MY ANGEL

MY ANGEL
Jujur



Angel sudah siap dengan pakaian kerjanya, sedangkan Reno masih bergelung dengan selimutnya


"Sayang, bangun" Kata Angel membangunkan Reno, suaminya


Reno bergeming masih terdengar dengkuran halus yang berarti si empunya masih tertidur lelap


Angel melirik jam dipergelangan tangannya


sudah menunjukkan pukul 8 pagi


"Kamu gak ke kantor sayang?"Angel menggunjang tubuh suaminya berharap Reno segera bangun


Reno masih belum membuka mata, kantuknya benar-benar tidak bisa ditahan, beberapa hari ini dia sangat sibuk dan kurang istirahat, puncaknya hari ini tubuhnya drop, capek tak tertahankan


Angel meraba kening suaminya


"tidak demam, sayang aku kerja dulu ya, sarapan sudah aku siapin, jangan lupa di makan" Angel mengecup pipi suaminya kemudian berangkat kerja


Saat akan naik ke dalam mobil, Raina memanggilnya


"Kak, aku ikut lagi ya" katanya sambil berlari


"Iya , ayo, kok gak pakai seragam?"


"aku ambil cuti tahunan kak, aku mau ketemu Kak Rio"


"bagus lah, lebih cepat lebih baik"


.


.


Raina masuk ke dalam gedung perusahaan yang cukup besar, sampai disana dia sudah disambut oleh petugas security dan diarahkan ke resepsionis


Raina duduk di ruang tunggu yang cukup nyaman, ada beberapa majalah dan koran yang bisa di baca sambil menunghu Rio datang


Asyik membaca sampai tidak sadar kalau Rio sudah berdiri di belakang nya


"Raina?" tanya Rio kaget, tadi dia tidak sempat menanyakan siapa tamu yang mencarinya, dia pikir itu adalah relasi yang sudah membuat janji sebelumnya


"Kak Rio" Raina meletakkan majalah yang dibacanya dan langsung berdiri


"apa ada sesuatu? Reno memintamu kesini?"


"Kenapa kamu tidak chat kakak dulu sebelum kesini? kakak ada janji dengan klien jam 9"


"Maaf kak kalau aku ganggu kakak, kalau gitu aku pulang dulu ya kak" Baru Raina mau pergi, Rio sudah mencekal tangannya


"Tunggu diruangan kakak ya, kakak cuma tanda tangan kontrak saja"


Raina mengangguk kemudian mengekor dibelakang Rio menuju ruangannya


"Kamu tunggu sebentar ya, kalau ada apa-apa chat kakak" Kata Rio saat Rio akan menemui relasinya yang sudah menunggu di ruang tamu


Lagi-lagi Raina mengangguk


Rio segera menemui relasinya, dalam hati dia bertanya-tanya ada apa gerangan Raina sampai mencarinya ke tempat kerja, banyak pertanyaan-pertanyaan di benaknya tapi dia tidak menemukan jawabannya


Sementara Raina menunggu di ruangan Rio dengan perasaan gugup tak menentu


Tak habis pikir dengan keberaniannya yang sampai datang ke kantor Rio tanpa mengabari dulu


pikirannya seolah buntu, dia tidak mau mengulur waktu lagi


Sudah cukup dia bermain-main dengan perasaannya


Seperti Janji Rio tadi, kurang dari 30 menit dia sudah selesai dengan urusannya


"Maaf, apa kamu bosan menunggu? Kakak tidak bisa pergi begitu saja setelah tanda tangan kontrak"


"Tidak kak, belum ada 30 menit aku menunggu" Kata Raina seraya tersenyum,menutupi kegugupannya


Rio sudah duduk di sebelah Raina di sofa di ruang kerjanya


"Kamu mau bicara apa?"


Raina menunduk , menghela nafas kemudian berucap, "Kak, maaf selama ini aku sudah membuat kakak tidak nyaman"


"Maksud kamu?"


"Aku tidak memberi kepastian dengan hubungan kita, sekarang aku akan jujur dengan kakak, maaf atas 5 tahun yang tidak menyenangkan untuk kakak, aku akan berterus terang tentang perasaan ku pada kakak"


BERSAMBUNG ❤