MY ANGEL

MY ANGEL
menimbang



"apa yang anda maksud nyonya,saya tak mengerti ini."


sungguh terkejutnya ia.bagaimana bisa menikah saja belum bagaimana bisa jadi ibu.sungguh di luar nalar.


"kau akan mengandung bayi ku dan roberth,tenang saja aku akan menjamin hidup mu.dan kau akan menikah dengan roberth jadi mereka tak akan mencomooh mu,hamil di luar nikah"


jessie mencoba meyakinkannya.


ayolah bersedia fara


"tapi mana bisa nyonya,saya tak punya keberanian untuk itu"


"apa yang kau takutkan??tenang saja roberth sudah setuju akan hal ini,apa kau tak ingin membahagiakan ke dua adik mu di desa??kalian yatim piatu jika bukan dirimu yang mengubah nasib mereka lalu sia lagi.


kau bisa menjamin kehidupan yang layak untuk mereka,pikirkanlah fara"


skakmat


itulah alasan fara rela bertahan di mansion ini karena ke dua adik kembarnya yang berusia 16 tahun yang butuh biaya untuk sekolah dan segala kebutuhan hidup lainnya.ia ingin adiknya meraih cita-cita mereka dan menjadi Apa orang yang mereka impikan.


"aku dengar jessica ingin menjadi desainer dan jasson ingin menjadi pengusaha.tidak kah kau ingin mewujudkannya??"


tambahnya lagi pada fara agar ia menyetujuinya.


tampak binar dan sedikit harapan pada mata fara mendengar apa yang jessie katakan.


oh tuhan...jika ini memang takdir hidup ku tak apa yang penting masa depan ke dua malaikat ku itu terjamin


setelah menimbang dan memikirkan lagi.ini yang selalu ada dalam mimpinya bisa bersama dengan orang yang ia cintai diam-diam.tapi kenapa harus dalam ikatan yang rumit seperti ini kenapa bukan atas dasar cinta.


entahlah baginya masa depannya tak terlalu penting baginya masa depan si kembar adalah prioritas utama.


"baiklah nyonya, saya.......bersedia"


ujarnya penuh keyakinan.


"bagus,besok kau akan menikah dan 3 hari setelahnya proses bayi tabung itu akan di mulai.jangan bekerja lagi,keperluan dan segala kebutuhan mu akan di siapkan"


"dan satu lagi tegak kan kepala mu!!


kau sekarang sama seperti ku.dan jika aku tak ada di rumah kau akan urus segala kebutuhan roberth layaknya istri pada umumnya"


ya...jesseline adalah desaigner ternama dia sering menghadiri acara fashion di berbagai negara sampai kadang menginap sampai beberapa hari kadang minggu.roberth tak mempermasalkannya karena ia tahu betul istrinya sangat menyukai hal itu.


"baik nyonya"


*****


"kau begitu baik sayang,sampai mau berbagi pria mu"


ucap pria itu sambil mengecup surai sang wanita.


"jika tidak demikian bagaimana aku bisa menemui mu secara bebas,dan wanita itu sebagai pengalihan saat aku ingin bersama mu. dan juga agar mereka berfikir aku wanita yg baik tanpa celah"


"kenapa kau tak mau hamil anak nya??"


"apa kau mau aku mati???rose bilang roberth itu mempunyai darah yang istimewa jadi wanita yg mengandung bayi nya harus wanita yg punya darah yg sama dengannya"


"darah nya tak cocok dengan ku resikonya bisa pendarahan dan parahnya lagi bisa meninggal saat melahirkan.aku tak rela jika harus berkorban untuk nya".


"entah kebetulan atau apa maid rendahan itu cocok dengannya"


tambahnya lagi


"sudahlah ayo kita lanjutkan,kenapa membahas itu"


ucap pria itu.


di dalam kamar itu mereka memadu kasih tak memperdulikan sekitar.


jesseline dan steven sudah lama menjalin kasih jauh sebelum menikah dengan roberth. steven selalu mengajaknya kawin lari tapi naas selalu gagal karna ALEX JHONSON ayah jessie menikahkan nya dengan roberth yg alex tau sangat mencinta putrinya.alex selalu mengancam akan membunuh kekasihnya jika dia berani membangkang.namun usaha alex sia-sia saja jessie dan steven merencanakan hal yg tak di duga olehnya dan juga roberth.