Mr And Mrs Chandramohan

Mr And Mrs Chandramohan
Rencana Honey Moon



Manohar menyingkap tirai jendela kamar mereka, tampak dari dalam keindahan kota Dubai dari kamar yang mereka tempati saat ini. "Indah sekali." Ujar Rhea yang sudah berada dipelukan suami nya. Manohar mengurai pelukan nya sejenak sambil merogoh saku mantelnya, mencari sesuatu yang sudah dipersiapkan nya. "Aku membeli ini khusus untuk mu, sweetie. Ucap nya seraya menunjukan sebuah kalung dengan liontin berbentuk hati. "Kenapa hatinya hanya setengah bagian ?" Tanya Rhea yang mendapati liontin kalung nya hanya setengah bagian. Manohar tersenyum mendengarnya, "memang hanya setengah, karena sisa nya adalah milikku." Jawab nya dengan memperlihatkan kalung yang sama seperti yang ia berikan pada Rhea. "Dengan begini semua orang akan tahu bahwa kau adalah separuh hatiku." Jelas nya lagi yang semakin membuat Rhea berbunga bunga mendengarnya. "Aww..manisnya suamiku ini." Rhea yang sedang bahagia memberikan kecupan kecupan diwajah suaminya.


Kemudian Manohar mengeluarkan ponselnya dan memutar lagu Shreya Goshal‐Saans.


Saans mein teri saans mili to


Mujhe saans aayi


Mujhe saans aayi


Mujhe saans aayi


Saans mein teri saans mili to


Mujhe saans aayi


Mujhe saans aayi


Mujhe saans aayi


Rooh ne chhu li jism ki khushbu


Tu jo paas aayi


Tu jo paas aayi


Tu jo paas aayi


Saans mein teri saans mili to


Mujhe saans aayi


Mujhe saans aayi


Mujhe saans aayi


Kab tak hosh sambhale koyi


Hosh ude to udd jaane do


Dil kab seedhi raah haan chala


Raah mude to mud jaane do


Tere khayal mein doob ke aksar


Achhi lage tanhayi


Saans mein teri saans mili to


Mujhe saans aayi


Mujhe saans aayi


Mujhe saans aayi


Raat teri baanhon mein kate to


Subah badi halki lagti hai


Aankh mein rehne lage ho kya tum


Mujhko phir se chhu ke bolo


Meri kasam kya khaayi


Saans mein teri saans mili to


Mujhe saans aayi


Mujhe saans aayi


Mujhe saans aayi


Rooh ne chhu li jism ki khushbu


Tu jo paas aayi mujhe saans aayi


Tu jo paas aayi mujhe saans aayi


Tu jo paas aayi mujhe saans aayi


Mujhe saans aayi tu jo paas aayi


"Suasana nya romantis sangat sayang jika dilewatkan. Mau berdansa dengan ku ?" Manohar mengulurkan tangan nya dan disambut uluran tangan juga oleh Rhea.


Keduanya berdansa sambil ditemani indahnya pemandangan Dubai dari ketinggan. "Meski kau bukanlah yang pertama dihati ini, tapi kaulah yang terakhir mengisi kekosongan didalam nya." Ujar Manohar berbisik dengan suaranya yang sangat lembut.


Selesai berdansa, Manohar menyegarkan tubuhnya dengan mandi air dingin. "Kau mandi lagi Manu ?" Tanya Rhea yang mengenakan jubah mandi nya. "Yeah, sedikit panas tadi." Ujar Manohar, tangan nya usil menarik tali yang melilit dipinggang istrinya, hingga jubah mandi pun lolos dari tubuh Rhea.


Rhea tampak menggoda saat mengenakan lingerlie barunya, tubuh nya seperti gitar spanyol yang sangat indah. "Shiittt." Manohar mengumpat dalam hati karena ulahnya yang membuat kukubird nya tegang kambali.


"Kau sengaja menggodaku bukan ?" Tanya nya dengan wajah merah padam serta suara berat nya. "Tidak, aku hanya mau mencoba nya saja." Elak Rhea sambil cekikikan karena berhasil membuat suaminya mupeng kali ini. "Aku takkan melepaskan mu hari ini." Manohar membopong istrinya ketempat adu mesin mereka. Sesaat setelah nya hanya ada racauan yang terdengar dikamar mereka.


"Manu aku lelah, aku menyerah...aahhh." Rhea tak sanggup lagi berdadu kekuatan dengan suaminya yang perkasa. Suaminya itu benar benar maniak dalam urusan ritual asah pedang. "Sebentar lagi.....oughhh shittt...." Manohar menghentakan pinggulnya dengan cepat, nafas nya tak beraturan dengan keringat yang membanjiri tubuh nya. "Sweetie.....aaarrrkhhhhh..." Terdengar erangan panjang Manohar saat mencapai ******* dari ritual asah pedang nya. "Terimakasih, swetie." Tak lupa ia mengucapkan terimakasih pada istrinya yang kelelahan akibat ulahnya.


Rhea tak menjawab melainkan memberi senyuman pada suaminya, Manohar pun ambruk disamping nya. Dengan sigap Manohar memeluk tubuh istrinya, keduanya masih sama sama polos. "Besok kita kembali ke Delhi." Ucapnya mengawali obrolan santai setelah adu mesin tadi." Dan aku ingin mengajakmu honeymoon ke Yunani." Ucap nya meneruskan perkataan nya yang barusan. "Yunani ? Serius ?!" Rhea membekap mulutnya tak menyangka bahwa keinginan nya untuk berwisata ke Yunani akan terwujud.


"Serius, disana kau bebas pergi kemana pun yang kau suka. Belanja apa pun yang kau mau." Ujar Manohar yang mengacak sedikit rambut Rhea. "Itu artinya kita akan ke Santorini ?" Tanya Rhea dengan pandangan yang berbinar binar. Manohar mengecup kening istrinya,"kita memang menginap di Santorini, tenang saja."


Sementara kedua pasangan tadi asik mengobrol tentang destinasi honeymoon, Raj dan Janvi justru menikmati hari bahagia mereka disebuah caffe. "Apa kau yang menyiapkan ini semua ?" Tanya Janvi saat melihat dekorasi yang sangat romantis itu. "Bukan, para pegawai yang menyiapkan nya." Jawab Raj tersenyum, dirinya sangat bahagia memilih Janvi sebagai pasangan nya. Tak sia sia usaha nya selama beberapa tahun ini. "Kau ingin honeymoon kemana ?" Tanya Raj pada sang istri. "Terserah kau saja."


"Tuan, ini pesanan anda." Seorang waiter datang sambil membawa nampan berisi hidangan hidangan terbaik yang ada dicafe ini. "Terimakasih." Jawab Raj ramah.


"Hmm...bagaimana kalau pergi ke Maldives ?" Tanya Raj lagi sambil menggigit sandwich avocado nya." Woah sepertinya seru ! Ku dengar tempat tempat di Maldives sangat bagus." Jawab Janvi senang. "Ok, kita berangkat setelah peluncuran SABER 606." Jawab Raj yang memang diberi tugas khusus oleh Charlie sebagai MC diacara penting tersebut. "Aku ikut sajalah." Ucap Janvi yang kini menikmati hidangan utama nya.


VISUAL


Model baju dinas Rhea



Santorini - Yunani



Maldives