MY AFFAIR BE MY HUSBAND (R&R)

MY AFFAIR BE MY HUSBAND (R&R)
R&R 26



Malam itu Rega memaksa untuk pulang karena merasa sudah lebih baik. Dan lagi ia malas harus berada satu kamar dengan Adnan. Setelah di periksa oleh dokter jaga dan menyelesaikan administrasi Rega pulang ke apertemenya.


Sampai di apartemen ia duduk di sofa melihat ke setiap sudut apartemenya begitu sepi dan sunyi. Kenangan bersama Ruby di sana tampak jelas terlihat. Hatinya belum siap untuk berpisah dengan Ruby secepat ini.


“Ruby, jangan pergi,” gumamnya lirih.


# flashback on #


Rega mengendarai mobilnya sangat kencang dan akhirnya Rega harus membanting stir untuk menghindari mobil dari arah yang berlawanan. Mobil Rega menabrak pagar pembatas jalan dengan cukup keras, sedangkan mobil yang ia hindari menabrak tiang dengan keras juga. Ada beberapa kendaraan yang juga menjadi korban dalam kecelakaan itu dan menjadi kecelakaan beruntun.


Karena terjadi di jalan yang cukup ramai di kota dan dekat sekali dengan pos polisi, kecelakaan itu segera ditangani. Rega segera di bawa ke rumah sakit terdekat bersama korban kecelakaan lainnya dengan beberapa ambulan.


Para petugas rumah sakit dan perawat dengan sigap segera menangani semua pasien korban kecelakaan beruntun saat itu termasuk Rega. Semua korban di data dan dihubungi keluarganya. Rega sudah selesai diobati oleh dokter dan perawat, untung saja lukanya tidak terlalu parah, tapi dokter menyarankan untuk di rawat untuk menjalani berbagai tes.


Luka ditubuhnya tidak lah lebih sakit dari luka hatinya karena harus berpisah dengan Ruby. Pikirannya jauh menerawang dimana saat-saat indah bersama Ruby terus berputar dalam pikirannya.


Suara salah satu perawat membuyarkan lamunannya.


“Bapak Adnan Prayoga, kami sudah menghubungi keluarga anda, silahkan beristirahat sambil menunggu keluarga anda datang,” ucap perawat itu.


“Terimakasih suster,” ucap seseorang dibalik tirai.


Sangat jelas perawat itu menyebut nama Adnan di telinga Rega, Rupanya Adnan juga menjadi salah satu korban kecelakaan saat itu. Rega ingat Ruby mengatakan bahwa Adnan sedang keluar kota. Keluarga? Apakah itu Ruby? Banyak pertanyaan dalam benaknya.


“Sayang, maaf aku baru bisa menghubungi mu. Aku kecelakaan waktu akan membelikan mu steak. Sabar ya, nanti pasti akan aku belikan kalo aku sudah keluar dari rumah sakit. Ruby sebentar lagi akan datang, nanti aku hubungi lagi, baik-baik ya sayang,” ucap seseorang lagi di balik tirai seperti sedang menelepon.


Ruby? Rega yakin bahwa itu adalah Adnan. Ternyata Adnan sudah membohongi Ruby pergi keluar kota padahal bertemu dengan wanita lain. Ingin sekali membuat perhitungan dengan Adnan tapi ini bukan waktu yang tepat.


Hingga akhirnya Ruby tiba-tiba datang menolongnya ketika ia hampir saja terjatuh. Rega menggenggam tangan Ruby, ia tidak rela melepaskan wanita yang dicintainya bersama lelaki yang menipunya dan selalu menyakitinya. Tapi Ruby memilih untuk meninggalkannya bersama lelaki yang menjadi suaminya itu.


# flashback off #


“Dia menipu mu Ruby, kenapa kau memilihnya?” lirihnya lagi.


