MY HANDSOME TARZAN

MY HANDSOME TARZAN
#54



Pagi menjelang, Jared sudah terlihat di ruangan fitness untuk berolah raga. Sedangkan Thea masih terlelap tidur karena semalam merka melakukan adegan percintaan sekali lagi.


Setengah jam kemudian, Thea terbangun karena hidungnya mencium harum masakan yang sepertinya lezat.


Thea kemudian masuk ke kamar mandi terlebih dulu dan mandi dengan cepat.


Llima belas menit kemudian, Thea turun ke bawah dan menuju dapur di mana Jared sedang menyiapkan makan pagi mereka.


"Kau masak apa, Honey?" tanya Thea.


"Hanya sandwich dan pasta krim," jawab Jared yang memasukkan sandwich itu ke sebuah kotak makanan yang berukuran sedang.


"Kita akan piknik lagi?" tanya Thea.


Jared mengangguk. "Di selatan hutan ada danau kecil. Kita akan ke sana setelah makan pagi," ucap Jared.


"Berapa lama perjalanan kita?" tanya Thea yang kemudian mengecup bibir Jared.


"Sekitar satu jam saja. Aku akan menggendongmu jika kau kelelahan," ucap Jared.


"Hmm, itu wajib," jawab Thea sembari mencicipi pasta yang dibuat oleh Jared.


"Ayo kita makan di dekat kolam renang saja," kata Thea dengan membawa dua gelas besar jus jeruk.


"Oke," jawab Jared yang membawa 2 piring pasta.


Dan mereka pun berjalan menuju area kolam renang indoor yang ada di sebelah kanan ruangan.



"Aku sama sekali belum berenang di sini," ucap Thea.


"Besok saja," jawab Jared.


Jared meletakkan dua piring pasta itu di lantai tepi kolam, begitu juga dengan Thea yang meletakkan dua gelas jus di sana.


Mereka kemudian duduk di atas lantai sambil memandang pemandangan di luar mansion yang terlalu indah untuk diabaikan.


"Berapa lama kita akan berada di sini?" tanya Thea.


"Seminggu," jawab Jared sembari menikmati makan paginya.


"Kita akan ke Swiss karena kita akan mengadakan pesta pernikahan kita lagi di sana," kata Jared.


"Ah ya, aku lupa dengan hal itu," ucap Thea.


"Semua keluargamu masih ada di New York karena pesta kita di sana belum berakhir dan ini hari terakhir," kata Jared.


"River pasti kewalahan menanganinya," kata Thea.


"Hmm, Beau akan mengomel sepanjang hari karena hal itu," ucap Jared tertawa.


Thea pun tertawa mendengarnya dan sudah sedikit mengenal Beau ketika pesta pernikahan kemarin.


*


*


Setelah makan pagi, Jared dan Thea pun bersiap untuk mengadakan perjalanan lagi ke sebuah area bukit di dekat danau.


Seperti biasa, dia akan membawa kameranya dan Jared membawa bekal pikniknya.


"Apakah di sini tak ada pemukiman penduduk?" tanya Thea.


"Tidak, ini hutan pribadi yang pengelolaannya di ambil alih oleh perusahaan River. Tapi semua orang tetap bisa kemari, hanya saja akses jalannya cukup jauh dan jarang ada yang kemari," jawab Jared.


"Itu artinya hanya ada kita berdua saja?" tanya Thea.


"Bisa dibilang seperti itu," jawab Jared.


"Lalu bagaimana pegawai kemarin itu kemari?" tanya Thea.


"Mereka menaiki kuda sekitar 5 km dari posko hutan," jawab Jared.


Thea dan Jared tak terlalu susah melewati perjalanan yang cukup panjang ini dan perjalanan panjang mereka dibayar oleh keindahan danau yang kini ada di depan mata mereka.


"Ini memang benar-benar indah, Honey," ucap Thea yang langsung menaruh kameranya serta membuka baju dan celananya lalu melompat ke area dermaga danau.


Jared meletakkan tas yang berisi bekal piknik dan kain alas piknik di atas rumput. Kemudian Jared juga membuka baju serta celananya dan bergabung berenang bersama sang istri.