MY ANGEL

MY ANGEL
Benar Hamil



Angel dan Reno tiba dirumah setelah menjalani pemeriksaan dirumah sakit.


Sampai rumah Mira langsung menghampiri mereka.


"Gimana keadaan kamu sayang?" tanya Mira pada sang menantu, mereka sedang duduk di ruang keluarga.


"Seperti keinginan kita bersama, Angel hamil bu" Reno yang menjawab.


"Ini kabar gembira untuk kita, kamu istirahat ya, jaga kesehatan baik-baik" kata Mira perhatian.


"Iya bu, Aku udah gak pusing, cuma lemes nya masih" jawab Angel sejujurnya.


"Ajak Angel ke kamar Ren, biar istirahat" titah Mira tegas


"Jangan mikirin pekerjaan rumah dulu, nanti biar ibu yang kerjakan" lanjutnya.


"Iya bu, aku ke kamar dulu ya bu" pamit Angel, dengan ditemani Reno mereka istirahat di kamar.


"Kamu gak ke kantor lagi?"Tanya Angel pada sang suami.


Mereka sedang berbaring dengan saling memeluk.


Reno menggeleng, "Aku mau jagain istri tercinta, inget kata dokter tadi kamu harus banyak istirahat".


"Aku gak apa-apa sayang, hamil muda memang seperti ini, kamu kembali aja ke kantor, dirumah kan ada ibu".


"Kerjaan sudah beres kok yang, Ibu Winia sudah oke dengan design yang dikirim, cuma aku lagi perlu admin karena admin yang lama mau cuti melahirkan".


"Kamu gak mau mempertimbangkan sahabat kecil kamu buat ngisi posisi itu? dia kan lagi butuh kerjaan"usul Angel.


Reno membelai rambut Angel dengan sayang.


"Aku nyari yang berpengalaman, dia gak ada basic disana" jawab Reno.


Angel pun mengangguk.


"Kalau aku masih boleh kerja kan sayang?" tanya Angel sedikit memelas.


"Boleh, aku percaya kalau kamu bisa menjaga diri, ingat kalau kamu sekarang berdua, tidak boleh terlalu capek" jawab Reno.


Angel mencium dada suaminya.


"Makasi ya sayang, kamu memang pengertian".


.


Rio datang bertamu ketika Reno duduk di ruang keluarga sambil menonton TV, sedangkan Angel dan mertuanya sedang bereksperimen membuat kue kering yang resepnya mereka tonton di youtube.


Rio duduk disebelah sahabatnya sambil menyenderkan kepala di sofa.


"Kenapa kamu? kusut amat? " tanya Reno sambil memasukkan cemilan ke mulutnya.


"Raina belum pulang?" tanya Rio.


"Belum, jam segini kan lagi kerja, gimana sih kamu, Kamu sendiri gak kerja apa?" tanya balik Reno.


"Chat Aku gak di balas dari semalam, Aku gak konsen kerja" Rio menutup wajahnya dengan lengannya.


"Dia masih marah?"tanya Reno pula.


Rio mengangguk, "Sumpah Ren Aku bener-bener gak inget naruh hadiah dari Riri disana".


"Iya , nanti Aku nasehati dia lagi, disini aja dulu sampai dia pulang, tapi sorry bro Kamu gak bisa tidur di kamar Aku lagi, Aku sudah punya istri" kata Reno sedikit sombong.


Rio mengangkat lengan dari wajahnya, "gak usah bilang,  Aku juga tahu kali Kamu udah punya istri, dasar pamer" kesal Rio.


"Ha ha ha, makanya cepetan nyusul ya" Kata Reno sambil menepuk bahu sahabatnya itu.


Rio memutar bola mata malas.


"Asal kamu ngasi izin, sekarang juga Aku mau nikah".


"Tapi Rainanya mau gak?" ejek Reno.


"Makanya kamu bantuin bujuk Raina dong, kamu kan kakaknya, pasti di dengerin"mohon Rio.


"Hahaha...sabar bro, sabar... kalau kamu nikah makin kesel tu si Anjas, cita-cita nikah mudanya keduluan kita".


"Udah lama tu anak gak ada kabar, tumben dia gak nge chat ataupun nelpon, dia ada ngubungin Kamu gak, Ren?"tanya Rio yang merasa heran karena Anjas berubah akhir-akhir ini.


"Gak ada juga, mungkin dia lagi nyari jodoh" celetuk Reno asal. Rio dan Reno saling berpandangan kemudian tergelak bersama.


BERSAMBUNG ❤