
Pagi pun tiba, Mohini yang baru bangun terkejut melihat suaminya yang sudah berpakaian rapi." Kau mau kemana, by ?" Tanya Mohini yang masih terduduk diatas ranjang." Tidak, aku tidak kemana mana." Jawab Charlie lembut, tak lupa ia memberikan morning kiss di bibir sang istri.
"Ada apa ? Kenapa wajah mu kusut begitu ?" Mohini merasa bahwa ada masalah besar yang sedang dihadapi oleh suaminya. "Mandilah dulu, setelah itu kita sarapan." Titah Charlie pada istrinya." Ada masalah apa, hubby ?" Mohini semakin penasaran dengan gelagat tak biasa yang Charlie tunjukkan padanya." Nanti ku jelaskan setelah kita sarapan, oke ?" Ujar Charlie memberi penawaran,"baiklah aku setuju, tapi kau harus menjelaskan yang sebanarnya pada ku." Mohini pun setuju dengan penawaran Charlie dan bergegas menuju kamar mandi.
Hal yang sama pun juga terjadi pada Dady Pratap dan Ayah Manohar. Mereka juga ditanyai dengan pertanyaan yang sama oleh istri istri mereka. Setelah sarapan usai, Charlie membawa Mohini ke ruang keluarga untuk membicarakan masalah ini bersama dengan dady Pratap dan istrinya juga.
"Sebenarnya ada apa ini ? Kenapa wajah kalian berdua terlihat tegang ?!" Tanya Mohini yang sudah sangat penasaran." Ada yang ingin bermain main dengan keluarga kita dan mereka menjadikan Yuvi sebagai umpan nya."Jawab charlie yang membuat Mohini tiba tiba merasa cemas mendengar nama putranya disebut barusan. "Maksud mu apa ?! Dan dimana Yuvi ?!" Mohini sedikit berteriak, dia sangat khawatir dengan kondisi putra sulung nya. "Seseorang telah menjebak Yuvi dengan kasus yang cukup rumit." Akhirnya Dady Pratap menjelaskan duduk permasalahan nya." Dia menjebak Yuvi kita dengan kasus pengedaran narkoba saat pesta semalam." Lanjut nya lagi sambil menggenggam telapak tangan istrinya yang terlihat sangat shock setelah mendengar kabar dari Pratap.
"Itu bisa saja terjadi, apalagi saat ini TIGER GROUP akan meluncurkan robot generasi terbaru yang dapat membantu para tentara diseluruh dunia untuk menangkap para penyusup perbatasan." Ucap Dady Pratap lagi." Itu artinya orang yang membuat Yuvi dipenjara pasti mengingkan perusahaan keluarga kita kolaps dengan cepat." Mohini yang mulai tenang pun dapat menangkap apa yang barusan suami dan dadynya sampaikan.
"Hampir semua nya betul, tapi mereka bukan orang ingin membuat perusahaan keluarga kita hancur, Mom." Tiba tiba Jendra datang dan mengejutkan semuanya. Hari ini sekolah di liburkan, sehingga Jendra bisa mengamati kejadian semalam yang dilihatnya dari sebuah drone kecil yang sengaja ditempatkan tak jauh dari Yuvi dan Aryan sebelum kejadian itu terjadi.
"Apa yang kau maksud, boy ?" Charlie menoleh kearah Jendra yang datang sambil membawa laptop ditangan kanan nya. "Ya, semalam aku memutuskan begadang karena tak dapat tidur. Akhirnya ku pustuskan untuk membuka vidio yang direkam dari drone kecil yang sengaja diprogram untuk mengikuti kak Yuvi semalam." Ucap Jendra menjelaskan pada seluruh keluarganya.