MY ANGEL

MY ANGEL
Apa dia dibutakan cinta?



Tangan Melody terkepal sampai memutih, susah payah dia meredakan emosinya.


Segera dia berlalu dari sana, tidak mau melihat adengan romantis yang begitu menyesakkan hatinya.


Dia merasa kalau Reno begitu tega kepadanya, jalinan asmara yang mereka rajut bertahun-tahun dengan mudah Reno lupakan dan berpaling dengan wanita lain.


Melody melupakan kenyataan bahwa dialah yang membuat semua ini terjadi, tetapi egonya terlalu tinggi, dia menganggap kalau Reno dan Angel sudah bermain dibelakang dia.


Tidak mungkin secepat itu Reno bisa berpaling darinya, kalau memang mereka tidak ada sesuatu sebelumnya dibelakang Melody.


Melody membasuh wajahnya kasar.


"Kalian bahagia sedangkan aku seperti ini" ucap Melody seraya mengepalkan tangannya.


"Kamu sudah merebut Reno dariku, sekarang aku yang akan merebut Reno darimu, tunggu pembalasanku" kata Melody tersenyum sinis.


Lani yang menyusul Melody ke toilet mendengar dengan jelas apa yang dikatannya tadi. Dia tidak jadi masuk ke dalam toilet dan memilih menghampiri Vino. Dia tidak ingin Melody tahu kalau dia mendengar apa yang tadi melody ucapkan.


Sesampainya di meja, Lani mengirim pesan kepada Angel.


"Angel, Aku mau kasi tahu kamu, kalau Melody punya niatan yang tidak baik sama kamu dan Reno, Kamu hati-hati ya"


Pesan langsung terkirim.


Ting.


Bunyi pesan di ponsel Angel berbunyi.


Bukan Angel yang membaca pesan itu melainkan Reno.


Wajahnya langsung mengeras setelah membaca pesan tersebut.


Angel mengernyitkan kening Melihat perubahan raut wajah suaminya.


"Siapa sayang?" tanya Angel kemudian.


"Lani" jawab Reno singkat.


Dia masih mengontrol emosinya.


"Ada apa? apa terjadi sesuatu?" tanya Angel penasaran.


"Sepertinya kita harus bicara dengan Melody, dia sudah punya pemikiran yang dangkal, maaf ya harusnya dulu aku tidak berpacaran"ucap Reno penuh sesal.


Angel belum paham maksud perkataan suaminya, Reno bahkan belum memberitahu apa isi pesan dari Lani.


Reno langsung menghubungi Vino meminta untuk berbicara.


Mereka ber 5 kemudian duduk dengan wajah-wajah yang sulit di tebak.


Reno yang terlihat marah.


Angel dan Vino yang kebingungan.


Lani yang cemas sedangkan Melody tidak bisa ditebak.


"Jadi saya tidak mau berlama-lama, saya langsung saja. Saya ingin bicara dengan kamu Melody" kata Reno memulai pembicaraan.


Melody berubah menjadi terkejut, Kenapa tiba-tiba Reno ingin berbicara dengannya?


"Ada apa ini Ren?" kali ini Vino yang angkat biacara.


"Saya tidak tahu apa yang ada dipikiran Melody, tetapi sebelum terlalu jauh, saya ingin mengatakan kalau hubungan saya dan dia sudah  berakhir, jadi jangan pernah mempunyai pikiran yang aneh-aneh" ucap Reno tegas.


"Aneh-aneh apa maksud kamu Ren? Aku tidak pernah mempunyai pikiran yang aneh-aneh" elak Melody.


Angel pun memilih menjadi pendengar karena dia sendiri belum paham.


"Bagus itu kalau memang kamu tidak mempunyai pemikiran yang aneh-aneh , hanya saja kamu harus tahu bahwa saya dan Angel saling mencintai"lanjut Reno dengan lugas.


"Dasar gila, memangnya laki-laki cuma kamu saja, Dasar GR" kata Melody seraya mengambil tas nya dan meninggalkan mereka semua.


"Ada apa , sayang?" tanya Angel karena dia sangat penasaran.


"Kamu bisa tanyakan pada Lani" kata Reno yang ekor matanya menuju kepada Lani.


Lani jadi dilema, kalau dia menceritakan semuanya apa Vino akan mempercayainya? Bagaimana kalau Vino menjadi marah dan menganggap dia menjelekkan adiknya.


Lani terus diam termenung.


Vino kemudian membelai pipi Lani dengan sayang.


"Apa yang terjadi sayang? ceritakan padaku" mohon Vino


Lani pun kemudian menceritakan semua yang dia dengar di toilet tadi tanpa ada yang dikurangi atau pun dilebihkan, berharap Vino mempercayainya.


Vino terkejut, tidak menyangka kalau adiknya akan seperti itu.


Apa dia dibutakan cinta?


BERSAMBUNG 😘