MY HANDSOME TARZAN

MY HANDSOME TARZAN
#52



"Apa tujuanmu memancingku, Baby? Kau ingin membuatku berakhir di kamar mandi?" tanya Jared mengecup hidung Thea.


"Kau bisa memakanku sepuasnya mulai sekarang. Kemarin aku hanya mengujimu saja," ucap Thea tersenyum lebar.


"What??? Oh my ... Kau benar-benar tengil dan menyebalkan," kata Jared dan langsung memanggul tubuh Thea menuju kamar tidurnya di lantai atas.


Thea tertawa dan mencium punggung Jared. Jared tak marah dengan apa yang dilakukan oleh Thea karena dia sudah lumayan hafal karakter Thea yang terkadang memang sangat usil.


Jared merebahkan tubuh Thea di atas ranjang dan Thea tentu saja langsung membuka bajunya sendiri tanpa bantuan Jared.


"Aku suka gerak cepatmu," ucap Jared yang langsung membuka celananya dan menerkam Thea yang ada di atas ranjang kingsizenya.


Jared mencium bibir Thea dengan penuh gairaah dan ********** dalam-dalam. Tangan Jared meletakkan tangan Thea di atas kepalanya hingga Jared puas menciumi dada Thea yang sangat ranum dan cukup besar ukurannya untuk wanita semungil Thea.


"Jika kau bukan keturunan Robert, mungkin kau sudah menjadi model majalah dewasa, Baby. Dadamu lumayan besar dan menggiurkan," lirih Jared yang ditanggapi oleh tawa Thea.


"Hmm, sebenarnya banyak yang menawariku tetapi daddy langsung mendatangi orang-orang itu dan membuat perhitungan dengan mereka karena menganggap putri kesayangannya adalah wanita murahan," jawab Thea yang kemudian mendesah karena Jared menguluum puncak dada Thea.


"Aaaahhh ... Honey. Bagian bawahmu sudah sangat mengeras dan aku siap menerimanya," desah Thea dan Jared tertawa pelan mendengar kata-kata Thea yang memang selalu vulgaaar.


"Kau ingin bermain cepat atau lambat?" tanya Jared yang ciumannya sudah sampai di perut Thea.


"Sepertinya kita akan melakukannya dengan cepat karena aku sudah benar-benar tak tahan," jawab Thea.


"Aku masih ingin membuatmu gila, Baby," ucap Jared.


"Kau sudah mengerjaiku, jadi aku akan membalasmu," lanjut Jared yang kini sudah berada di pangkal paha Thea.


Thea terpekik keras ketika bibir dan lidah Jared bermain di atas miliknya. "OOoowwwhh ..." Thea menjambak rambut Jared yang terikat.


Karena pelayanan Jared itu, Thea bahkan sudah berkali-kali mencapai puncaknya. Kini Jared kembali menatap wajah Thea yang sudah diselimuti gairaah.


Jared memasang senyum tengilnya dan menatap mata biru Thea. "Bagaimana pelayananku, Nyonya Kingsford?"


"Kau yang terbaik, Honey," ucap Thea dengan suara mendesah.


"Kau siap untuk adegan inti kita?" tanya Jared yang kemudian mengecup bibir Thea.


Thea mengangguk dan kemudian mereka kembali berciuman dengan intens. Jared mulai memasukkan miliknya ke dalam milik Thea yang masih sangat rapat dan bersegel.


"Cukup susah ternyata," bisik Jared.


"Kau pasti bisa, Honey,. Berjuanglah," sahut Thea tertawa pelan.


"Ini bukan perlombaan, Sayang," ucap Jared yang masih fokus dalam kegiatan menjebol gawang Thea yang terjaga dengan ketat ini.


Lalu Jared memasukkan jarinya ke dalam milik Thea agar lebih mudah memasukinya nanti. Thea kembali mendesah karena ulah jari liar Jared itu.


"Aaaaahh ..." desahnya keras.


"Kau sudah amat sangat basah dan licin," bisik Jared dan mulai mencoba memasukkan miliknya lagi.


Jared tersenyum puas ketika dirinya berhasil melakukan kegiatan inti percintaan ini.


"Akhirnya kita menikmati malam kedua kita, Baby. Bukan malam pertama," ucap Jared dan mulai menggerakkan tubuhnya di atas tubuh Thea.


"Aaakkkhh ..." Desahaan Thea semakin keras ketika Jared mulai memaju mundurkan tubuhnya di atas Thea.