
"Siapa wanita itu?" tanya Beau pada River yang ikut merasakan emosi juga ketika mendengar kabar tak mengenakkan itu.
"Dia seorang model. Anak buahku sedang mendatanginya," jawab River.
"Lalu?" tanya Beau.
"Dia hanya mencari sensasi dan kebetulan dia bertemu dengan kita di club waktu itu ketika aku mengumumkan bahwa Jared akan mentraktir semua pengunjung," jawab River.
"Ya Tuhan, benar-benar wanita tak punya otak. Apa dia tak tahu sedang berurusan dengan siapa?" kesal Beau.
"Kekasihnya seorang pejabat pemerintahan, dia memakai Jared agar namanya menjadi terkenal di media sosial. Kekasihnya tak mau bertanggung jawab atas anaknya dan dengan cara inilah dia ingin terkenal dan pada akhirnya membuka kedok pejabat itu," jawab River.
"Dengan menggunakan Jared? Ya Tuhan, dia bisa mati jika keluarga Thea turun tangan," ucap Beau tak habis pikir.
"Dia tak tahu tentang keluarga Thea karena dia hanya mencari tahu tentang keluarga Kingsford. Untung saja dia tak menggunakan namaku," kata River.
"Jika dia menggunakan namamu, kupastikan dia tak akan selamat dariku. Aku akan merobek mulutnya dan menyeret rambutnya mengelilingi patung liberty," ucap Beau emosi.
River tertawa dan membuka kaos Beau lalu memasukkan kepalanya ke dalam perutnya.
"Hei, Baby. Jangan mencontoh mommymu yang suka menyiksa orang, oke?" ucap River di balik baju Beau.
Beau memukul bahu River. "Kau mau ku smack down?" ucap Beau.
"Wuhuuu ... Llihatlah, mommy sangat tega pada daddymu ini, Kid," kata River yang masih ada di balik kaos Beau.
"Riveeerrrr ..." teriak Beau ketika River mulai menggelitiki pinggangnya.
BEAU - RIVER KINGSFORD
*
*
*
"Kau sudah mendengar kabar itu, Dam?" tanya Dillon pada Damon melalui sambungan telepon.
"Kau yakin? Jangan sampai daddy tahu. Wanita itu akan habis sampai ke akarnya jika keluarga putri kesayangannya diusik," ucap Dillon.
"Come on, daddy pasti akan tahu hal ini. Tenanglah, River sudah menanganinya dengan tuntas. Bahkan dia melibatkan pejabat pemerintahan itu untuk ikut turun tangan menangani kekasihnya jika tak ingin jabatannya dihancurkan oleh Kingsford," jawab Damon.
"Thea urusanku, jangan khawatir apalagi dia sudah ada di tangan Jared. Aku sangat mengenalnya. Meskipun terlihat urakan, Jared adalah pria yang baik dan bukan playboy. Aku bahkan lebih playboy darinya dulu," lanjut Damon.
Dillon hanya tertawa mendengarnya.
"Kau mengawasi Phoenix, kan? Dia sedang berada di puncak masa mudanya. Jangan sampai lengah mengawasinya, Dillon. Penggemar wanitanya terlalu banyak," ucap Damon lagi.
"Biarlah dia menikmati masa mudanya, Dam. Tak usah mengganggunya. Aku yakin dia bisa menjaga dirinya sendiri," jawab Dillon.
"Daddy memberi amanah pada kita untuk menjaga adik-adik kita, Dillon. Tetap jangan lengah," jawab Damon.
"Ya, baiklah. Bye," ucap Dillon dan mematikan ponselnya.
"Ada apa dengan Thea, Sayang?" tanya Velvet sambil menggendong kedua bayinya.
Damon mengambil satu bayinya dari tangan kiri Velvet dan menggendongnya.
"Ada yang membuat masalah pada Jared dengan memfitnahnya," jawab Damon.
"Apakah berhubungan dengan wanita?" tanya Velvet.
"Ya," jawab Damon.
"Lalu bagaimana?" tanya Velvet yang duduk di sofa dan memberi ASI pada baby Rocco.
"Sudah diselesaikan dalam waktu singkat. Tak akan ada konflik apapun dalam kehidupan Thea karena terlalu banyak yang melindunginya," ucap Damon.
"Betapa beruntungnya Thea," kata Velvet.
"Kau juga, Sayang. Kau beruntung memilikiku karena aku akan selalu melindungimu, Baby," ucap Damon mengecup bibir Velvet.
"I love you," ucap Velvet.