MY ANGEL

MY ANGEL
Hami?



"Sayang, kamu gak apa-apa kan?" Tanya Reno saat perjalanan kembali ke rumah.


Bukan apa-apa, semenjak keluar dari kedae bakso Angel hanya diam tidak bersuara.


Tentu saja itu membuat Reno tidak tenang.


"Sayang..." Kata Reno lagi karena tidak ada jawaban dari Angel.


Tatapan Angel kosong seolah jiwanya entah dimana.


"Sayang..." ulang Reno, kali ini suaranya lebih keras.


Angel terkesiap, kemudian menoleh ke arah suaminya.


"Kenapa sayang?" tanya Angel kemudian.


"Kamu kenapa?" Reno mengulang pertanyaannya.


"Aku gak apa-apa kok" jawab Angel.


"Tapi kenapa sampai melamun begitu?" tanya Reno dengan pandangan lurus ke depan.


"Gak apa-apa" jawab Angel sekali lagi.


Reno menghela nafas panjang, dia yakin istrinya masih kepikiran dengan kedatangan Melody tadi.


"Apa kamu meragukan perasaanku?" tebak Reno tepat sasaran.


"Hah?" mendapati pertanyaan seperti itu tentu saja Angel kaget. Seolah apa yang ada dipikirannya bisa dibaca oleh Reno


Apa dia cenayang? itu yang ada di benak Angel


Reno tersenyum, dia yakin tebakannya benar.


"Kamu harus tahu bahwa perasaanku dari dulu selalu sama, hanya kamu yang ada dihatiku, jangan ragukan itu" terang Reno berusaha meyakinkan istrinya.


Angel pun mengangguk, "aku tahu sayang, karena aku pun sama, aku sangat mencintaimu".


.


.


Tak terasa hari demi hari berlalu, entah kenapa pagi ini Angel enggan membuka mata.


Tiba-tiba malas menyerang, entah karena mengantuk atau karena apa.


Yang jelas sekarang sudah menunjukkan pukul setengah 7 pagi dan Angel masih betah bergumul dengam selimut.


Biasanya jam segini Angel sibuk menyiapkan sarapan.


Reno pun sampai dibuat heran oleh istrinya.


"Sayang, ayo bangun...kamu gak kerja?" Reno berusaha membangunkan istrinya.


Angel sebenarnya sudah terjaga, hanya saja dia malas membuka mata.


"Iya aku gak masalah dengan sarapannya sayang yang penting kamu gak apa-apa, kamu sehat kan?" Reno membelai kepala istrinya.


Angel pun mengangguk masih dengan menutup mata.


"Ya udah, mau aku telpon Kak Andre bilang kamu izin hari ini?".


"Iya boleh yang , bilangin ya aku lagi malaa ngapa-ngapain, maunya tidur aja".


Reno mengerjitkan kening bingung. Apa jangan-jangan istrinya ngidam?.


Dia pun mengingat ingat setelah menikah dia tidak pernah absen bercinta.


Pernikahan mereka pun sudah hampir 2 bulan.


Apa mungkin Angel hamil?.


Tidak mau terlalu berharap, Reno pun tidak berani menanyakan kepada istrinya, takut istrinya merasa terbebani.


"Aku siap-siap dulu ya, kamu kalau perlu apa-apa jangan sungkan minta tolong sama Ibu ya".


Lagi-lagi Angel mengangguk.


.


.


Reno sedang sarapan bersama Ibu dan adiknya.


"Angel kemana Ren? apa Angel sakit?" Tanya Mira Panik.


"Masih istirahat bu, lemes katanya tapi dia bilang gak apa-apa, cuma pengen tidur aja".


"Apa mungkin istrimu ngidam ya?".


"Jangan terlalu berharap bu, nanti Angel kepikiran" tegur Reno.


"Iya bu, benar kata Kak Reno, nanti kalau ibu nanya gitu Kak Angel kepikiran" ucap Raina menimpali.


"Ibu cuma ngerasa kalau Angel lagi ngidam, sama seperti ibu dulu juga seperti itu, coba aja beli test pack nanti pulang kerja ya Ren" saran Mira.


Reno mengangguk tanda setuju.


Dalam hati dia juga berdoa semoga istrinya benar hamil.


Selesai sarapan Reno kembali ke kamar membawakan istrinya bubur ayam buatan Mira.


"Sayang, ayo makan dulu" Reno meletakkan nampan di atas nakas.


Angel tidak menjawab.


Matanya masih terpejam sambil memeluk bantal.


BERSAMBUNG ❤