MY HANDSOME TARZAN

MY HANDSOME TARZAN
#38



Setelah perdebatan yang cukup alot dan panjang antara Galy dan Thea, akhirnya pemenangnya adalah Galy.


Jared kemudian berpamitan pulang pada calon mertuanya itu. Lalu Thea mengantar Jared ke halaman depan.


"Sorry aku tak bisa menemanimu," ucap Thea yang kini memeluk Jared.


"Aku bisa mencari hiburan ke club," jawab Jared.


Thea melihat ke arah wajah Jared dan memandang tajam ke arah matanya.


"Coba saja kalau berani. Aku akan menyuruh anak buah daddy memata-mataimu," ucap Thea.


"Ternyata kau lebih posesif dariku, Baby," kata Jared.


"Bukankah itu aturan permainan kita di tahap selanjutnya? Kau posesif padaku jadi aku akan lebih posesif darimu," jawab Thea.


"Kau akan menjadi suamiku, tentu saja aku akan melindungi milikku sampai kau benar-benar menjadi milikku secara sah," lanjut Thea.


Jared tertawa dan mencium bibir Thea yang tak berhenti bicara. Thea melingkarkan tangannya ke leher Jared dan menikmati ciuman mereka untuk terakhir kalinya sebelum menikah seminggu kemudian.


Setelah cukup berciuman, Jared pun akhirnya melepaskan ciumannya. Dia membelai bibir Thea dan mengecup hidungnya.


"Bye," ucap Jared lalu mencium jari tangan Thea yang tersematkan cincin lamarannya tadi.


"Aku belum bertanya soal ini. Apakah kau membelinya di Inggris?" tanya Thea.


"Tidak, aku membelinya di sini dengan sangat mendadak," jawab Jared.


"Siapa yang memilihnya? Kau?" tanya Thea lagi.


"Bukan, Beau -- istri River yang memilihnya," jawab Jared.


"Kau suka?" tanya Jared.


Thea mengangguk dan kembali mengecup bibir Jared.


"Baiklah, aku pulang dulu," pamit Jared dan melepaskan tangan Thea.


"Hati-hati di jalan. Kirim pesan dan gambar setelah kau sampai di apartemenmu," ucap Thea yang membuat Jared tertawa karena dia tak menyangka Thea akan seposeif itu padanya.


"Ya, Baby. Bye ..." Lalu Jared menyalakan starter Harley-nya lalu pergi dari mansion Thea.


Lalu Thea kembali ke dalam mansion dan langsung masuk ke kamarnya. Dia akan melanjutkan kegiatan menulisnya yang tertunda tadi pagi.


*


*


Jared tak pulang ke apartemennya malam ini. Dia memilih untuk pergi ke mansion River.


Sesampainya di mansion Kingsford, Jared langsung masuk. Pelayan tampak membukakan pintu untuk Jared dan mempersilahkannya masuk.


"Di mana River?" tanya Jared.


"Tuan River ada di ruang kerjanya, Tuan," jawab pelayan itu.


Lalu Jared menuju ke ruang kerja River. Dia langsung membuka pintunya dan River menoleh ke arah Jared.


"Ada apa?? Apakah lamaranmu berhasil?" tanya River.


"Tentu saja. Terima kasih cincinnya. Itu termasuk hadiah darimu juga, kan?" ucap Jared dengan wajah sok polosnya.


"Kau semakin lama semakin menyebalkan saja," jawab River.


"Jangan lupa mansion dan mobil baru untukku, Kakak Sepupu," kata Jared.


"Beau akan mencekikmu jika tahu kau selalu memerasku," ucap River sambil mengerjakan pekerjaannya memeriksa dokumen.


Jared tertawa pelan. "Aku akan tidur di sini. Calon mertuaku memisahkanku dari Thea selama seminggu sebelum kami menikah," kata Jared.


River meletakkan dokumennya dan melihat wajah Jared. Lalu River tertawa, menertawakan penderitaan Jared yang akan dijalaninya seminggu ini.


"Menurutmu ini lucu?"


"Ya, sangat lucu," jawab River yang masih tertawa.


Lalu Jared beranjak dari sofa dan meninggalkan River yang menurut Jared sangat menyebalkan. Jared menuju pintu dan membuka pintunya.


"Good night, Brother. Aku akan menginap seminggu di sini. Jangan lupa siapkan pestaku tujuh hari tujuh malam," ucap Jared sebelum keluar dari ruangan kerja River.