
2 tahun kemudian ...
"Honey, kau sudah berjanji mengajak anak-anak ke taman bermain hari ini," ucap Thea yang tampak berenang bersama si kecil Dior -- putra ketiganya yang masih berumur satu tahun.
"Ya, kau tidak ikut, Baby?" tanya Jared.
"Tidak, Cecile dan Celine akan kemari nanti," jawab Thea.
"Baiklah, aku akan menjemput anak-anak di rumah mansion River dulu," ucap Jared.
Pria tampan yang masih konsiten dengan rambut panjangnya tampak menghampiri Thea di pinggir kolam lalu mengecup bibirnya dan menciumi wajah Dior.
"Kapan River dan Beau pulang ke Amerika?" tanya Thea.
"Seminggu lagi dan anak-anak ingin menginap di sana selama keluarga River ada di London," jawab Jared dan kemudian beranjak berdiri.
"Bye, Baby. I love you," pamit Jared.
"I love you too," jawab Thea dan melanjutkan kegiatan berenangnya bersama si bungsu.
Jared pergi ke mansion River dan menjemput Louis serta Gio. Mereka akan selalu meminta ke London jika keluarga River datang berlibur ke Inggris.
River dan Beau juga sudah memiliki 4 orang putra dan jarak keempatnya tak berbeda jauh dengan anak-anak Jared.
Bahkan kini Beau sudah hamil kembali anak ke-empatnya. Dan Thea juga sudah memprogram akan hamil kembali dalam waktu dekat ini.
Thea dan Beau tetap dengan taruhan mereka siapa yang akan memiliki anak lebih banyak dan para suami mereka hanya bisa mendonorkan benihnya saja sesuai keinginan para istri mereka.
Anak ketiga Beau kembar jadi dia menang satu poin dari Thea.
Setibanya di mansion River, Jared langsung membawa anak-anaknya pergi ke taman bermain. Dia juga mengajak River dan kedua anaknya -- Maximilian serta Rillian.
Sedangkan si kembar -- Davian dan Zavian -- tak ikut karena masih terlalu kecil dan River akan susah menjaganya.
Mereka ber-enam menghabiskan waktunya berlama-lama di taman bermain padahal River sudah melengkapi mansionnya dengan fasilitas mainan yang cukup lengkap tapi tetap saja anak-anak ingin pergi ke taman bermain yang mungkin suasananya lebih ramai.
"Halo, Putri cantikku," sambut Thea pada Celine -- putri tunggal Cecile dan Vince yang masih berusia 3 tahun.
"Halo, Mommy Thea ... Halo, Adik Dior," jawab Celine dengan senyum cantiknya yang lucu dan mencium pipi Dior.
DIOR๐๐๐
Celine๐๐
Thea menciumi pipi Celine sembari masih menggendong Dior di tangan kanannya.
"Di mana anak-anak, Thea?" tanya Cecile yang langsung memeriksa kulkas Thea untuk mencari makanan yang bisa dia makan.
"Mereka ke taman bermain bersama daddynya," jawab Thea yang menggandeng tangan Celine menuju dapur.
"Kau semakin membengkak saja, Cecile. Apakah kehamilanmu kali benar-benar membuatmu suka makan?" tanya Thea yang melihat tubuh sintal Cecile yang semakin sexy.
"Ya, tapi Vince menyukai tubuhku yang seperti ini. Dia semakin bergairah melihat tubuh sexy-ku ini," jawab Cecile dan mengambil sekotak kue macarone dan memakannya.
"Kau mau, Sayang?" Cecile menawarkan kue berwarna-warna itu pada Celine.
"No, Mom. Kata daddy aku tak boleh makan terlalu banyak makanan manis karena gigiku bisa rusak," jawab Celine yang cara bicaranya persis seperti Vince.
"Lihatlah, anak cantik ini benar-benar hasil cetakan daddy-nya," ucap Cecile yang membuat Thea tertawa.
Cecile dan Thea pun kemudian mengobrol panjang lebar hingga tak terasa sampai menjelang malam.
Cecile pun pulang ketika Vince menjemputnya ketika baru pulang dari perusahaannya.