MY ANGEL

MY ANGEL
Mogok



Mobil Reno melaju dengan pelan, berharap bisa lebih lama dengan sang kekasih hati. Angel pun menyadari itu


“mobilnya kayak siput” kata Angel dengan cekikikan


Reno tertawa sebagai jawaban, “ketahuan ya”


“yang penting kamu senang, gak apa-apa kayak siput” kata Angel dengan senyum manisnya


“terima kasih sayang, setidaknya beban pikiranku sejenak bisa hilang kalau sudah bersamamu” gombal Reno


Angel menepuk pelan lengan Reno, “ gombal banget”


Reno terkekeh, “aku serius sayang”


“ayo kita cari solusi bareng yang” Reno mengangguk seraya tersenyum sebagai jawaban


.


.


besoknya Angel menghampiri Reno di kantornya


“kenapa gak bilang mau kesini?” tanya Reno pura-pura merajuk, “Ponselnya mati lagi?”


Angel hanya cekikikan , “kan surprise , masak bilang-bilang”


Reno geleng-geleng kepala, ada-ada saja si Angel ini bikin gemes pikirnya


Angel duduk di kursi di depan meja Reno, menyerahkan beberapa proposal


“Apa ini?” Reno mengernyitkan kening bingung


“baca dulu” titah Angel.


Reno kemudian membaca proposa tersebut, ada 3 proposal


“sayang, aku gak bisa “ kata Reno sambil mengembalikan proposal itu kembali


“sekarang aja aku udah nolak lebih dari 5 proyek, gimana aku bisa ambil ini”


Angel menggenggam tangan Reno, “aku yakin kamu bisa, mulai pikirkan untuk menambah karyawan, kamu gak bisa hanya bekerja berdua, cari karyawan yang memang benar-benar kompeten”


Reno mengangguk, “baiklah, akan aku pikirkan dulu, tentunya aku harus berdiskusi dengan Pak Bayu”


“Pak Bayu kemana?” Angel celingak-celinguk mencari sosok Bayu


“masih mencari tukang baru, yang lama gak mau kerja lagi ,padahal upahnya sudah dibayarkan”


“sabar ya sayang, pasti ada jalan, aku yakin kamu bisa” Angel memberi semangat


setelah Angel berpamitan kembali ke Kantornya, Reno mulai memikirkan perkataan pacarnya tersebut. dia berdiskusi dengan Bayu mengenai penambahan karyawan. setelah berunding panjang dan memperkirakan untung dan rugi mereka sepakat untuk menambah karyawan untuk membantu menghandle proyek yang sudah mereka dapat. 1 minggu, 2 minggu berlalu keadaan perusahaan Reno sudah semakin membaik, team yang dipekerjakan juga sangat profesional. ternyata saran dari Angel yang memintanya untuk penambah karyawan bisa membantu pekerjaannya menjadi lebih mudah. tawaran kerjasama pun datang tanpa hentinya, membuat Reno tidak berhenti bersyukur atas apa yang dicapainya.


Kini 1 tahun sudah berlalu, Reno dan Bayu sudah bisa membuat kantor sendiri, tidak lagi mengontrak. Kantor minimalis dengan 2 lantai serta dengan total karyawan tetap 10 orang , dalam kurun waktu satu tahun lebih akhirnya mimpi Reno yang memiliki gedung sendiri bisa tercapai, walaupun belum besar, dia yakin suatu saat nanti perusahaannya akan semakin besar. dengan kerja team yang kompak, jujur dan komitmen semua pasti bisa dilalui.


drt drt drt ponsel Reno berbunyi. tertera nama sang kekasih di sana dengan segera dia mengangkat panggilan tersebut


“halo sayang” sapa sapa Reno pada Angel


“sayang, kamu sibuk nggak?” tanya Angel di seberang sana


“kenapa sayang? gak sibuk kok” jawab Reno sedikit berbohong. kerjaannya nyatanya sedang menumpuk, tapi berhubung Angel yang tidak pernah mau merepotkan dia sama sekali sampai bertanya, pasti ada sesuatu yang penting. toh dia bisa meminta asisten nya untuk membantu pekerjaan


“bener?” tanya Angel lagi


“bener, kenapa sayang?” ulang Reno


“mobil aku mogok di XXX, di deket sini sepi banget yang, aku coba hubungi bengkel keliling katanya lokasinya jauh, maunya mobil ditinggal tapi gak dapat-dapat taxi”


“aku kesana sekarang, kamu share lokasinya ya” kata Reno dan segera menyusul Angel


Bersambung...