
Hari ini seharian penuh dari pagi hingga sekarang menunjukkan pukul 8 malam mereka baru tiba di rumah Angel.
"Aku masuk dulu ya" ucap Angel sambil melepas sambuk pengamannya.
Reno meraih tangan Angel sebelum dia sempat keluar dari mobil.
"Aku masih kangen" ucap Reno menggemaskan sekali.
Angel tertawa kecil.
Padahal sudah seharian ini mereka bersama tapi Reno masih saja kangen.
"Besok aku ada kerjaan di Bali selama seminggu. Aku pasti akan sangat kangen sama kamu" ucap Reno sambil membelai pipi Angel penuh perasaan.
Dia sudah membayangkan hari-harinya yang membosankan dan terasa lama tanpa melihat Angel disisinya.
Angel tersenyum kemudian mencium pipi Reno dengan sayang.
"Aku juga pasti akan sangat merindukanmu" sahut Angel yang tentu saja pasti merindukan Reno.
Selama hampir tiga bulan berpacaran mereka memang sering bertemu walau kebanyakan urusan pekerjaan. Tapi setidaknya mereka tetap bisa bertemu.
Reno sangat senang karena Angel tidak malu-malu mengungkapkan perasaannya.
Dia pun menghadiahi ciuman mesra di kening Angel.
"Masuklah" ucap Reno saat ciuman itu berakhir.
"Hati-hati ya" ucap Angel sebelum benar-benar keluar dari mobil Reno.
Reno pun menganggukkan kepalanya dan melambai pada Angel yang sudah keluar dari mobilnya.
...
Pagi ini Angel melepas kepergian Reno menuju kota Denpasar Bali. Saat ini mereka sudah berada di Bandara. Angel rasanya masih belum siap ditinggal dinas, padahal cuma seminggu saja.
“Jaga diri baik-baik ya, jangan lupa makan, inget terus kabari aku” ucap Reno ambil memegang kedua lengan Angel.
“Iya sayang, kamu hati-hati ya disana. Terus kabari aku juga” ucap Angel sambil berusaha menahan laju air matanya. Mungkin orang akan berkata Angel lebay. Tapi memang itu kenyataannya, dia sangat sedih ditinggal Reno kr Bali.
Reno kemudian mengecup kening Angel cukup lama.“Aku pergi dulu ya" pamit Reno sambil membelai pipi Angel.
Angel pun menganggukkan kepalanya.
Dia menampilkan senyum termanisnya untuk melapas kepergian Reno ke Bali.
...
Hari berlalu seperti biasa, Reno dan Angel kembali disibukkan dengan pekerjaan masing-masing. Mereka selalu menyempatkan bertukar kabar di sela-sela kesibukan mereka dan di malam harinya ditutup dengan video call sampai mereka tertidur. Begitu seterusnya sampai sekarang sudah di hari ke 3 Reno berada di Bali.
Siang ini Reno sedang menyantap makan siangnya setelah setengah hari berkutat dengan pekerjaan. Tidak lupa dia mengirim pesan untuk kekasih tersayangnya. Baru tiga hari tidak bertemu dia sudah begitu rindu.
Sayang .... sudah makan? Tulis Reno pada pesannya. Pesan pun sudah terkirim kepada Angel.
5 menit ...10 menit, 30 menit menunggu, pesan belum juga terbalas. Sampai jam makan siang berakhir pun Angel belum membalas pesannya.
Tidak mendapat jawaban, Reno kemudian mengirim pesan kembali.
Jangan lupa makan sayang, jaga kesehatan, aku kerja dulu
I miss you so much..
Di tempat lain, Angel saat ini masih mengikuti rapat bersama kakaknya Andre.
Ponselnya di silent jadi dia tidak mendengar ada pesan dari Reno.
Selesai meeting Angel melihat ponselnya, terdapat 2 pesan dari Reno. Angel tersenyum membaca pesan dari Reno. Walau berjauhan tapi Reno tetap perhatian.
Saat ingin membalas pesan tersebut, tangannya sudah ditarik oleh Andre. “Kita harus ke resort sekarang ada kecelakaan disana” ucap Andre dengan panik.
Mendengar itu Angel seketika lupa mengirim balasan pada Reno karena Angel pun tak kalah panik dengan Andre. Angel kemudian mengikuti kakaknya dengan langkah memburu. Dia takut ada korban jiwa dalam kecelakaan itu.
