MY HANDSOME TARZAN

MY HANDSOME TARZAN
#65



Dua jam kemudian akhirnya Jared dan Thea memasuki kereta dan langsung masuk ke dalam kabin mewahnya.


"Aaahhh ..." Thea langsung merebahkan tubuhnya di ranjang kecil yang posisinya pas di sebelah jendela.


"Aku akan tidur sebentar, Honey. Kita bercinta nanti saja," ucap Thea sambil menguap dan memejamkan matanya.


Jared meletakkan ransel dan melepas jaket serta kaosnya lalu duduk di kursi. Dia membuka pesan emailnya dan membacanya satu persatu pesan penting itu.


Tak lama kemudian, River menelepon Jared. "Ada apa, Riv?" tanya Jared.


"Kau sudah membaca pesanku?" tanya River.


"Belum, ada apa?" tanya Jared balik.


"Ada wanita yang mengaku memiliki anak darimu. Dia datang ke perusahaan," jawab River.


"What?? Apa dia gila?" sahut Jared kaget.


"Kau yakin tak melakukan kesalahan itu, Jar?" tanya River.


"Kau gila? Aku yakin tak melakukan hal itu. Berapa usia anaknya?" tanya Jared.


"Satu tahun," jawab River.


"Dia benar-benar gila. Aku tak pernah Amerika hampir dua tahun lebih, Riv. Selesaikan masalah ini dan aku siap untuk tes DNA," ucap Jared.


"Tak perlu, karena dia jelas-jelas ingin menjebakmu. Tenanglah, aku akan mengurusnya. Dan aku percaya padamu," kata River.


"Hmm, thank you," jawab Jared.


Jared menutup teleponnya dan kemudian melihat pesan dari River yang terdapat foto wanita itu. River juga mengatakan jika wanita itu akan membocorkan hal ini ke publik.


"Siapa yang akan tes DNA?" tanya Thea yang tiba-tiba berbicara di belakang Jared.


Jared menoleh ke arah Thea. "Ada apa? Bicaralah," kata Thea.


Jared berdiri dari kursinya dan menghampiri Thea. Dia duduk di depan Thea dan melihat matanya.


"Ada apa?" tanya Thea lagi dan menangkup pipi Jared.


Thea melihat ke arah mata Jared dan memandangnya dengan intens.


"Aku percaya padamu," ucap Thea akhirnya dan mengecup bibir Jared.


"Aku yakin itu bukanlah anakku. Aku bahkan tak pernah ke Amerika bertahun-tahun. Siapa yang ingin menggangguku?" kata Jared sedikit kesal.


Biasanya Jared tak pernah terpancing dengan hal-hal sepele seperti ini tetapi kali ini Jared benar-benar kesal karena ini sudah menyangkut rumah tangganya bersama Thea.


"Apakah kau akan menyelesaikannya? Aku bisa meminta bantuan kak Damon," ucap Thea.


"Tidak perlu, River yang akan mengurusnya," jawab Jared.


"Siapa wanita itu?" tanya Thea.


"Aku bahkan tak mengenalnya. Dia seorang model," jawab Jared.


"Apakah ada hubungannya dengan Julius?" tanya Thea.


"Apa menurutmu seperti itu?" tanya Jared balik.


"Bisa jadi. Julius ingin menghancurkanmu melalui aku sebelumnya. Mungkin dia memiliki rencana lain selain itu," jawab Thea.


"Sudah kubilang, jangan meremehkannya, Honey. Meskipun terlihat enteng, tetapi kau tak boleh menganggap remeh seorang musuh. Kau harus membasminya sampai ke akar," kata Thea.


"Aku tak pernah ingin mencari musuh dan kurasa hanya Julius saja yang memiliki dendam padaku," jawab Jared.


"Apa aku perlu turun tangan?" tanya Thea.


Jared tertawa pelan dan memeluk Thea. "Melihatmu begitu mempercayaiku sudah cukup membantuku," ucap Jared.


"I love you. Aku sangat mengenalmu dan aku sangat mempercayaimu seratus persen. Cinta kita terlalu kuat untuk diganggu gugat oleh siapapun," kata Thea di telinga Jared.


"I'm so lucky to have you, Baby" bisik Jared yang masih memeluk tubuh Thea.