
"sudah di putuskan kau harus menikahi anaknya,dia mempunyai kelemahan kita.ini demi kau dengan wanita itu"
"apa tidak ada pilihan lain??"
"son ini demi kebaikan mu,jika kalian berjodoh pasti akan bersatu.ingatlah jika kau terus berada di sisinya pasti ia akan kehilangan nyawa"
roberth hanya mendengus kesal atas keputusan andrew.tak ada opsi lain lagi ia harus menikahi rival bisnis mereka,meski tak secara langsung tapi selalu mencari masalah pada keluarga jullius.
🌼🌼🌼
"angel tolong ikannya besar tak bisa di tarik,bantu aku"
"tuan muda seharusnya ada malu pada pada tubuh kekar ini" sontak membuat roberth terkekeh mendengar jawaban yg fara lontarkan.
mereka tengah memancing di danau menikmati akhir pekan.
"cepat tarik" ujar fara.dengan seringai nakalnya roberth membuat dirinya seolah tertarik ikan yg mana membuat ia terpeleset dan jatuh ke air.fara yg memegang tangannya ikut tercebur juga.
**akkkkh
byuuur**
"bukan dapat ikan malah kita jadi ikan disini,memalukan sekali kita seperti anak kecil saja.ini semua karena anda"memukul lengannya alih-alih marah roberth malah memeluk fara erat sambil tertawa lalu mengacak rambutnya.
" berjanjilah angel kau akan selalu bersama ku,kau akan selalu lentera untukku,berjanjilah" fara pun bersemu merah mendengar ucapannya.
apa ini??apa ia sedang mengungkapkan perasaannya tapi aku tahu diri siapa aku ini.berada di sisinya sudah cukup
tanpa memjawab ia menarik tangan roberth agar naik ke atas.robert pun tersenyum melihat reaksi fara.
mereka pun segera naik ke mobil berniat langsung pulang karena sudah basah kuyup.namun di pertengahan jalan ada mobil hitam yg mengikuti mereka.
"tuan muda,mobil di belakang seperti membuntuti kita dari tadi"
roberth tak menghiraukan ucapan fara lalu menggenggam tangannya agar tak gelisah.dengan kecepatan penuh ia mengemudikan mobilnya.namun kalah cepat mobil hitam itu mensejajarkan dengan mobilnya.
fara pun semakin gelisah saat kaca mobil itu terbuka tampak seseorang menodongkan pistol ke arah robert.
roberth pun mengeluarkan senjata dari dasboard dan menembak ban mobil tersebut.
**brakkk
brummm**
mobil itu pun hilang kendali dan menabrak pembatas jalan lalu terbakar.
tapi tak habis di situ dari arah belakang
muncul mobil serupa bahkan lebih banyak.
"oh shit"
mobil mereka di tembaki dari belakang bahkan sampai menabrak bagian belakang mobil roberth pun memukuli setir amunisinya habis lalu menelpon seseorang.
"siaga 1,"
"......."
"siapkan helicopter dan medis"
roberth tak melepaskan tangannya dari fara.
tanpa mereka musuh sudah menghadang mereka dari depan dan mengarahkan senjata laras panjang ke arah robert.
"dengarkan fara aku men......" ucapannya terputus
**dooor
dooor**
namun bukan roberth tapi fara yg tertembak fara menghalau peluru itu dengan tubuhnya yg seharusnya mengenainya.perasaan bersalah menjalar di hati pria itu.perempuan yg harus ia lindungi malah melindunginya.
bala bantuan pun datang aksi tembak menembak pun tak terelakan.dengan sigap roberth menggendong fara menaiki helicopter menuju rumah sakit.
di sepanjang penjalanan ia mengutuki keteledorannya yg tak membawa pengawal rahasianya.
"bertahanlah sayang"
"aku akan membalas mereka,akan ku balasan jauh lebih sakit"
sambil menciumi wajahnya yg tak sadarkan diri.
🌼🌼🌼
sudah satu bulan fara di rawat di rumah sakit karena luka tembak pada bahu dan perutnya ia harus di rawat intensif.
namun tak ada tanda roberth menjenguknya atau sekedar pesan.perasaan kecewa di hatinya tak bisa di pungkiri lagi ada rindu pada sosok lelaki yg selalu menemaninya
hari ini ia di perbolehkan pulang.mengemasi barangnya dan lysa yg selalu berada di sampingnya.
🌼🌼🌼
tiba di mansion ia di kejutkan dengan sosok yg ia rindu sedang bersenda gurau dengan wanita.terasa hatinya di tikam belati begitu menusuk.bahkan roberth mengacuhkan keberadaannya
lysa pun yg menyadarinya segera menyeret fara pergi ke kamarnya.
"tuan muda sudah menikah dengan nyonya jesseline,menjauhlah darinya aku tau kau ada rasa padanya" ucap lysa
"apa???tidak aku tak menyukainya" sangkalnya tapi hati dan perkataan tak searah.
"baguslah,bahkan tuan muda membuat peraturan baru. kita harus mode bisu,tuli,dan buta bila ada hal yang di luat pekerjaan kita".
" mungkin karena kematian tuan besar yg tak wajar jadi dia seperti itu"jelasnya lagi.
"apa??aku bahkan ketinggalan banyak berita sejak tidur di rumah sakit"
tak mau memikirkan hal yg di luar kuasanya ia pun merebahkan tubuhnya di kasur namun ucapan dan perilaku manis pria itu selalu menari dalam ingatannya yg mana membuatnya meneteskan air mata.
sejak hari itu pun ia mencoba menjauh darinya karena ia sadar posisi.tak mau berlarut kesedihan karena masih ada si kembar yang masih butuh perhatian penuh.
bahkan sifat roberth kini berbanding terbalik 180 derajat dari yg ia kenal dulu.
entahlah hati manusia siapa yang bisa mengukur kedalamnya.
FLASHBACK OFF
love,
🍁MARWAH HASAN🍁