MY ANGEL

MY ANGEL
Melody



"Kalian disini?" Kata seseorang yang baru saja memasuki kedae bakso tersebut.


Deg. Jantung Angel seperti berhenti berdetak.


"Aku boleh gabung?" pinta orang tersebut.


"Silahkan" kata Angel akhirnya, sedangkan Reno memutar bola mata malas.


"Siska atau Angel aku panggil?" tanya Orang tersebut yang ternyata adalah Melody.


Mau apa orang ? ini pikir Reno.


"Panggil yang mana aja boleh kok" Kata Angel seraya tersenyum, biar bagaimanapun Melody adalah mantan pacar suaminya.


"Kami makan duluan ya" Kata Angel lagi.


Melody mengangguk lalu matanya tertuju pada Reno yang sama sekali tidak memperhatikannya dan malah asyik dengan baksonya.


"Pelan-pelan makannya, Ren" kata Melody tanpa sadar.


Angel tertegun atas perhatian Melody pada suaminya, sedangkan Reno sama sekali tak menggubris.


Hem. Angel berdehem dan seketika saja Melody tersadar.


"Maaf aku tidak sengaja memperhatikan Reno yang makan dengan lahapnya" ucap Melody tidak enak.


"Tidak apa-apa, hanya saja sekarang kami sudah menikah, akau harap kamu tahu batasanmu" kata Angel tegas seraya tersenyum.


Melody melongo, tidak menyangka akan kata-kata yang meluncur dari mulut Angel. Seolah-olah dia tertampar akan kata-kata kepemilikan milik Angel.


Lagi-lagi Reno cuek saja seolah Melody tidak ada.


"Sekali lagi aku minta maaf, aku hanya kebetulan lewat disini dan melihat kalian, makanya aku mampir, tidak ada maksud apa-apa"ucap Melody menjelaskan.


"Aku dan Reno hanya masa lalu, iya kan Ren?"tanya Melody pula.


Kali ini Reno mulai terusik dengan kata-kata Melody, dia menatap tajam ke arah wanita yang pernah menjadi kekasih hatinya itu.


Melody semakin terpukul dengan kata-kata Angel, harga dirinya seperti diinjak-injak.


"Dengar ya Angel, aku tadi kesini murni hanya ingin menyapa kalian, kenapa malah diceramahi?" ketus Melody. Dia sudah sangat jengkel, dia bangkit dan meninggalkan pasangan suami istri tersebut.


Reno mengepalkan tangannya.


"Apasih maunya dia? Aku harus bicara dengan nya" baru Reno akan bangkit tapi Angel sudah mencegat tangannya.


Angel menggeleng pelan.


"Jangan dikejar, sebenarnya dia hanya malu, makanya bersikap seperti itu, kalau kamu kejar sekarang bisa saja dia beranggapan lain, bagaimanapun sekarang kita harus menjaga jarak dengan lawan jenis, untuk menghindari fitnah" ucap Angel tegas.


"Maaf, harusnya tadi kita tidak makan disini"ucap Reno penuh sesal.


"Tidak apa-apa sayang, jangan menyalahkan diri sendiri, sekarang aku jadi tahu kalau Melody masih mempunyai rasa sama kamu"ucap Angel seraya tersenyum.


"Jangan bahas orang lain, ayo kita lanjut saja makannya" kata Reno mengalihkan obrolan, Jujur dia sangat malas membahas Melody. Apalagi tadi sikapnya yang tidak sopan.


Berbicara setengah berteriak dan pergi tanpa permisi. Itu sangat tidak sopan menurut Reno.


Angel pun dengan terpaksa melanjutkan makannya walaupun dia sudah sama sekali tidak berselera.


Bagaimanapun dia seorang wanita yang memiliki sifat sensitif, mendapati suaminya mendapatkan perhatian dari wanita lain sungguh membuatnya tidak nyaman.


Apalagi wanita itu memiliki kenangan khusus dengan suaminya.


3 tahun bukanlah waktu yang sebentar. Kenangan itu pasti ada dan itu membuat Angel menjadi cemburu.


Tapi dia tidak mau larut. Dia yakin hati Reno hanya untuknya. Hati mereka sudah terpaut satu sama lainnya.


Angel sangat yakin Kalau hati Renon hanya untuknya seorang.


BERSAMBUNG ❤