
Setelah dari butik, Beau dan Thea langsung pergi ke salon untuk langsung melihat fashion show.
Thea cukup menikmati acara malam dan ada beberapa koleksi tas dan sepatu serta baju tentunya yang sudah diincarnya.
Begitu juga dengan Beau, berkat hasutan Thea, Beau justru akan memborong lebih banyak barang sepertinya daripada Thea.
Tapi Beau cukup menikmati waktunya bersama Thea yang memang memiliki sikap supel dan sedikit somplak itu meskipun penampilannya tampak elegan di mata orang yang tak mengenalnya.
Jam 12 malam, Thea dan Beau pun akhirnya pulang. Beau langsung pulang ke mansionnya, sedangkan Thea pulang ke mansion orang tuanya yang kini sudah kosong.
Thea mengecek semua ruangan, ternyata Jared belum pulang, lalu Thea mengambil ponselnya dan menelepon sang suami.
"Halo, Honey. Kau belum pulang?" tanya Thea.
"Aku masih di perusahaan bersama River. Jadi sepertinya aku tak akan pulang malam ini karena banyak yang harus kuselesaikan sebelum kita berangkat ke Swiss besok lusa," jawab Jared.
"Hmm, baiklah. Kau sudah makan malam?" tanya Thea.
"Sudah," jawab Jared.
"Oke, bye Honey. I love you," pamit Thea.
"I love you too," jawab Jared.
Lalu Thea langsung membuka bajunya dan berendam di bathtub dengan air hangat agar tubuhnya sedikit rileks.
Setelah berendam selama setengah jam, Thea akhirnya selesai dan langsung memakai gaun tidur, lalu merebahkan di ranjangnya yang empuk itu.
"Aaaah ... nyaman sekali," gumam Thea dan langsung memejamkan matanya karena sudah sangat mengantuk dan juga lelah.
*
*
Dan dia melihat Thea sudah tertidur nyenyak. Jared langsung mandi dan kemudian bergabung bersama Thea di atas tempat tidurnya.
Jared memeluk Thea dari belakang. Meskipun sebenarnya lelah, Jared tentu saja tergoda dengan harum wangi tubuh Thea yang semerbak memenuhi hidungnya.
Jared menciumi punggung halus Thea dan membuat sensasi rasa geli bagi Thea karena kumis dan jambang Jared menggesek kulitnya.
"Tidurlah, aku yang akan bekerja," bisik Jared ketika tubuh Thea sedikit bergerak.
"Hmm," gumam Thea yang masih menutup matanya.
Tangan Jared mengusap paha Thea dengan sangat perlahan hingga masuk ke dalam gaun tidurnya. Jarinya bermain di balik kain tipis di bawah perut Thea.
Thea mulai sedikit terpancing dengan aksi Jared itu. Apalagi kini tangan Jared sudah berada di pangkal pahanya dan membuat Thea mendesah pelan.
Thea memegang tangan Jared yang bergerak pelan di bagian tubuhnya yang paling sensitif itu. Jared mencium bahu Thea dan tengkuk lehernya serta melumaatnya.
Jared masih setia menuntaskan gerakan tangannya agar Thea mencapai titik klimaaksnya. Hingga akhirnya Thea mendesah keras dan tubuhnya berbalik menghadap ke arah Jared.
Jared langsung melahap bibir Thea dan mereka berciuman cukup lama hingga akhirnya mereka sudah tak memakai pakaian sama sekali.
Thea naik ke tubuh kekar Jared dan bergoyang liar di atasnya. "Aaaahh ... kurasa malam ini kita akan bercinta sedikit lama, Baby," ucap Jared dengan tangan memegang pinggul Thea yang bergerak cepat di atasnya.
"Aku akan memuaskanmu," ucap Thea dengan suara ngos-ngosan.
Jared tertawa pelan dan kemudian membalik posisi mereka. Kali ini Jared dan Thea mencoba banyak posisi hingga memutari ranjang kingsize-nya itu.
(Silahkan bertravelling sendiri ya mak gaya apa yang dipake Jared dan Thea)