MY HANDSOME TARZAN

MY HANDSOME TARZAN
#76



"Baby, kemarilah, jangan mengerjakan itu sendirian," panggil Jared ketika Thea mengangkat kursi kayu.


"Hanya tinggal sedikit lagi," ucap Thea.


"Tidak, kemarilah. Biar para pegawai saja yang melanjutkannya besok," perintah Jared dan menghampiri Thea.


"Hanya sebentar saja, Honey," kekeh Thea yang sekarang malah menggeser meja besar di depannya.


Jared langsung mendatangi Thea dan memanggul tubuh Thea di bahunya agar berhenti karena sejak pagi, Thea sama sekali tak beristirahat bahkan tak memperhatikannya.


"Kau melupakan aku seharian ini, Baby," ucap Jared yang kemudian menepuk bokong Thea.


Thea tertawa pelan dan menepuk bokong Jared juga yang ada di depannya.


"Kita mandi bersama?" tanya Jared.


"Hmm, sepertinya akan menyenangkan jika kita berendam di jacuzzi air hangat yang ada di rooftop," jawab Thea.


"Good idea," sahut Jared yang kemudian menurunkan Thea ketika mereka sudah ada di dalam kamar.


"Jangan memelukku, badanku penuh keringat," ucap Thea menahan dada Jared yang akan menciumnya.


"Aku tak peduli. Aku suka bau keringatmu," jawab Jared dan mengangkat tubuhnya lalu mencium bibirnya.


Thea tersenyum dan mengalungkan tangannya di leher Jared lalu mereka pun berciuman. Setelah itu, Jared dan Thea naik ke atas rooftop yang berada tepat di atas kamarnya.


Thea mendinginkan tubuhnya terlebih dahulu untuk menghilangkan keringatnya. Sedangkan Jared sudah duduk di jacuzzi dan menunggu Thea.


Beberapa menit kemudian, Thea masuk ke dalam jacuzzi bergabung dengan sang suami.


Jared memijat bahu dan leher Thea lalu mencium lehernya. "Vince akan tiba malam ini. Tadi dia mengirimiku pesan," ucap Jared.


"Sejak tiga tahun yang lalu," jawab Jared.


"Aku belum pernah mengobrol dengannya karena dia cukup menghindari wanita dan sangat galak," ucap Thea.


Jared tertawa. "Dia pernah dikecewakan oleh wanita," jawab Jared.


"Benarkah?"


"Hmm, dulu kami sering pergi bersama ke club ketika aku masih sering ke London. Keluarga ibunya adalah bangsawan Inggris dan mantan kekasihnya adalah orang biasa. Vince hampir sama sepertiku, dia suka berpenampilan apa adanya hingga tak ada yang mengetahui latar belakang keluarganya."


"Di saat dia begitu yakin bahwa kekasihnya sangat mencintainya dan menerima Vince apa adanya, ternyata wanita itu bermain di belakangnya dengan menerima pinangan dari orang tua kaya raya yang menjanjikannya sebuah rumah dan mobil mewah."


"Dan sejak saat itu Vince menjadi malas berhubungan dengan wanita manapun yang dianggapnya sama. Ibunya juga sudah bercerai lama dari ayahnya yang suka main perempuan dan kau ingin tahu plot twistnya?" ucap Jared.


Thea membalikkan tubuhnya hingga akhirnya bertatapan dengan Jared. "Ternyata mantan kekasihnya menikahi ayahnya," jawab Jared.


"OH MY GOD. Ini sangat gila," ucap Thea terkejut.


"Bagaimana reaksi mantan kekasihnya ketika mereka bertemu di pernnikahan ayahnya?" tanya Thea.


"Vince dan keluargannya tak datang karena mereka memang putus hubungan sejak lama. Ayah Vince seorang pengusaha kaya. Vince sama sekali tak mengandalkan ayahnya dalam membangun kerajaan bisnisnya. Ibunya yang selalu ada di belakangnya," ucap Jared.


"Cerita yang cukup rumit. Aku harap cerita kita tak rumit. Aku suka cerita yang menyenangkan agar bisa kita ceritakan pada anak-anak kita nanti," ucap Thea tersenyum dan mengecup bibir Jared.


Thea naik ke pangkuan Jared dan melingkarkan tangannya di leher pria tampan itu.


"Are you ready?" ucap Thea yang bokongnya sudah bergerak di atas milik Jared.


Jared tertawa pelan dan mencium kembali bibir Thea yang basah.