MY ANGEL

MY ANGEL
baby



"jadi begini fara dan kau roberth dengarkan baik dan seksama" ujar dr.rose mereka


"Sel telur yang sudah diambil dari jessie akan segera dipertemukan dengan sp*rma roberth yang harus diambil pada hari yang sama.dan itu sudah di lakukan mereka dari jauh hari.Kemudian, keduanya disimpan di dalam klinik untuk memastikan perkembangannya berjalan maksimal."


"Setelah embrio yang terbentuk dari hasil pembuahan sel telur dan sp*rma dianggap cukup matang, maka embrio akan dimasukkan ke dalam rahim dengan menggunakan semacam tabung penyalur yang disebut kateter ke dalam **** * hingga sampai ke dalam rahim. Agar kemungkinan untuk hamil semakin besar, tiga embrio umumnya dimasukkan sekaligus. Dua minggu setelah embrio dimasukkan ke dalam rahim, kamu akan diminta untuk melakukan tes kehamilan."


begitulah penjelasan panjang lebarnya.


"jadi bisa mulai dari sekarang??"


spontan fara melirik ke arah roberth.tak ada jawaban hanya anggukan.lalu dr.rose pun melaksanakan prosedur yg sudah berlaku untuk program mendapatkan baby.


fara hanya di temani roberth ke rumah sakit sedangkan jesseline pergi ke luar negeri untuk mengadakan acara fashion.


*****


setelah menunggu 2 minggu fara pun di nyatakan hamil oleh dokter rose dan mulai saat itu pula roberth mulai over protektif padanya mulai dari makanan sampai kamar mandi pun ia perhatikan.soal jesseline dia memberi waktu pada roberth dan fara untuk selalu berdua,ia sering ke luar kota kadang negeri dengan alasan pekerjaan. jessie mempersilahkan roberth tidur di kamar fara agar baby mengenal ayah nya sejak dalam kandungan,dan terlebih lagi takut terjadi hal tak di inginkan pada fara dan bayinya.


tak terasa kandungan fara sudah memasuki usia 5 bulan membuat tidurnya sedikit tidak nyaman karena perutnya bukan seperti wanita hamil pada umumnya karena seperti hamil 9 bulan saja.


"ada apa??"


fara nampak gelisah mengubah-ubah posisi tidurnya sampai membuat roberth terbangun.


"entahlah...seperti sesak"


sambil mengatur nafas senyaman mungkin.


roberth pun menyibak gaun tidurnya mendekatkan wajahnya seraya berkata yg mana membuat fara salah tingkah.


"tidur lah baby....daddy ada di sini menemani mu,menyayangi mu apa kau baik di dalam sana??jangan buat mommy mu susah yaa seharian dia menjagamu,malam pun kau juga membuatnya susah tidur hmmm."


muach


muach


muach


kecupan terahir pada dahi fara lalu mendekapnya dan mengusap perutnya agar tertidur.perlakuannya membuat fara terenyuh dan tanpa sadar ia menitikan air mata.roberth pun menyadarinya lalu mencium keningnya lagi.


jangan terbawa suasana fara ini cuma demi bayinya bukan untuk mu.cukuplah berada di sisinya membuat hati ku tenang asal dia bahagia aku rela menjadi kedua


fara pun menengadah ke atas menatap wajah roberth intens.


bolehkah aku sedikit berharap sedikit saja cinta untuk ku dari mu bolehkah.aku takut saat tak ada bayi ini lagi kau akan menjauh dari ku


"apakah boleh aku mengajukannya??"


"katakan"


tangan yg terus mengusap perutnya


dengan keraguan ia mencoba berkata dengan hati-hati


"bolehkah aku yg merawatnya saat sudah lahir nanti....t**erjeda menarik nafas dalam dalam-dalam.aku memang bukan ibu kandungnya tapi aku merasa dia bagian dari diri ku,aku sangat menyayanginya.memang terdengar egois tapi aku selalu memikirkannya"


"kenapa tidak kau adalah mommy nya kenapa aku harus melarang mu"


baiklah mungkin aku harus lega dengan jawabannya


"tidurlah sweety"


apa?dia memanggil ku sweety tolong jangan begini robeth aku coba meyakinkan hati ku tapi kau memperlakukan ku dengan manis aku takut robeth


mereka pun saling berpelukan sampai mengarungi mimpi.bagaimana bisa fara merelakan perasaannya jika roberth membuatnya di perlakukan bak seorang putri.pernah di saat ia mengalami morning sicknes sampai memuntahkan cairannya ke bajunya pria itu tak merasa jijik malah ia menjadi khawatir akan keadaannya.menuruti kemauannya yang kadang di luar nalar tapi tak membuat roberth jengkel karena yg di minta istrinya itu semua hal yg roberth.benar benar keturunan ku begitulah pikir robeth.


semakin hari semakin perhatian yg ia berikan sangat banyak dan tulus membuat keduanya bertambah akrab dan mengenali kemauan keduanya.fara pun tak malu lagi untuk mengungkap apa isi dalam otaknya yg ia tahu saat ini bersama sedekat ini membuatnya senang.


VISUAL



FARA ANGEL



ROBERTHO JULLIUS