MY ANGEL

MY ANGEL
Percayalah



Lani memperhatikan wajah Vino lekat, dia sangat takut Vino mengira dia berbohong. Tapi untuk apa? Tidak ada untungnya untuk Lani.


Vino menggenggam erat tangan Lani, seolah paham apa yang dipikirkan kekasih hatinya itu.


Sambil masih menggenggam tangan Lani erat dia kemudian menatap ke arah Reno.


“Maaf Ren, kakak tidak tahu kalau Melody belum bisa move on dari mu, akan Kakak kasih tahu dia baik-baik, sekali lagi Kakak minta maaf ya Ren” kata Vino sungguh-sungguh.


“Iya kak, Aku mohon bantuan Kakak. Ini bukan sinetron kak, ini dunia nyata, semoga Melody bisa menyadari kesalahannya dan bisa berubah”jawab Reno.


Vino pun mengangguk.


Reno dan Angel kemudian undur diri lebih dulu.


Lani dan Vino masih disana sedangkan Melody tidak tahu entah kemana.


“Lan” kata Vino pelan, pandangannya luruh ke depan.


“Aku sayang sama kamu, kamu jangan pernah berpikiran kalau aku akan nyalahin kamu atas sesuatu yang tidak kamu perbuat, kalau ada hal seperti ini lagi, jangan ragu untuk sampaikan ke aku, ngerti?” Vino berkata pelan seraya tersenyum.


Lani pun mengangguk. Beruntungnya dia Vino mau mempercayai apa yang sudah dia ucapkan, padahal dia tahu betul kalau Vino begitu menyayangi Melody.


“Aku hanya takut kalau kamu tidak percaya dengan apa yang aku ucapkan” kata Lani lirih tanpa berani mentap Vino.


Vino membawa Lani dalam pelukannya, “Aku percaya sama kamu, tidak mungkin kamu mengarang cerita seperti itu, tidak ada kaitannya dengan mu, jadi jangan berfikir sesuatu sebelum terjadi ya”pinta Vino pula.


Lagi-lagi Lani hanya mengangguk.


Sedangkan ditempat lain, Melody berada disebuah club malam dengan segelas minuman ber alcohol di depannya. Dia tidak berhenti mengumpat dari tadi.


“Sialan, sialan, dari mana Reno bisa tahu? Dimana harga diri Aku? Seorang Melody mengemis cinta dari mantan? Arrghhhh…” Melody mengacak-acak rambutnya.


Dia marah sekaligus malu, juga patah hati disaat bersamaan.


Menurut Melody, Reno sudah dibutakan cinta oleh Angel, dan sedikitpun tidak berpaling.


Demi menghilangkan penat dia turun ke dance floor dan mulai berjoged. Dia ingin besok pagi kejadian memalukan ini hilang dari ingatannya.


.


.


“Ren, aku tidak mengerti dengan Melody, kenapa sekarang seolah-olah aku yang merebut kamu dari dia?”tanya Angel masih tidak percaya.


Angel dan Reno sedang tiduran di atas ranjang sambil saling memeluk.


Reno mencium wajah Angel dengan gemas.


“Kamu tidak pernah merebut aku dari siapapun, jangan pernah berpikir seperti itu”ucap Reno pula.


“Kalau Melody berusaha keras mengejar mu, apa kamu akan berpaling dariku?” Tanya Angel sendu.


Reno tersenyum, “Tidak akan pernah, dari awal pun aku hanya mencintaimu, jangan pernah ragukan perasaanku, percayalah” Reno kemudian mencium kening Angel lama.


“Semoga Melody bisa menyadari kesalahannya, bagaimanapun kamu adalah suamiku, ajaran agama manapun tidak membenarkan yang namanya menghancurkan rumah tangga orang lain”ucap Angel.


“Kamu lagi hamil, tidak boleh banyak pikiran. Ingat satu hal kalau aku sangat mencintaimu”ucap Reno meyakinkan istrinya.


Angel pun tersenyum kemudian mengangguk.


Reno samakin mengikis jarak kemudian mencium bibir istrinya dengan lembut. Ciuman itu berlangsung sangat lama hingga keluar suara decapan saling bersahutan.


Bahkan entah siapa yang memulai lebih dahulu, kedua pasangan suami itu sudah sama-sama polos. Percintaan itu pun terjadi kembali. Tidak dengan saling menggebu tetapi ingin menunjukkan kalau mereka saling mencintai dan saling membutuhkan sama lain.


Bersambung ❤