MY ANGEL

MY ANGEL
Love at the first sight



Acara resepsi pernikahan Reno dan Angel masih berlangsung. Tamu silih berganti berdatangan. Andi dan Maria pamit lebih dulu karena tak tega dengan si kecil yang baru berusia 4 bulan. Sedangkan Anjas dan Rio masih di sana sekalian cuci mata. Rekan kerja Angel di Kantor dan Tempat club music nya dulu banyak yang baru datang.


Diam-diam Riri teman KKN Angel memperhatikan kedua pemuda tersebut. dia pun menghampiri Angel. berbisik di telinga Angel. Angel tersenyum kemudian bertanya


“Yang mana?”


Riri kemudian menunjuk ke arah Anjas dan Rio


“itu temannya Reno, mau aku kenalin?”


“jangan aku malu”


Angel cekikikan


“keduanya jomblo kok, Yang Baju Hitam namanya Anjas, Yang Baju Biru Dongker namanya Rio, kamu suka yang mana?”


“Yang Baju Dongker, tapi jangan bilang sama Reno ya”


“siap bu dokter” Kata Angel sambil menahan tawa


Reno yang melihat istrinya senyum-senyum kemudian menghampiri mereka berdua


“Kamu kenapa sayang? bahagia banget kayaknya” tanyanya penasaran


Riri mencubit pinggang Angel seolah mengingatkan untuk tidak menceritakan kepada suaminya tentang perihal dia jatuh hati dengan Rio


“bahagia dong… sekarang kan hari  pernikahan kita” Kata Angel sambil merangkul lengan Reno


“siap-siap nanti malam unboxing” bisik Reno menggoda Angel


Angel hanya tersenyum menanggapi ucapan Reno. suaminya sudah mulai mesum


Riri hanya menatap risih ke dua pasangan baru ini


“aduh mesra-mesraan mulu, gue kabur deh” katanya sambil ngacir


Reno dan Angel saling berpandangan kemudian tersenyum


“Sayang, kalau kita jodohin Riri sama Rio gimana?”


“kayaknya lebih cocok Anjas, aku kenal Rio, dia kalau sudah suka sama orang bakalan susah move on, apalagi waktu ini dia bilang sudah punya gebetan”


Angel manggut-manggut menanggapi. Kasian Riri belum berjuang sudah patah hati pikirnya


Rio bangkit dari duduknya bermaksud mengambil minuman. Riri yang dari tadi mengamati Rio menggunakan kesempatan itu untuk berkenalan, dia pun membuntuti Rio. seperti adegan di film jaman dulu, Riri berencana menabrak Rio dan berkenalan. Tapi sayangnya rencana tinggal Rencana, Rio sudah lebih dulu ngacir entah kemana. Riri celingak-celinguk mencari sosok pria yang dicintainya pada pandangan pertama


“kenapa cepet banget ngilangnya?, tinggal berkedip aja udah hilang” Riri masih celingak-celinguk. Ramainya tamu undangan membuat dia sedikit kesulitan


“Oh itu dia” Riri berhasil menemukan sang pujaan hati


Pucuk dicinta ulam pun tiba. Rio berjalan ke arahnya. Kesempatan itu ia gunakan untuk berpura-pura bermain HP sehingga ada alasan menyenggol Rio


“Yes! berhasil” soraknya dalam hati. Riri berhasil menyenggol Lengan Rio


“Maaf tidak sengaja, kamu gak apa-apa?” katanya semanis mungkin


“oh iya , tidak apa-apa” kata Rio cuek tanpa melihat ke arah Riri dan kembali ke tempat Anjas. Di Kepala Rio hanya ada Raina yang asyik mengobrol dengan pria lain


Riri putus asa. Bu Dentist ini kehabisan akal. dia pun kembali ke mejanya


“Kenapa di tekuk gitu mukanya neng?” tanya Shanty yang heran melihat perubahan aura sahabatnya itu


“gak apa-apa, pulang yuk” ajaknya


“tunggu Sky dulu, masih ngobrol sama Reno”


“Iya, gue berasa jadi obat nyamuk” katanya nelangsa


Tak berapa lama Angel menghampiri kedua sahabatnya itu bersama Rio dan Anjas dibelakangnya


“guys, kenalin ini sahabat baik suami aku, Namanya Rio dan Anjas”


Riri senang bukan main, Angel memang ter the Best. Mereka pun saling berkenalan dan duduk di meja yang sama. Reno dan Sky pun bergabung bersama. Obrolan seru dan kocak pun tercipta , tidak ada kata canggung di dalamnya


Bersambung