Mr And Mrs Chandramohan

Mr And Mrs Chandramohan
Hadiah untuk Jendra



Pagi nya, Charlie kembali bertemu dengan Shahrukh sekeluarga di restoran hotel." Kita bertemu lagi, Charlie." Shahrukh menyapa Charlie yang tengah menikmati sarapan nya bersama Mohini.


Mereka pun sarapan bersama pagi itu. Saat tengah makan, tiba tiba seseorang menelfon Charlie." Morning my prince, my princess." Charlie terlihat menyapa tiga pangeran juga dua putri nya yang tengah sarapan di mansion.


"Dady lagi dimana ? Kenapa tidak sarapan di mansion ?" Jendra mengajukan pertanyaan beruntun pada dady nya." Dady berada di hotel Atlantis, nanti Jendra nyusul sama yang lain ke sini." Ujar Charlie pada anak nya itu.


"Okay dady..tapi, Jendra mau beli motor trail boleh ?" Jendra minta dibelikan motor trail oleh dady nya karena ia tahu bahwa sang dady tidak bisa menolak semua permintaan nya. Charlie mendesahkan nafas nya kasar, bagaimana bisa anak seusia putra nya bisa meminta dibelikan kendaraan roda dua tersebut.


"Memang nya Jendra bisa menaiki nya ?" Jendra menggangguk mendengar pertanyaan dady nya." Boleh ya dady...plis dady..." Jendra bahkan sampai memohon dengan mata pupy eyes nya yang membuat nya bertambah imut di mata Charlie.


"Oh God ! Baiklah, dady mengizinkan mu membeli motor itu. Tapi, hati hati saat memakai nya." Ucap Charlie yang tak kuasa menolak permintaan pangeran kecilnya itu. Charlie memang selalu menuruti permintaan anak anak nya asalkan mereka bertanggung jawab dengan semua resiko nya. Dan selama ini baik Yuvi, Meena maupun Jendra selalu bertanggung jawab atas resiko yang mereka ambil.


Itu sebab nya Charlie tak terlalu khawatir atas anak anaknya ini, ia tahu mereka adalah anak anak cerdas dan bertanggung jawab." Asikk...dady yang terbaik !" Jendra melayangkan kiss bye untuk dady favorit nya." Hahahaha...dasar kurcaci kecil ku." Charlie tertawa melihat Jendra sangat senang saat permintaan nya dikabulkan oleh nya.


"By...kau yakin akan membelikan Jendra motor trail ? Kalau ia terjatuh bagaimana ?" Mohini terlihat khawatir pada putra nya yang masih kecil itu." Hey, jangan khawatir. Jendra itu kuat seperti dady nya, lagi pula aku akan mengawasi nya nanti." Ucapan Charlie sedikit membuat Mohini tenang dan tak terlalu memikirkan hal itu lagi.


Benar saja, tak lama kemudian Jendra serta keluarga Alona datang menyusul ke hotel tempat Charlie menginap semalam. Charlie langsung menemui mereka semua di lobby hotel. Charlie meminta bell boy yang bertugas untuk membawa semua barang bawaan mereka ke kamar yang sudah dipesan nya tadi.


"Ini kunci kamar kalian berdua." Ujar Charlie sambil menyerahkan dua kunci card pada ayah Ranveer dan kakek Rajesh. Tentu kedua nya menerima itu dengan senang hati.


"Harus nya anda tidak usah repot repot seperti ini." Ucap ayah Ranveer yang tak enak hati atas kebaikan Charlie dan keluarga." Ayolah...kita teman sekarang, jadi tak perlu sungkan pada ku." Ujar Charlie menepuk pundak ayah Ranveer. Dari awal pertemuan mereka, Charlie sudah menganggap ayah Alona itu sebagai sahabat nya.


"Yaah...kau benar kita teman sekarang." Ranveer begitu senang hingga memeluk tubuh Charlie begitu erat." Dady, Jendra mau ke pantai." Charlie mengganggukan kepala nya, ia sudah berencana ingin mengajak semua nya ke pantai yang tak jauh dari hotel nya. Sebenarnya, Charlie memiliki akses ke pantai melalui halaman belakang mansion nya. Hanya saja, menurut nya pemandangan di pantai nya kurang cantik tak seperti pantai yang berada di depan hotel ini.


Mereka semua akhirnya pergi ke pantai yang terlihat agak lengang hari ini, lagi lagi Charlie dan rombongan bertemu dengan Shahrukhdan keluarga nya.


