MY HANDSOME TARZAN

MY HANDSOME TARZAN
#95 (CECILE-VINCE)



Cecile selalu berada di samping Vince selama acara berlangsung dan tak mempedulikan Jasper selalu mendekat ke arah mereka.


Hingga akhirnya mereka pun berpapasan dan Cecile tersenyum pada kedua musuh Vince itu.


Vince benar-benar ingin menonjok sang ayah yang sejak tadi sengaja mendekati dirinya.


"Halo, Nona. Aku hanya ingin mengucapkan selamat atas pertunangan kalian. Semoga pernikahan kalian berjalan lancar dan sama sekali tak ada gangguan. Kau tak berniat mengundang daddy, Vin?" ucap Jasper.


"Kau mendoakan pernikahan kami berjalan lancar dan tak ada gangguan, bukan?" tanya Cecile.


"Tentu saja," jawab Jasper tersenyum.


"Maka dari itu, kami tak akan mengundangmu karena kau adalah gangguan bagi kami. Kami ingin pernikahan kami berjalan lancar dan menyenangkan," ucap Cecile telak yang membuat Jasper tertawa.


"Kau memilih wanita yang berbeda kali ini, Vin. Berbeda dengan mantanmu yang kini menjadi istriku," kata Jasper dengan tak tahu malunya.


Cecile tentu saja cukup terkejut dengan ucapan Jasper, tapi tetap bersikap santai dan lebih fokus meredam emosi Vince yang mulai meninggi lagi akibat ucapan Jasper itu.


"Kali ini dia menaikkan standarnya, berbeda dengan kau yang menurunkan standarmu," kata Cecile yang tentu saja membuat Mia marah dengan ucapannya itu.


"Kau pikir kau sempurna, Nona," ucap Mia akhirnya.


"Ya, dia sempurna di mataku," kata Vince akhirnya.


Cecile tersenyum dan menoleh ke arah Vince. "Thank you," ucapnya lalu pria itu mengecup bibir imutnya.


Mia semakin merasa jengkel dengan apa yang dilihatnya dan ingin pergi dari sana tapi Jasper menahan tangannya.


"Salam untuk ibumu, Son," ucap Jasper.


"Dia akan segera menikah dengan seorang bangsawan yang selevel dengannya. Mungkin mommy akan mengundangmu nanti," jawab Vince yang kemudian pergi dari hadapan Jasper dengan merengkuh pinggang Cecile.


Wajah Jasper langsung berubah masam mendengar hal itu. Dia seakan tak terima karena mantan istrinya telah mendapatkan penggantinya setelah puluhan tahun menjanda.


Jasper dan Lica sudah berpisah sejak Vince berumur 7 tahun dan itulah yang membuat Vince sama sekali tak memiliki rasa apapun pada Jasper.


Baru ketika Vince remaja, Jasper dan Lica resmi bercerai karena akhirnya Lica mengikhlaskan perpisahan mereka.


Setelah itu Lica sama sekali tak pernah menikah, sedangkan Jasper sudah beberapa kali menikah dengan banyak wanita.


Vince dan Joan berada di bawah pengasuhan Lica dan kakek neneknya yang keturunan bangsawan.


Hingga akhirnya menyandang nama keluarga sang ibu karena sakit hati Lica yang tak pernah bisa terobati oleh penghianatan yang dilakukan oleh Jasper berkali-kali.


*


*


Setelah acara selesai, Cecile dan Vince tak langsung pulang ke mansion melainkan ke sebuah toko perhiasan terkenal untuk membeli cincin pernikahan.


"Pilihlah yang kau suka," kata Vince.


"Aku ingin membeli tiga cincin. Apa tak masalah?" tanya Cecile.


"Ah pasti tak masalah," ucap Cecile tanpa menunggu jawaban dari Vince dan langsung melihat-lihat barisan cincin berlian yang indah itu.


Vince hanya diam saja dan mengikuti apapun kemauan Cecile.


Vince duduk di kursi yang ada di depan etalase perhiasan. Sedangkan Cecile terlihat semangat memilih cincin yang diinginkanya.


"Oooh ... Semua cincin ini sangat klasik dan indah, Vin. Aku sampai bingung memilihnya," ucap Cecile.


"Kau bisa membeli lima jika masih bingung," kata Vince santai karena tak mau terlalu lama berada di toko itu.


Cecile menoleh pada Vince. "Benarkah?" tanyanya dengan wajah sumringah.


Vince mengangguk. Lalu Cecile mengecup bibir Vince saking senangnya.


"Aku mencintai uangmu, Vin. You're the best," kata Cecile yang membuat para pegawai toko perhiasan itu tertawa pelan mendengar ucapan jujur dari Cecile.