Rega benar-benar terpuruk karena ditinggalkan Ruby, sungguh hatinya tidak bisa menerima. Tidak peduli dengan Selly atau apapun pemisah antara mereka yang Rega inginkan adalah Ruby tetap bersamanya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Dua minggu setelah Ruby meninggalkan Adnan. Adnan datang bersama orang tuanya ke kediaman orang tua Ruby. Mereka bermaksud untuk membicarakan permasalahan rumah tangga anaknya.


“Maksud kami datang ke sini adalah ingin menyelesaikan masalah rumah tangga antara Adnan dan Ruby,” ucap Suryo ayah Adnan.


“Kami sendiri baru mengetahui rumah tangga mereka dalam masalah baru kemarin dari Adnan yang bercerita pada kami, apakah Ruby masih mau untuk tinggal bersama Adnan?” ucap Suryo lagi.


“Saya selaku orang tua Ruby sangat menyayangkan sekali, Adnan sampai melakukan hal seperti itu. Kami hanya bisa memberi nasehat dan memberi saran yang terbaik untuk rumah tangganya. Tapi kalau masalah keputusan rumah tangganya bagaimana, itu berada di tangan Ruby anak kami yang menjalaninya,” jelas Anto.


“Keputusan saya sudah bulat, Pak, Buk. Saya ingin berpisah dengan Mas Adnan. Sudah lama sekali saya memendam perasaan kecewa dan sudah berulang kali juga saya sudah memaafkannya dan memberinya kesempatan. Saya sudah tidak bisa lagi. Mas Adnan sendiri sudah bahagia dengan kehidupan barunya,” ucap Ruby panjang lebar.


Adnan sedari tadi hanya tertunduk penuh penyesalan dan tidak berani mengangkat wajahnya dihadapan semua orang.


“Mas Adnan sudah punya istri lagi, Buk. Dan sebentar lagi mereka akan mempunyai anak dari pernikahan mereka,” jawab Ruby dengan sangat berat mengatakannya.


Adnan semakin menunduk.


“Benar itu, Adnan?” tanya Atik pada anaknya.


Adnan mengangguk.


Orang tua Adnan sangat dibuat malu oleh kelakuan anaknya.


“Kalau begitu masalahnya, kami sangat mengerti dengan keputusan Nak Ruby. Maafkan atas kekhilafan dan kesalahan Adnan. Semoga ini bisa jadi pelajaran untuknya,” ucap Suryo menahan malu.


“Saya sudah mendaftarkan perceraiannya ke pengadilan hanya tinggal menunggu surat panggilan dari pengadilan agama. Saya harap Mas Adnan tidak usah datang ke persidangan agar prosesnya bisa cepat selesai,” ucap Ruby berusaha tetap tegar dihadapan semua orang.


“Ruby, maafkan Mas,” ucap Adnan akhirnya bersuara.


“Aku sudah memaafkan mu, Mas. Tapi untuk bersama mu lagi, maaf aku nggak bisa,” ucap Ruby tetap pada keputusannya.


“Kalau begitu kami pamit. Semuanya sudah jelas maafkan kesalahan anak kami yang sudah banyak menyakiti Nak Ruby,” ucap Suryo pamit.


Ruby hanya mengangguk tak bersuara.


Adnan beserta orang tuanya berpamitan dan langsung pergi dari rumah orang tua Ruby.


“Kamu ini bikin malu saja, Nan,” ucap Suryo ketika sudah jauh meninggalkan rumah Ruby.


“Kamu bilang Ruby yang tidak mau serumah lagi dengan mu, tahunya kamu sudah punya istri lagi,” tambah Atik.


Adnan tidak bisa menjawab apa-apa pada orang tuanya, karena memang ini adalah kesalahan terbesarnya. Adnan terus fokus menyetir dan memandang lurus kedepan yang pikirannya entah kemana.


“Ibu tidak mau mengakui istri kedua mu,” ucap Atik lagi yang berhasil memberi cambukan keras bagi Adnan.


❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️


*like


comment*


vote


⭐⭐⭐⭐⭐


kakak pembaca yang baik hati mohon bantu ⭐5 nya yaa**....