang terbuka.


"Hmm, aku kan selalu memberimu bibit terbaikku," ucap Jared.


"Kita jadi ke London besok?" tanya Thea.


"Ya, Vince bilang mereka akan menikah dua hari lagi," jawab Jared.


"Aku tak bisa membayangkan malam pertama mereka. Apakah Cecile akan lari terbirit-birit?" ucap Thea sambil tertawa.


"Dan aku akan menertawakan Vince jika dia tak berhasil melaluinya," sahut Jared.


"Apakah kita harus membantunya? Seperti mengunci pintunya dari luar misalnya, agar Cecile tak bisa kabur ke manapun seperti yang dia lakukan di pernikahan sebelumnya," ucap Thea.


"Tidak, mereka cukup pergi ke rumah ranch kita yang ada di dekat mansion orang tua Beau," ucap Jared.


"Itu ide yang bagus, Honey. Cecile cukup penakut dan dia tak mungkin lari ke bukit malam-malam, kan?" jawab Thea.


Jared mengangguk dan membelai pinggang Thea.


"Turunlah," ucap Jared.


"Turun?" tanya Thea.


"Turunlah dari tubuhku, Baby. Hormonku cukup tinggi dan melihat tubuh sexymu bisa membuatku lupa diri," ucap Jared.


Thea tersenyum nakal. Alih-alih turun dari atas tubuh Jared, Thea justru menenggelamkan kepalanya di leher Jared dan menyesapnya dalam-dalam.


"Oooh ... Aku tahu kau akan melakukan hal ini," desah Jared ketika miliknya mulai kembali mengeras karena Thea kembali menggodanya dengan menggerakkan tubuhnya.


Jared memegang kepala Thea untuk menghentikan kegiatan istri mesuumnya yang semakin liar menjelajahi leher serta dadanya.


"Biarkan aku menjelajahimu," ucap Thea.


"Tidak, kita telalu sering melakukannya," jawab Jared mengecup bibir Thea.


"Kehamilanku membuatku ingin selalu melakukannya," ucap Thea.


Jared tertawa kecil dan langsung mengangkat tubuh Thea menuju kamar mandi agar tak berlanjut kembali ke adegan ranjang yang tak akan ada selesainya jika mereka masih ada di atas kasur.