
"Honey, apa Beau dan River tak jadi ikut ke Swiss?" tanya Thea yang saat ini sedang berada di apartemen Jared untuk mengambil beberapa barang Jared yang akan dibawanya pulang.
"Ya, Beau sedang mengidam, jadi cukup membuat River kewalahan," jawab Jared.
"Jika aku hamil dan merepotkanmu, apakah kau tak masalah?" tanya Thea yang sedang duduk sofa, sedangkan Jared di area dapur membuat kopi seperti biasanya.
"Tidak, repotkan aku semaumu," jawab Jared yang membuat Thea tertawa.
"Kau mau kopi juga?" tanya Jared.
"Apa kita akan begadang lagi malam ini?" tanya Thea.
"Tidak, tapi jika kau mau, aku tak menolak," jawab Jared.
Lalu Thea menghampiri Jared ke arah dapur dan duduk di atas kursi bar. Jared memutar kursi yang dinaiki Thea hingga wajah mereka bertatapan.
"Kau sangat cantik," bisik Jared dan megecup leher Thea.
Thea melingkarkan tangannya ke leher Jared dan mengapitkan kakinya ke pinggul Jared.
"Kau sangat tampan, dan aku tak sabar bagaimana hasil cetakan kita nantinya," ucap Thea.
Jared tersenyum dan mengecupi bibir Thea.
"Kita ke club malam ini?" tanya Jared.
Mata Thea langsung bersinar mendengar hal itu lalu menganggukkan kepalanya.
"Aku akan ganti baju sebentar," kata Thea.
Lalu Jared menurunkan Thea dari kursi tinggi dan mereka berjalan bersama menuju kamar untuk berganti baju.
Setelah berganti baju, mereka pun pergi ke club malam milik teman Jared ketika masih kuliah dulu.
*
*
"Wohaaa ... Who is this???" teriak seorang pria dengan penampilan klimis melihat ke arah Jared dan memeluknya.
"Aku sangat baik dan siapa wanita cantik ini?" tanya Hawk melihat Thea yang kini tersenyum padanya.
"Dia istriku. Maaf, aku lupa mengundangmu kemarin. Aku tak tahu kalau kau sudah pindah ke New York lagi," jawab Jared.
"Waahh.. kau benar-benar melakukan pelanggaran, Jared," ucap Hawk.
"Ayo nikmati pestanya," ucap Hawk.
Tak lama kemudian, River datang bersama Beau. "Hei, kau ke sini juga?" tanya Thea pada Beau dan mencium pipinya.
"Aku sedang mengidam ke tempat keramaian dan dia mengajakku kesini, huuufftt. Padahal aku ingin pergi ke swalayan saja," jawab Beau memutar matanya.
"Ayo kita duduk di sana saja," ucap Thea menggandeng tangan Beau.
River, Jared dan Hawk tampak mengobrol dan kemudian River naik ke atas tempat DJ lalu mengambil alih pengeras suaranya.
"BEBERAPA HARI YANG LALU SEPUPU TERSAYANGKU , JARED KINGSFORD, BARU SAJA MENIKAH. JADI DIA AKAN MENTRAKTIR KALIAN SEPUASNYA MALAM INI... NIKMATI MALAM KALIAN!!" ucap River dan tentu saja semua pengunjung bersorak kegirangan karena hal itu.
"Dia membalasnya," ucap Thea.
Beau tertawa dan meminum air putih yang ada di mejanya.
"Jared sudah terlalu banyak menguras hartanya dan traktiran malam ini hanya secuil bagi Jared, Thea sayang," kata Beau.
River kemudian menuju ke arah tempat Beau duduk dan mengecup bibirnya. "Bagaimana Thea? Ini masih pembukaan saja," ucap River tersenyum.
Jared menyungginkan senyumnya melihat ke arah River.
"Aku akan memberimu diskon malam ini, Bro. Tenang saja," ucap Hawk tertawa karena kebiasaan Jared dan River masih belum berubah sejak mereka masih kuliah dulu.
"Tidak, aku akan bayar full. Aku tak suka dengan diskon," jawab Jared dan kemudian menuju ke arah meja Thea.