...
3 jam berlalu, Angel tak kunjung membalas pesan Reno. Pesan sudah terlihat dibaca tapi tidak ada tanda-tanda Angel akan membalas pesan tersebut.
"Apa dia sangat sibuk ya?" batin Reno.
Ingin hati menghubungi via telpon tapi takut mengganggu Angel yang sedang bekerja. Mengingat perusahaan Andre merupakan perusahaan besar yang bergerak di berbagai bidang, seperti resort yang memiliki banyak cabang, produsen minyak goreng terkenal di negaranya dan juga yang terbaru adalah Mega Pro, perusahaan yang bergerak di bidang teknologi tak heran hal tersebut menyebabkan Angel kewalahan sampai lupa makan.
Itu juga alasan yang membuat Reno semakin khawatir karena Angel terlalu fokus bekerja dan mengabaikan kesehatan.
Reno kemudian mengirimakan pesan lagi, tapi kali ini pesannya hanya centang satu yang artinya ponsel Angel dalam keadaan tidak aktif. Lagi-lagi Reno cemas dibuatnya.
Hingga malam tiba Angel belum juga ada kabar.
"Kemana ya dia?" tanya Reno cemas.
Dia rindu suara merdu Angel yang belum didengarnya dari pagi.
Saat ini Reno sedang berbaring di kamarnya, menunggu pesan dari Angel, tak berapa lama bunyi telepon pun terdengar, Reno buru-buru mengangkatnya tanpa melihat siapa yang menelpon.
"Halo sayang, kamu kemana aja?” tanya Reno terdengar khawatir.
Bukan suara Angel yang menjawab, tapi malah gelak tawa yang terdengar.
Mendengar tawa keras dari seorang pria yang dikenalnya membuat Reno sadar kalau bukan Angel yang menelepon melainkan Andi sahabat baiknya.
"Ketawa aja teros” ucap Reni ketus.
Andi masih terus tertawa apalagi ketika mendengar nada kesal Reno.
Saat sudah bisa meredakan tawanya dia berucap “ Sorry..sorry...bukannya mau ngetawain. Tapi kamu sendiri yang tanpa ba bi bu langsung panggil aku sayang" ucap Andi membela diri.
"Lupakan, jadi kenapa kamu nelpon? Kayaknya kalau tidak penting kamu gak bakan nelpon." tanya Reno setelah rasa malunya sudah sedikit berkurang.
" Aku cuma mau ngajakin kumpul sabtu depan, ditempat biasa” belum sempat Reno menjawab teleponnya sudah diputus oleh Andi secara sepihak.
"Sialan juga itu anak ” umpat Reno kesal.
Saat itu juga ponselnya kembali berdering, sama seperti tadi tanpa melihat dulu siapa yang menelpon, Reno sudah langsung menerima panggilan tersebut.
“Apa lagi?’ tanya Reno ketus.
“Sayang… kamu kenapa?” tanya Angel heran.
Mendengar suara Angel membuat Reno menepuk jidatnya sendiri.
"Ah...sial.." gumannya pelan.
Reno kemudian mengalihkan panggilan telponnya menjadi video call karena dia sudah sangat Rindu dengan kekasih hatinya itu.
“Kamu kenapa?” tanya Angel mengulang pertanyaan.
“Tadi Andi yang telpon, Aku kira tadi dia lagi yang telpon” jawab Reno terkekeh, “Kamu kemana aja? pesan ku tidak ada yang dijawab satupun” ucap Reno sambil menunjukkan wajah sedihnya.
“Maaf sayang, tadi ada masalah di resort, terus lupa bawa power bank, ponselku mati, maaf ya sayang” jawab Angel penuh sesal.
"Terus gimana? Sudah aman kan?" tanya Reno khawatir. "Lain kali jangan lupa bawa power bank, aku khawatir kalau kamu tidak ngasih kabar" lanjutnya.
Angel tersenyum sebelum menjawab.
"Iya sayangku, tadi aku panik banget soalnya ada tamu yang tiba-tiba tenggelam. Untung saja karyawan resort dengan cepat membawanya ke rumah sakit" jawab Angel.
"Syukurlah kalau begitu" sahut Reno yang ikut merasa lega.
Mereka kembali mengobrol menceritakan kegiatan mereka hari ini dan juga saling mengungkapkan rasa rindu yang sama-sama mereka rasakan.
Bersambung...