
matanya memanas menyaksikan kemesraan dua insan yg berdiri tak jauh dari tempatnya berdiri.momen indah bersama antara dirinya dan pria itu memutar di otaknya andai takdir bisa di tulis sendiri ia ingin mengarungi indahnya dunia fana bersamanya.
"minum ini,aku tau kau sakit hati melihat mereka."
menyodorkan kadar alkohol tinggi padanya tak ada penolakan ia menegguknya.mungkin minum ini akan meredakan hati dan pikirannya yg panas saat ini.setiap ada pesta roberth memperbolehkan pelayan minum asal pekerjaan sudah selesai.
"kau tau jika bukan karena gaji disini besar aku akan keluar.tapi aku urungkan mengingat kembar kesayangan ku itu"
"dulu ia sering mengatakan aku harus selalu ada di sisinya"
"tapi dia sendiri??
"sial*n"
"ia menyuruhku tetap bertahan di sisinya tapi dia sendiri yang menyingkirkan ku dari hidupnya"
A"ingat jangan jatuh cinta pada orang kaya jika tak ingin seperti ku" sambil meneguk gelas terakhir ia terus berceloteh.lysa pun hanya tergelak di buatnya sahabatnya itu mengungkap perasaan yg ia kubur.
"oke kau sudah sangat mabuk.kita ke kamar sekarang.aku sangat menyayangi mu fara kau sudah lama menelan pil pahit sudah seharusnya kau bahagia"
lysa pun memapah sahabatnya yg sudah di ambang kesadaran matanya mulai sayu dan sesekali terpejam.bergumam dan memaki sepuasnya.
🌼🌼🌼
tok tok tok
"baringkan ia di sana"
lysa pun membaringkan fara di tempat tidur.
"bagaimana dengan jessie??" tanya roberth pada lysa
"paman jack sudah membereskannya tuan muda.ia dan adiknya takkan bangun sampai besok pagi"
"bagus,kau memang bisa di andalkan.apa kau yakin ia sedang masa subur"
"sangat yakin tuan muda,dan saya sudah mencampur zat stimulan ke minuman fara tuan muda,jadi anda harus segera menuntaskannya ia mulai kepanasan"
"baiklah kau boleh pergi"
"saya pamit undur diri".
roberth pun menutup pintu lalu menguncinya.ia pun segera melepaskan jasnya ikut berbaring di sebelah fara yg gelisah dan berseru kepanasan.roberth membelai wajahnya mencium lalu m*l*matnya fara yg sudah di kendalikan hasrat membalas tak kalah agresif.
mereka pun menuntaskan hasrat dan perasaan yg selama ini terpendam.tak ada kata cinta yg keluar dari mulut keduanya hanya tindakan yg mewakilkan perasaan.penyatuan jiwa dan raga di mulai malam ini hingga tak peduli waktu tak cukup sekali mencapai puncak mereka melakukan sebanyak mungkin.
" begitulah proses bayi kita di buat"
fara membungkam tak percaya dengan penuturan roberth. pikirannya kacau balau ia mengira dirinyalah yang bersalah karena masuk kamar sang tuan.namun ternyata semua konspirasi antara sahabat dan orang yg menjadi suaminya saat ini.
roberth hanya terkekeh
"lalu bayi ini??anak siapa"
"tentu bayi kita sayang.baiklah kita bercerita sambil tidur pasti babynya lelah"
fara menurut saja karena ia penasaran akan rahasia roberth yg mana membuatnya bodoh.
"ayah jessie adalah rival ayah dalam bisnis ia selalu mencari masalah.dan pada akhirnya ayah dan tuan alex membuat kesepakatan menjodohkan kita.aku berpura mencintai anaknya untuk mengetahui motif dibaliknya dan juga menghindari mu agar mereka tak melukai mu lagi.kami mempunyai bukti kelemahan masing-masing"
"dan pada akhirnya topengnya terbuka ia meminta ku membuat perjanjian harta ku harus jatuh pada anak kami agar tak ada masalah di kemudian hari.namun di luar dugaan ternyata jessie masih berhubungan dengan kekasihnya secara diam-diam dari ku dan ayahnya"
"aku pun menyetujui.dan lagi nasib berpihak pada kita jessie tak ingin mengandung anak ku karena ia takut mati saat melahirkan dan akhirnya memilih mu jadi ibu pengganti.namun ia pun mulai bosan karena tak mendapatkan bukti kejahatan ayahnya yg aku simpan. jadi jessie menyuruhku menikahi mu agar aku teralihkan oleh mu dan bayi ini dan juga bisa leluasa bertemu kekasihnya.dan pada akhirnya ia tak tahan lalu membantai dan membakar mansion berharap bukti itu lenyap".ungkap roberth panjang lebar
" aku berniat menukar benih jessie dengan mu saat proses bayi tabung namun aku berpikir ulang akan lebih baik jika kita mengolahnya langsung pasti lebih terasa bukan?"sambil menggoda fara.wanita itu pun langsung memukul lengan roberth karena jengkel.
"dan ternyata usahaku tak sia-sia membuat mu hamil. bayi tabung itu hanya dalih ku saja agar jessie bisa menandatangani surat cerai yg di selipkan di kertas prosedur bayi tabung"
"bagaimana kau bisa tau kalau aku sudah hamil"
"kau ingat saat keluar restoran kau pingsan?aku membawa mu ke apartemen lalu menelpon dokter dan ternyata kau hamil 2 minggu.aku memerintahkan memberimu suntikan tidur lalu membawa mu pulang agar kau tak curiga"
"kau membuat ku seperti orang bodoh"
fara pun pun menangis.lalu roberth mendekap tubuh mungilnya menggosok punggungnya agar lebih tenang.
"jika kau cerita dari awal kau tak perlu memberiku obat atau berakting segala aku pasti membantu mu termasuk membunuh dan menguliti lalu mencongkel mata mereka lalu menghidangkan pada buaya peliharaan mu,kau membuatku seperti orang idiot tak tau apa-apa"
ungkapan itu membuat roberth tercengang.wanita yg selama ini polos mana mungkin bisa punya pemikiran seperti itu.
"tak usah kaget begitu,aku harus berubah jadi bunglon demi orang yg aku cintai" ucapnya tegas
"berarti secara tak langsung kau mengakui kalau kau juga mencintai ku?"
goda roberth
"huh?"
"maaf kan aku membuat mu terluka,bukan hanya kau tapi aku juga terluka karena harus berakting mencintainya.sungguh aku melakukannya demi dirimu sejak penyerangan itu aku berjanji akan melenyapkan penghalang di antara kita,agar kita selalu bersama dan juga menua bersama anak kita.bersabarlah sedikit kita akan menjadi keluarga bahagia"
"pulang dari danau aku berniat melamar mu namun rencana tak berjalan mulus.kau malah terluka karena ku.katakanlah angel kalau kau juga mencintai ku...katakan"
"aku....aku sangat mencintai mu"
love,
🌿MARWAH HASAN🌿