"Hai uncle !" Jendra berlari menghampiri sang aktor yang sedang duduk santai di kursi pantai." Oh hai, Jendra !" Shahrukh membalas sapaan dari bocah kecil itu." Lapor tuan, motor anda sudah siap !" Jack menghampiri tuan kecilnya seraya berkata bahwa motor yang Jendra pesan sudah datang.


"Bagus ! Terimakasih Jack." Ucap Jendra menerima kunci motor trail nya yang terparkir tak jauh dari posisi berdiri nya saat ini." Apa uncle dan aunty ingin melihat ku menaiki nya ?" Shahrukh dan sang istri menggangguk mendengar permintaan bocah kecil yang menggemaskan ini.


"Jendra ! Hati hati, ya." Alona melambaikan tangan ke arah Jendra yang akan mencoba motor nya sekarang.


Bruumm


Bruumm


Wwuuusshhh


Jendra memacu motor nya dengan kecepatan tinggi. Sesekali ia berteriak heboh saat angin seakan akan menyapu wajah nya hingga membuat rambut nya berantakan.


Ckiiitttttt


Jendra melakukan teknik drift yang apik menggunakan motor baru nya diatas pasir putih pantai Dubai. Teknik itu sukses membuat semua orang yang melihat aksi nya bersorak, tak terkecuali Charlie yang melihat putranya begitu lincah mengendarai motoe baru nya.


"Bagaimana ? Sangat hebat bukan ?" Jendra tersenyum bangga sesaat setelah melakukan trik drift yang begitu sempurna." Like father, like son." Ucap Mohini sambil melirik ke arah sang suami.


"Anak dady hebat !" Charlie mengangkat tubuh Jendra dari motor nya, kemudian memanggul nya di pundak seperti memanggul karung beras." Hahahahaha...dady ini keren !" Jendra bukan nya takut tapi justru malah menikmati hal tersebut.


"Dady, turunkan aku." Charlie menurunkan Jendra dari gendongan nya." Lona, mau kah kau berkeliling pantai bersama ku ?" Jendra sangat gugup saat mengatakan nya, jelas ekspresi nya bisa dilihat oleh kedua orang tua nya maupun kedua orang tua Alona.


"Aku mau." Satu jawaban yang membuat Jendra senang bukan main, ia langsung menggandengan tangan Alona menuju motor nya. Alona naik ke kursi belakang motor dengan hati hati.


"Pegangan yang erat kalau takut jatuh." Alona menurut, ia meletakan kedua tangan nya diatas pundak Jendra. Perlahan Jendra melajukan motornya, awal nya motor melaju dengan kecepatan pelan kemudian sedang, hingga akhirnya Jendra kembali membawa motor nya dengan kecapatan tinggi.


"Bisa ku tebak jika Jendra dan putri mu akan berjodoh saat dewasa nanti." Ucap sang aktor kala melihat interaksi antara Jendra dan Alona yang sangat dekat.


"Dan kalau pun itu terjadi, aku tidak akan menghalangi nya." Timpal Ayah Ranveer.


"Aku pun juga, semua nya tergantung pada Jendra." Ucap Charlie tertawa setelah nya.


"Uncle, dimana kak Aryan ?" Tanya Jendra yang baru selesai memakirkan motornya pada Shahrukh.


"Di sana ! Dia sedang berenang." Jawab nya seraya menunjuk seseorang yang tengah asik berenang di pantai." Woahh !! Tubuh nya sangat indah seperti punya dady dan kak Yuvi." Jendra refleks mengatakan hal seperti itu saat melihat Aryan yang bertelanjang dada keluar dari air, membuat otot perut nya terekspose begitu saja.


"Kakak...ayo kita berenang juga." Jendra berseru pada kedua kakak nya.


"Ayo !" Meena sudah siap dengan setelan bikini yang membuat nya terlihat begitu cantik dan sexy.


"Apa kau ingin berenang bersama ku, Honey ?" Charlie mengerlingkan sebelah matanya genit." Ish apa sih..." Mohini memerah malu akibat perkataan suami nya itu.


"Ayolah...sudah lama kita tidak berenang bersama." Mohini pun pasrah dengan keinginan sang suami. Sementara Charlie hanya memakai boxer nya saja, Mohini tampil sexy dengan bikini.


"Ayo sayang, kita juga jangan mau kalah." Ayah Ranveer ikut ikutan mengajak sang istri untuk berenang bersama nya. Sementara itu, kakek Rajesh dan nenek Kiran memilih untuk bersantai di tepi pantai bersama cucu mereka.


Shahrukh dan sang istri juga turut berenang sambil sesekali kedua nya main kejar kejaran di tepi pantai.


VISUAL


Gauri Khan



Suasana Mansion Charlie



Hadiah nya Jendra